April 2005 - Posts

Asia MVP Summit 2005

Seperti yang dikatakan oleh Norman dan pak Tahir di blog, saya lagi mengikuti Asia MVP Summit 2005. Disini banyak agenda. Detailnya ada di http://www.asiamvp.net/agenda.htm . Sedangkan saya sendiri akan mengikuti session di Developer Track yaitu:

  • Visual Studio 2005 overview and demonstration
  • New features in CLR 2.0
  • Visual Studio 2005 IDE Tips and Tricks
  • Creating Multilingual application and website with Visual Studio 2005
  • Whidbey(VS2005) : C# language and IDE Enhancement
  • How customers make a difference in Whidbey development ?

Hari pertama, ada yang menarik dimana salah pembicara dari Microsoft Redmond,
Sean O'Driscoll (Senior Global Director, MVP & Technical Community), menjelaskan beberapa kegiatan komunitas di beberapa negara di Asia. Dibagian negara Indonesia, disitu tertulis dengan jelas yaitu “ASP.NET TRAINING CAMP”....ini adalah agenda kegiatan training kerja sama dengan Indonesia .NET Developer Community dan IKC. Rupanya mereka tertarik;))....so eksekusi training camp di semua kota Indonesia=)). Salah lagi, disana kebanyakan MVP dari teknologi .NET, tapi disana juga ada salah satu staff Microsoft yg mungkin fanatik dengan Visual C++, jadi kalau bajunya MVP kebanyakan memakai slogan2x yang menaikkan pamor .NET maka si orang fanatik Visual C++ dibajunya ditulis “MY COMPILER COMPILED YOURS”....=)) 1-0 untuk C++ kepada .NET. Untuk topik seminar, ntar saya cerita kalau sudah selesai seminarnya termasuk cerita lain-lainya.

Share this post: | | | |

Black Code Project Roadmap

Welcome to bug world!!

After reviewed, discussed, and compared with commercial products. I decide to finalize black code project features. Here is the features:

  • Manage projects
  • Manage users
  • Manage roles
  • Manage statuses
  • Manage priorities
  • Manage severities
  • Manage environment
  • Manage modules
  • Manage bugs
  • Assign user to project
  • Support attachment file
  • Support searching by project, assigned person, status, priorities, severities, environment, modules 
  • Support notification for unsolved bug
  • Support a Catcha modelling for user authentication
  • Bug tracking can viewed by Pockect PC/Mobile devices with browser support
  • Integration with MS Project Server
  • Integration with MS Exchange Server
  • Integration with Activer Directory
  • Reporting via SQL Server Reporting Services and MS Excel

I also figure out the general architecture for black code project. Look this picture below

Tomorrow we start this project. Today, one of the black code team, Lutfie Ryan, submited a nice wallpaper about Black Code Project. Look guys!

I hope Black code project can release the beta version in May 2005. Project demo can be viewed in http://blackcode.netindonesia.net . You also can join to this project on http://workspaces.gotdotnet.com/blackcode 

Share this post: | | | |

Black Code Project

Welcome to Black Code Project!

Black Code project is open source project based on .NET technology. This project provide a solution about bug tracking management that you can control bugs in your project(s). Most member of Black Project comes from Indonesia .NET Developer Community (INDC). We develop this project using technolgy:

  • .NET Framework 1.1
  • Using C# as a primary programming language
  • ASP.NET
  • Windows Service for notification system
  • Microsoft SQL Server 2000 as database server
  • Enterprise Library for core black code framework
  • Nunit, NunitASP.NET and NDoc are our utilities

This features that we will develop:

  • Manage project
  • Manage user
  • Manage status
  • Manage Priorities
  • Manage bugs
  • Assign user to project
  • Support attachment file
  • Support searching by project, assigned person, status, priorities
  • Support reporting: bugs by user, bug by time(day,month,year), bug by projects, bug by status
  • Support notification for unsolved bug
  • Support Catcha modelling for user authentication
  • Bug tracking can viewed by Pockect PC

Demo project can viewed in http://blackcode.netindonesia.net . You also can join to this project on http://workspaces.gotdotnet.com/blackcode . Please comment for the first release

Share this post: | | | |

Tantangan Para Student Ambassador (SA) Indonesia Untuk Berkarya Dalam Paper!!

Hanya satu kalimat untuk para SA Indonesia....”Saya tantang para SA Indonesia untuk menulis satu e-book .NET lengkap di project Otak dengan tema bebas dengan bahasa C# dan VB.NET” . Saya tunggu hasil karya para SA Indonesia untuk bangsa ini, diatur sendiri formasi teamnya...

