Benar, saya mendapat hikmah ini ketika membaca ulang percakapan salah seorang teman di milis yang mengatakan 'WHAT YOU SAY ONLY!'. Dan kita bisa mengambil hikmah dari kalimat tersebut.
Sebelumnya, mungkin saya akan sedikit cerita mengenai beberapa kisah orang yang sukses berkat 'WHAT YOU SAY ONLY!'.
- Jim Carey. Ya, siapa yang tidak tahu dengan tokoh utama film si topeng hijau alias The Mask ini. Tapi tahukah Anda bahwa sebelum sukses, Jim punya kebiasaan unik. Yakni setiap pagi dia memainkan suara dan bentuk wajahnya di depan cermin untuk meniru karakter, suara, pola, tingkah laku tidak hanya manusia tapi juga hewan. Setelah selesai, dia mengambil secarik kertas dan sebuah alat tulis. Apa yang dia lakukan dengan alat tulis dan kertas tersebut? Yakni dia menulis sebuah cek! Ya dia menulis sebuah cek senilai 1 juta dolar, dan kemudian dimasukkan ke dalam sakunya sambil tersenyum. Ketika orang lain tahu tindakannya, dia dicemooh dan orang-orang mengatakan "Jim, kau sudah gila! 1 juta dolar? WTH! That's WHAT YOU SAY ONLY Jim!". Dan kemudian seiring perjalanan waktu, dia benar-benar mengantongi cek 1 juta dolarnya.
- Billi Lim, seorang pengusaha yang jatuh bangun berkali-kali. Pernah dililit hutang dan kemudian bangkrut, kemudian bangkit lagi. Menulis buku mengenai hikmah kegagalan dan ditolak berkali-kali oleh penerbit sambil di cemooh "Hey Bill, you are not Dale Carnegie. Do you want your book to be best seller? That's WHAT YOU SAY ONLY Bill!". Dan kemudian, bukunya benar-benar menjadi best seller yang sudah diterjemahkan lebih dari 9 bahasa di seluruh dunia.
- Kolonel Harland Sanders. Mungkin semua dari kita hampir pernah merasakan lezatnya ayam goreng Kentucky. Tetapi tidak semua dari kita tahu bagaimana 'ayam goreng' tersebut berjuang hingga menjadi seperti sekarang ini. Ketika dulu Mr. Sanders berkeliling menjajakan resep ayam gorengnya dari rumah makan satu ke yang lain, dari restoran satu ke yang lain, dia ditolak lebih dari 1000 kali sembari di remehkan 'Hey Sanders, this is your best recipe? That's WHAT YOU SAY ONLY!". Dan akhirnya sebuah restoran kecil di Kentucky menerimanya. KFC sekarang omzetnya sudah jutaan dolar. Bayangkan kalau dia menyerah, maka kita tidak bisa menikmati lezatnya ayam goreng Kentucky. Tercatat ia gagal sebanyak 1433 kali mencoba. Impian meraih sukses tidak harus di masa kecil. Impian bisa juga di saat usia senja.
- F.W. Woolworth, dulunya hanya seorang penjaga toko saja. Lalu karena bosnya ingin semua barang dagannya habis dari gudang, maka dia meminta Woolworth menjualnya dengan harga yang sama yakni 10 sen. Dan ternyata barang langsung ludes habis. Ide ini menjadi inspirasi Woolworth untuk membuka toko sendiri dan menjual barang seharga 5 sen dan 10 sen. Tapi ternyata diterima dengan dingin oleh bosnya sambil berkata "Tidak banyak barang yang bisa dijual dengan harga 5 atau 10 sen. Man, that's WHAT YOU SAY ONLY!". Dan akhirnya Woolworth memiliki jaringan usaha diseluruh Amerika. Beberapa waktu kemudian, bosnya mengakui dengan pahit "Sepanjang yang saya ketahui, setiap kata yang membuat Woolworth patah semangat, saya justru mengalami kerugian jutaan dolar.".
- Muhammad Yunus. Jika Anda belum tahu beliau, maka saya akan informasikan dengan singkat bahwa beliau adalah peraih hadiah nobel perdamaian 2006 yang mendirikan Bank Grameen yang kini memiliki 2.226 cabang di 71.371 desa dan mampu menyalurkan kredit puluhan juta dollar AS per bulan kepada 6,6 juta warga miskin di Bangladesh. Ia berkata, "Saya mulai membenci diri saya sendiri karena bersikap arogan dan menganggap diri saya bisa menjawab persoalan kemiskinan. Kami profesor universitas semuanya pintar, tetapi kami sama sekali tidak tahu mengenai kemiskinan di sekitar kami. Sejak itu saya putuskan kaum papa harus menjadi guru saya," tambahnya. Dari perasaan bersalah itu, laki-laki kelahiran Chittagong tahun 1940 itu mulai mengembangkan konsep pemberdayaan kaum papa. Filosofi yang dia bangun adalah bagaimana membantu kaum miskin agar bisa mengangkat derajat mereka sendiri. Dia tidak ingin memberi ikan, melainkan memberi pancing kepada kaum papa untuk mencari ikan sendiri. Di awal dia melakukan semua itu, dia mendapat tekanan dan cemoohan dari teman-temannya dengan mengatakan yang intinya "Yunus, you are crazy! Your idea is hard to implement! That's WHAT YOU SAY ONLY!". Dan akhirnya dia meraih Nobel Perdamaian 2006 menyisihkan orang-orang terkenal lainnya.
- Walt Disney. Siapa yang tak kenal cerita kartun Disney. Tapi sedikit yang tahu bagaimana perjuangannya hingga bisa seperti sekarang ini. Pernah dari supir ambulans, bermimpi jadi artis (kemudian gagal), mulai belajar bikin kartun karena terinspirasi cara pembuatan kartun pada sebuah buku. Pernah bangkrut lebih dari sekali. Dan bermimpi ingin menjadi kartunis terkenal dunia. Teman-temannya mengejeknya sambil berkata "Hey Walt, that's WHAT YOU SAY ONLY!". Dan akhirnya sejarah mencatat Walt Disney adalah industri kartun terbesar sepanjang sejarah. Ucapannya yang terkenal adalah "If you can dream it, you can do it".
- Sam Walton, pendiri Wall-Mart. Terlahir di zaman serba sulit dan berasal dari keluarga miskin. Meski demikian, tekanan mengubahnya jadi orang yang tangguh dan mandiri hingga akhirnya dicatat menjadi sejarah. Ungkapannya yang terkenal adalah JIKA KITA MENCINTAI APA YANG KITA KERJAKAN MAKA DENGAN SENDIRINYA KITA AKAN BERBUAT YANG TERBAIK UNTUK MENGERJAKANNYA. HAL INI AKAN MENULAR DENGAN CEPAT PADA ORANG-ORANG SEKITAR KITA. Ia membagi resepnya untuk kita.
- Dan banyak lagi orang-orang yang bisa menjari inspirasi baik lokal maupun internasional seperti : Soekarno, Abdullah Gymnastiar, Surya Paloh, Fadel Muhammad, Abdul Latif, Puspo Wardoyo, Ciputra, Mooryati Sudibyo, Yahoo, Google, Microsoft, Intel, Mitsubishi, dan lain sebagainya yang tidak saya sebut secara lengkap yang dimulai dari 'Hey, that's what you say only!'. Tapi akhirnya dicatat dalam sejarah.
Semua orang yang ada di lingkungan mereka-mereka yang saya sebutkan pada umumnya sama, berkata "WHAT YOU SAY ONLY". Karena memang benar bahwa Jim hanya berkata pada dirinya sendiri. Karena memang benar bahwa Billi Lim hanya berkata pada dirinya sendiri. Karena memang benar bahwa Kolonel Sanders hanya berkata pada dirinya sendiri. Karena benar bahwa Sam Walton berkata pada dirinya sendiri.
Menurut Gede Prama, "Keberhasilan itu berawal dari keyakinan. Dan kita bisa mengubah banyak sekali hal lewat keyakinan. Sayangnya, keyakinan orang sering terbelenggu oleh pikiran-pikiran rasionalnya serta pengalaman-pengalaman ekstrim di masa lalu. Mereka yang gagal menumbuhkan keyakinan positif, sekalipun dia sangat berpotensi, biasanya justru gagal dalam kehidupan". Lebih lanjut dikatakan, "Saya mengenal banyak orang yang secara potensial biasa-biasa saja. Tapi karena didukung oleh yang namanya raksasa keyakinan, dia berhasil. Yang banyak terjadi adalah orang yang potensinya rendah tapi keyakinannya tinggi, dia berhasil. Sebaliknya ada orang yang potensinya tinggi tapi keyakinannya rendah, ya ndak berhasil". Pencetus teori "Tahi Sapi" ini berturut tentang teorinya bahwa "cara pandang positif yang bisa membangkitkan sebuah kebesaran hati apabila seseorang mendapat penghinaan atau perlakuan buruk dari orang lain".
