Balik dari liburan, belajar dari anak-anakku

Fyuh, akhirnya balik ke Jakarta setelah liburan 5 hari di Cirebon. Sangat menyenangkan. Saya berangkat hari Rabu pagi untuk menghindari macet liburan panjang, dan pulang hari Minggu pagi untuk menghindari macet pulang liburan. Naik mobil pribadi sekitar 4 jam dengan kondisi santai. Jarak dari rumah di Jakarta sampai ke rumah di Cirebon sekitar 240 km. Jadi, jika rata-rata 60 km, maka 4 jam normal. Kondisi masih belum macet. Jalur yang diambil adalah jalur Indramayu.

Ada banyak hal yang saya dapatkan selama liburan di Cirebon. Ya, saya belajar rasa sayang dari anak-anak saya.

Saya memiliki 3 orang anak. 2 dari istri pertama saya, Kamila. Dan 1 dari istri kedua saya, Wiwin. Berikut adalah nama-nama anak saya dari istri pertama saya, Kamila :

  1. Akbar Putra Riyadi (6 thn)
  2. Mentari Ayu Putri Kamila (3 thn)

Anak saya dari istri kedua saya, Wiwin :

  1. Bayu Aji Putra Riyadi (1 thn)

Saat liburan kemarin, semuanya kumpul. Kita berenang bersama di LinggarJati, tempat rekreasi di Cirebon. Satu mobil penuh. Senang rasanya semua bisa akrab, bisa damai dan bisa jalan bersama. Anak-anak juga alhamdulillah bisa memahami dan bisa bermain bersama seperti saudara. Ada yang menarik saat kami makan di KFC Cirebon Mall. Saat itu Akbar dan Ayu sedang bermain naik tangga dan ayunan. Sebelum Akbar naik, dia bilang ke adiknya "Ayu, sini Aa bantuin Ayu naik. Ayu naik duluan ya, baru kemudian Aa" sambil Aa memeluk pinggang Ayu, menjaganya agar tidak terjatuh dari tangga yang tingginya kira-kira 1 meter. Subhanallah, mata ini terasa panas dan tidak sadar air mata meleleh karenanya. Betapa Allah melimpahkan kasih sayang pada anak-anak seperti itu. Mungkin itulah yang kita alami saat dulu kita masih kecil. Entah kenapa semakin kita tumbuh besar, lama kelamaan kasih sayang itu semakin terkikis oleh pengaruh lingkungan. Padahal sejatinya, itu ada di dalam karakteristik yang Allah sudah tanamkan pada makhluk bernama manusia. Mata ini tak lepas memperhatikan tingkah mereka. Bukan karena khawatir takut terjatuh, akan tetapi pada suasana yang dihadirkan oleh mereka. Pada percakapan mereka yang benar-benar menunjukkan kasih sayang yang tulus antara kakak dan adik. Saya tersenyum bahagia. Sangat bangga rasanya melihat anak-anak tumbuh dengan rasa sayang seperti itu. Semoga kelak rasa itu tidak hilang dalam hati kalian nak.

Semoga Allah SWT tetap memberikan rasa itu di hati kalian untuk keluarga kalian, saudara-saudara kalian, dan manusia lainnya seterusnya sampai kami-kami ini sudah tidak mampu lagi berucap. Jika kita menanamkan kebaikan pada anak-anak di masa kecil, itu akan tergores kuat dan dalam di hati mereka.

My family

Ka-ki : Me, Akbar Putra Riyadi, Mentari Ayu Putri Kamila, Bayu Aji Putra Riyadi, Wiwin Sukmawinani, dan yang foto Kamila.

Share this post: | | | |
Published Monday, May 21, 2007 6:25 PM by agung
Filed under:

Comments

No Comments