Share this post: | | | |
Posted by Agus Kurniawan | 12 comment(s)
Filed under: ,

3 Buku Baru di Website Project Otak dan 1 Buku Updated

Saat ini project otak telah release 3 buku yang kebetulan semuanya menggunakan bahasa C#. Buku baru tersebut antara lain:

  • Pemrograman Dasar Socket Dengan C# (CSH201), Agus Kurniawan
  • Pemrograman Game Tetris Dengan C# (CSH202), Zeddy Iskandar
  • Pemrograman Email Dengan C# (CSH203), Agus Kurniawan

Disamping buku baru, juga ada buku update dari:

  • Pemrograman XML Web Service Dengan VB.NET (VBT101), Mario Hadiwinata

Semuanya dapat didownload di website project otak http://otak.csharpindonesia.net

Share this post: | | | |
Posted by Agus Kurniawan | with no comments
Filed under: ,

2 Buku Baruku Release di Project Otak

Lega rasanya baru menyelesaikan 2 buku baru untuk project otak. Buku tersebut adalah Pemrograman Dasar Socket dengan C# (CSH201) dan Pemrograman Email Dengan C# (CSH203). Buku ini dapat didownload diwebsite project otak http://otak.csharpindonesia.net , buruan download dan ditunggu komentarnya
Share this post: | | | |
Posted by Agus Kurniawan | 1 comment(s)
Filed under: ,

Sebuah Hipotesa::Dimanakah Para Developer dan Architect Indonesia ? Menghilang Ditelan Arus ?

Dikutip dari email MCA di milis group leader Indonesia .NET Developer Community, tentang syndrome 30 di Development. Ini sangat menarik sekali, terutama jika ini dihubungkan dengan salah satu slide dari Mas Risman. Dari beberapa seminar dikampus yang bersama dengan mas Risman dimana salah satunya menyinggung tentang posisi indonesia di grafika trend development. Disitu indonesia masuk dalam kategori demand yang tinggi artinya indonesia masuk dalam kelompok konsumsi software yang tinggi tetapi hasil atau outputnya tidak ada artinya lagi indonesia jarang menghasilkan suatu product yang “Indonesia banget” malahan sibuk dengan mencari software sana-sini bahkan sampai bajak-membajak.

Asumsikan indonesia negara pembajak software, artinya indonesia “tidak susah mencari software” dengan demikian secara logika indonesia dapat mudah membuat software (??) tetapi mengapa indonesia tidak dapat menghasilkan karya software atau product software yang mendunia seperti DAP, yahoo, Visual Build, dll.., Kalau ini dikaji lebih dalam maka akan banyak pertanyaan seperti

  • Dimanakah para developer dan architect indonesia?
  • Pada ngapai hai para developer indonesia ?
  • Para architect dimana? menyibukkan diri atau apa?
  • Apakah para developer pindah menjadi penjual sembako ?
  • Apakah para architect pindah profesi menjadi politikus ?

Penyakit Syndrome 30 dikalangan Para Developer dan Architect

Kalau diamati, syndrome 30 dapat dikategorikan penyakit psikologis yang mana ini mempengaruhi pola pikir dan pola kerja. Efek dari syndrome ini adalah menurunnya produktifitas software development. Gejala seseorang yang terjangkit penyakit ini adalah

  • Tidak ada paper ilmiah/professional yang dihasilkan
  • Tidak ada code yang dihasilkan

Ngerinya lagi, penyakit ini dapat mengrogoti kemampuan logika kita dalam develop atau design software. Untuk mengecek apakah kita terjangkit penyakit ini atau tidak dapat dibaca ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mengampangkan code atau design
  • Menganggap bisa karena punya pengalaman x walaupun pengalaman x tidak sama dengan kasus y
  • Waktu merasa sedikit
  • Terlalu takut mengambil decision
  • Terjebak dalam beberapa pattern yang memang tidak perlu diterapkan disuatu kasus (for architect)
  • No action talk only

Para developer dan Architect Menghilang

Hal yang menarik disini juga adalah hilangnya sang actor yaitu developer dan architect dari dunia IT. Pada beberapa developer yang sudah terjangkit maka kebanyakan mereka pindah profesi ke bidang lain tetapi masih tetap mengaku-ngaku experience di IT. Bagi yang lulus, biasanya para developer naik ke level architect.

Pada posisi achitect, posisi ini adalah posisi kritis, mengapa? karena seorang architect bisa berpijak didua dunia yaitu management dan development. Kalau dari pengamatan saya, seorang architect harus mempunyai proposional di development 70% dan 30% di management. kalau architect banyak di management maka architect ini akan jauh dari yang diharapkan sehingga lambat laun ngobrolnya menjadi “high level”. Hal ini sangat berbahaya ketika memandang suatu software dari segi high level saja akibatnya ini akan jauh bahkan meleset dari yang sebenarnya.

Pada posisi architect juga, banyak yang gak bertahan lama karena kebanyakan dari mereka pergi atau pindah profesi ke managerial..

Kalau para developer dan architect menghilang dari tahun ketahun....maka indonesia akan menjadi negara mengkonsumsi software terbesar....Tidak ada karya di product software dan tidak ada paper yang dihasilkan..

Para developer dan architect indonesia, ditangan kalian adalah pundak-pundak harapan bangsa dan hasil tulisan lewat keyboardmu akan menghasilkan maha karya yang berguna bagi dunia ini.

Ada komentar ? ditunggu

 

Share this post: | | | |