How to build the worldclass company
Hm, menarik melihat perjalanan hidup perusahaan berkelas dunia seperti Waltz Disney, Whirlpool, Akamai, Merck, dan BMW.
Michael Eisner (Waltz Disney) dikenal sebagai seorang creative genius dan optimis, yang mendiskusikan beberapa tantangan manajerial yang telah dihadapinya dan sebagian besar dapat diatasinya pada saat memegang kemudia Disney.
Davit Whitwam (Whirlpool) adalah orang pertama yang mengakui bahwa transformasi belumlah selesai.
George Conrades (Akamai), si tangan tua dalam bisnis teknologi yang menjelaskan model bisnis "virtual cicle". Ia juga menjelaskan bagaimana Akamai menempa kemitraan dalam kecepatan internet dan bagaimana Akamai mengatur dan memotivasi orang-orangnya untuk mendukung kemitraan tersebut.
P. Roy Vagelos (Merck), kemampuan ilmu pengetahuan dan memimpin yang luar biasa menyebabkan perusahaan Merck menjadi perusahaan farmasi yang handal.
Judy Lewent (Merck), satu-satunya wanita yang mendapatkan gelar CFO pada perusahaan Merck. Lewent membicarakan tentang pendekatan ilmiah untuk bidang keuangan, salah satunya terkait dengan strategi jangka panjang untuk semua produk Merck.
Simak pendapat mereka berikut ini :
"Pemimpin menurut saya memiliki empat peran. Anda harus menjadi contoh. Anda harus berada disana. Anda harus menjadi pendorong. Dan Anda harus menunjukkan kepemimpinan yang kreatif. Anda harus menjadi generator ide, setiap waktu, siang dan malam". Michael Eisner, CEO Waltz Disney
"Visi kami adalah menjadikan perusahaan yang meliputi seluruh dunia. Tujuan kami adalah mendorong perusahaan menuju kinerja kelas dunia dalam arti memberikan nilai kepada pemegang saham. Banyak perusahaan yang berpikir bahwa jika mereka menjadi 'worldclass' dalam hal biaya dan kualitas, mereka akan menang. Tapi kami memerlukan lebih dari itu". Davit Whitwam, CEO Whirlpool.
"Kami telah mendapatkan lebih dari 2000 server pada lebih dari 100 jaringan di lebih 40 negara, dan kami sedang memperluas keberadaan kami secepat kami mampu. Kecepatan dan skala adalah segalanya". George Conrades, CEO Akamai.
"Sebuah kendaraan BMW, tidak dapat diburu-buru, saya sering memohon penundaan agar dapat memunculkan suatu perasaan ke-BMW-an yaitu suatu kebanggaan terhadap produk yang dirasakan oleh semua orang di perusahaan dan perasaan ini dituangkan dalam kualitas klasik dari mobil kami, dari dengkuran mesin sampai tempat duduk yang selembut mentega". Chris Bangle, Pimpinan Bagian Desain BMW.