Kaya Pengalaman dan Kaya Ilmu itu lebih baik

Hm, rasanya ini post pribadi pertama saya di blog ini. So far saya telah melanglangbuana dan melalui begitu banyak kondisi yang enak dan kurang enak. Dewasa melalui waktu dan handling masalah. Tapi alhamdulillah bisa tetap bertahan hingga hari ini. Menjadi mahasiswa, kemudian kerja, kemudina jadi pengangguran, lalu ngajar, lalu kerja lagi, kemudian berwirausaha, menjadi enterpreneur. Semua pernah dijalani. Pengalaman yang tak terlupakan. Tapi hingga detik ini tidak pernah menyerah pada kehidupan. Selalu berjuang dan berusaha. Termasuk, menghargai mereka yang berjuang dan berusaha.

Judulnya memang provokatif, "kaya pengalaman dan kaya ilmu itu lebih baik". Are you sure mr. Agung ?

Terus terang, saya kesal sekali melihat orang kurang bisa menghargai suatu jerih payah yang baik. Tapi ya begitulah. Kadang orang-orang semacam ini lebih dibesarkan oleh uang, oleh kenikmatan, oleh enaknya hidup di lingkungan keluarga yang berlebihan. Dia tidak sadar, bahwa suatu saat Allah SWT bisa saja mencabut nikmat yang ada disekelilingnya. Dan jika nikmat sudah dicabut, tanpa memiliki kedewasaan dan keterampilan tertentu, jangan harap bisa bertahan di kerasnya kehidupan. Ketika usia sudah mulai bertambah, tentunya pengalaman dan ilmu juga harus bertambah seiring waktu. Hanya orang bodoh yang usianya bertambah tapi pengalaman, kedewasaan, dan ilmunya tidak bertambah. Bodoh sekali orang itu ! Jika satu tahun berlalu tanpa adanya penambahan pengalaman dan ilmu, maka sungguh orang itu termasuk orang yang sangat sangat merugi.

Lulusan luar negeri tidak menjadi jaminan hidup enak dan layak. Ada banyak lulusan luar yang hanya bangga dengan status ijazah luar negeri, padahal pengalamannya nol. Justru pengalaman inilah yang paling berharga. Pengalaman gagal, pengalaman berhasil, pengalaman jatuh, pengalaman membangun, pengalaman bangkit lagi setelah jatuh, akan semakin mendewasakan kita. Lebih baik kaya pengalaman dan ilmu daripada kaya harta. Klise memang. Tapi ini kenyataan yang saya alami dan akan saya ajarkan kepada anak-anak saya. Kaya pengalaman dan ilmu, membuat kita tenang karena kita dijaga oleh ilmu dan pengalaman kita. Ilmu kita jugalah yang akan memberikan kita hidup dan kesempatan mendapatkan rezeki yang lebih baik dengan cara-Nya.

Manusia yang berilmu, akan tenang berjalan di muka bumi. Tidak ragu menapak bumi dan menatap langit dimanapun ia berada. Tidak akan menundukkan kepala karena rasa minder. Ia akan selalu mampu untuk mengangkat dagu memandang lurus ke depan. Hidup yang terbentang, tidak ragu untuk diraih. 

Jadi, carilah pengalaman dan ilmu untuk kehidupanmu.

Share this post: | | | |

Comments

No Comments

Leave a Comment

(required) 
(required) 
(optional)
(required) 

Enter the numbers above: