Enterprise Library baru-baru ini dilaunching. Semua terpesona dengan adanya Enterprise Library ini. Kalau kita mengkaji lebih jauh sebenarnya Enterprise Library merupakan kumpulan-kumpulan wrapper class dari framework .NET. Dengan library ini, kita dapat mengerjakan aplikasi jauh lebih cepat tanpa harus memulai dari awal. Didalam Enterprise Library ini banyak merupakan hasil modifikasi dan enchancement dari beberapa library Microsoft Application Block. Enterprise Library sendiri terdiri dari:
- Caching Application Block
- Configuration Application Block
- Data Access Application Block
- Cryptography Application Block
- Exception Handling Application Block
- Logging and Instrumentation Application Block
- Security Application Block
Apakah Benar Enterprise Library Mempercepat Software Development Cycle ?
Seperti halnya wrapper class lainnya, kita juga tidak boleh menelan mentah-mentah Enterprise Library ini karena tidak semua fitur yang ada di Enterprise Library dapat diimplementasikan dalam suatu project. Kalau bisa, ini jauh lebih bagus.
Secara technical, memang Enterprise Library akan mempercepat proses development suatu software tetapi ini akan kembali di masing-masing pribadi. Mengingat Enterprise Library sangat komplek maka bisa jadi ini dapat memperlambat proses development software.
Kalau saya berpendapat, ketika kita akan menggunakan Enterprise Library maka hal yang harus dan pertama kali dipersiapkan adalah mental karena didalam library ini banyak menyimpan paradigma-paradigma baru dalam software development cycle. Jangan sampai ketika ketika "Agree" menggunakan library ini, tiba-tiba ada library lain yang secara technical jauh lebih bagus tetapi kita malah meninggalkan library yang bagus itu.
Enterprise Library Bukanlah "Kitab Suci" Untuk Menyelesaikan Software Development
Ketika MSDN Library muncul pertama kali maka segenap programmer yang "berkiblat" ke teknologi Microsoft serentak bersama-sama mengangkat MSDN Library ini sebagai "Kitab Suci". Bagaimana tidak dikatakan "Kitab Suci", MSDN Library merupakan huge documentation yang memuat aspek-aspek dari dunia IT dan ditambah lagi dengan kumpulan-kumpulan Knowledge Base dari para praktis IT atau para pakar dari Microsoft sehingga semakin yakin para programmer penganut teknologi Microsoft bahwa MSDN Library adalah "Kitab Suci" untuk IT Solution berbasis teknologi Microsoft.
Selanjutnya kalau kita mengkaji MSDN Library ini maka sebenarnya library ini tidaklah selengkap apa yang kita kira. Banyak aspek-aspek teknologi yang berbasis Microsoft tidak ter-cover di library bahkan kadang kalanya aspek yang penting dan banyak dipakai tidak dimasukkan ke library ini. Fenomena ini sering disebut oleh para IT sebagai "Undocument". Terlepas apakah Microsoft sengaja atau tidak untuk tidak mendokumentasikan teknologi nya didalam MSDN library sehingga ini dapat terkesan Microsoft "tidak serius" dalam masalah library ini.
Bertolak acuan argumentasi diatas, Enterprise Library juga tidak dapat dikatakan sebagai "Kitab Suci" untuk urusan aplikasi Enterprise berbasis .NET. Alasan yang mendasar mengapa library ini tidak dapat dikatakan sebagai "Kitab Suci" Enterprise Library adalah masalah enviroment aplikasi enterprise itu sendiri dan ditambah lagi tidak lengkapnya library ini untuk menyelesaikan masalah-masalah di lingkungan Enterprise Library.
Enterprise Library adalah tetap lah library biasa yang merupakan kumpulan-kumpulan wrapper class, tidak ada yang aneh dan tidak ada yang baru. Hal yang baru dalam library ini hanyalah paradigma-paradigma dalam membuat library yang berskala Enterprise. Kalau anda memang menyukai paradigma baru yang dapat mempercepat proses software development maka anda tidak perlu memulai dari Enterprise Library tetapi mulailah dari pekerjaan kecil dalam membuat software.
Kalau ada yang mempunyai komentar saya mempersilakan:)