Menurut Phillip Humbert, ada 7 hal yang melekat pada orang sukses yakni sebagai berikut :
- Tingkat pemahaman mereka. Hal pertama yang mengagumkan dari orang-orang sukses adalah tingkat pemahaman mereka atas diri mereka sendiri. Mereka tahu nilai-nilai dan tujuan-tujuan mereka. Mereka pun merasa nyaman dengan pilihan yang telah mereka buat dalam hidup ini. Jika mereka melakukan kesalahan mereka menyesalinya, namun mereka mampu berdamai dengan masa lalu. Mereka juga penuh gairah, percaya diri, dan optimis dalam memandang masa depan. Tidak mudah mengedepankan emosi dan tidak arogan dalam berbicara.
- Tujuan yang jelas. Orang-orang yang sukses memiliki tujuan yang tertulis, mulai dari apa yang harus mereka lakukan dalam 30 hari hingga program 10 tahun.
Misalnya, para atlet yang sukses memiliki target untuk mencapai skor tertentu. Sedangkan pemimpin bisnis menuliskan target penjualan mereka. Mereka semua juga memiliki tujuan pribadi dan keluara yang dinyatakan secara detil sebagaimana tujuan profesional mereka. Saran yang kita semua pernah dengar bahwa: Tulislah tujuan Anda, benar-benar bekerja dan bermanfaat. - Hubungan yang kuat. Mereka semua memahami jaringan hubungan teman dan kolega mereka. Mereka memberikan penghargaannya pada pelatih atau rekan yang pernah mengajari mereka segala sesuatu. Mereka juga membukakan pintu kesempatan yang diperlukan. Mereka sangat berterima kasih dan menghargai bahwa kesuksesan adalah buah dari jalinan kemitraan dengan banyak orang yang berbeda selama bertahun-tahun.
- Idealisme yang mengagumkan. Hal yang cukup menonjol dari orang-orang sukses adalah idealisme mereka. Mereka semua ingin melakukan suatu perubahan, mengisi hidup ini dengan penuh tujuan dan makna, atau meraih sebuah mimpi. Mereka dimotivasi dengan gairah untuk menciptakan dunia yang lebih baik, menyumbangkan sesuatu dan menolong orang lain.
- Pragmatisme yang luar biasa. Seimbang dengan idealisme mereka, orang-orang yang luar biasa sukses ini ternyata juga amat praktis. Mereka berfokus pada pemecahan masalah, dan menggunakan tehnologi, informasi dan ketrampilan untuk meraih tujuan-tujuan yang terpenting. Mereka tidak tertarik pada teori-teori atau mempertahankan pilihan masa lalu dan tradisi-tradisi tua. Mereka menginginkan cara-cara yang praktis untuk menolong mereka sendiri dalam meraih tujuan.
- Rasa ingin tahu yang dalam. Mereka mengobservasi budaya, membaca surat kabar, membaca tentang industri mereka. Mereka pun berusaha mempelajari semua hal yang ada di sekitar mereka. Mereka membaca tentang politik dan agama. Mereka ingin tahu tentang bursa saham dan belajar memasak. Saya terkejut bahwa sebagian besar dari mereka bukanlah ahli di bidang-bidang yang tersebut tetapi mereka amat terdidik, cerdas dan penuh rasa ingin tahu.
- Disiplin pribadi. Mereka tidak mau membuang-buang waktu dan membohongi diri mereka sendiri. Mereka tidak membesar-besarkan atau mengecil-ngecilkan suatu masalah. Mereka tidak menggeneralisir. Orang-orang ini amat tepat saat mereka berbicara mengenai usia, hubungan, usaha atau impian-impian mereka. Angka dan tanggal, dollar dan sen, detil amat penting bagi mereka. Mereka mudah untuk diajak bicara dan jelas dalam berkomunikasi.
Menurut Rhenald Kasali, "lahirnya pengusaha-pengusaha besar selalu dimulai bukan dengan kekuatan uang, tapi akal dan nama baik; bukan akal-akalan. Hampir setiap minggu saya mengundang pengusaha sejati dalam sebuah talkshow di radio M97 di Jakarta. Anda tahu apa kesimpulannya? Benar: 99% mengatakan modal awalnya bukan uang. Mereka jadi besar karena akal. Itulah awal penting bagi seorang entrepreneur. Akal pertamanya diarahkan untuk membangun reputasinya, brand-nya."
Dan banyak lagi kisah-kisah inspiratif yang dapat kita petik pelajaran yang umumnya berawal dari kalimat cemoohan "WHAT YOU SAY ONLY!".
Saya berani berkata bahawa kegagalan, cemoohan, dianggap rendah, dianggap remeh, sebenarnya menghasilkan tokoh-tokoh istimewa yang tahan uji. Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Tetapi kita seringkali terlalu lama memandang dengan kecewa pintu yang tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka bagi kita.