Sudah gatal pingin mencoba HPC dengan Windows HPC Server 2008? Kali ini gw akan memaparkan bagaimana membangun HPC lab dengan memanfaatkan Windows HPC Server 2008.
Getting Started
Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan mulai hardware dan software. Untuk hardware pastikan processor yang digunakan support x64/64-bit environment. Jumlah mesin disesuaikan dengan jumlah node yang digunakan.
Untuk software, kita harus menyiapkan OS Windows HPC Server 2008 dan HPC Pack 2008 SDK untuk developmentnya. Jika belum mempunyai OS Windows HPC Server 2008, anda bisa mendownloadnya di website Microsoft dengan URL:
http://www.microsoft.com/downloads/info.aspx?na=47&p=2&SrcDisplayLang=en&SrcCategoryId=&SrcFamilyId=6e20fba5-ce39-44b1-8b3d-76cb31c01a70&u=details.aspx%3ffamilyid%3d2C6DB4F3-B604-461F-9170-43E9CEE062C5%26displaylang%3den
Sedangkan HPC Pack 2008 SDK dapat didownload di website Microsoft pada URL:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=12887da1-9410-4a59-b903-693116bfd30e&DisplayLang=en
Windows HPC Lab Architecture
Setelah kita sudah menyiapkan beberapa hardware dan software selanjutnya kita harus membangun arsitektur HPC lab yang akan kita buat. Pada gambar dibawah topology architecture yang akan dibuat pada HPC lab ini.
Arsitektur HPC lab yang akan kita buat mempunyai konfigurasi sebagai berikut:
- DC Server yang bertindak sebagai AD server
- DB Server yang bertindak sebagai Database server yang akan digunakan oleh semua node
- Head node yang bertindak sebagai node manager
- 3 compute node sebagai child node
Kalau kita perhatikan arsitektur HPC lab yang kita buat dimana 3 compute node tidak bisa berhubungan langsung dengan DC server padahal salah satu syarat Windows HPC adalah semua node baik head node maupun compute node harus dalam satu domain sehingga pada head node kita harus menginstall DC role nya.
Pada HPC lab ini, kita harus menyediakan beberapa NIC sebagai berikut:
- DC Server dan DB Server masing-masing memerlukan satu NIC
- Head node memperlukan tiga NIC
- Compute node masing-masing memerlukan dua NIC
Active Directory and DB Server Installation and Configuration
Untuk instalasi AD dan DB server tidak ada yang special. Proses instalasi dan konfigurasi sama seperti pada umumnya. Khusus untuk HPC lab ini, gw menggunakan konfigurasi sebagai berikut:
- AD server dibangun diatas Windows Server 2008 Enterprise Edition x64
- DB server menggunakan SQL Server 2008 yang running diatas Windows Server 2008 Enterprise Edition x64
- Domain yang digunakan adalah HPC
Selanjutnya buat user admin yang digunakan untuk Windows HPC, misalkan nama user HPCAdmin.
Network Configuration
Pada HPC lab ini, kita banyak menggunakan NIC sehingga kita harus hati-hati menggunakan IP Address. Pemberian IP Address dengan DHCP tidak direkomendasikan untuk Windows HPC jadi kita harus memberikan static IP Address. Berikut ini konfigurasi IP Address HPC lab:
DC Server
- Hostname: w2k8dc
- IP: 192.168.0.1
- Mask: 255.255.255.0
DB Server
- Hostname: w2k8db
- IP: 192.168.0.2
- Mask: 255.255.255.0
Head Node
- Hostname: w2k8hpchead
- IP1: 192.168.0.3
- Mask1: 255.255.255.0
- IP2: 172.16.0.1
- Mask1: 255.255.0.0
- IP3: 10.10.10.1
- Mask1: 255.0.0.0
Compute Node 1
- Hostname: w2k8hpcnode1
- IP1: 172.16.0.2
- Mask1: 255.255.0.0
- IP2: 10.10.10.2
- Mask1: 255.0.0.0
Compute Node 2
- Hostname: w2k8hpcnode2
- IP1: 172.16.0.3
- Mask1: 255.255.0.0
- IP2: 10.10.10.3
- Mask1: 255.0.0.0
Compute Node 3
- Hostname: w2k8hpcnode3
- IP1: 172.16.0.4
- Mask1: 255.255.0.0
- IP2: 10.10.10.4
- Mask1: 255.0.0.0
Setelah IP static dikonfigurasi semua maka lakukan connection testing melalui ping dan pastikan
- DC server, DB server, dan Head Node dapat di ping satu sama lainnya
- Compute node 1, 2, dan 3 saling bisa melakukan ping
- Head node dan semua compute node dapat saling melakukan ping
Windows HPC Server 2008 Installation
Untuk DC Server maupun DB Server kita dapat memanfaatkan Windows Server 2008 Enterprise Edition atau menggunakan mesin server yang sudah ada. Sedangkan untuk head node dan compute node, disini gw menggunakan Windows HPC Server 2008.
Proses instalasi OS Windows HPC Server 2008 itu sama caranya instalasi pada OS Windows Server 2008. Setelah selesai maka kita akan dapatkan logon screen yang beda tulisan dibagian bawah, contoh screenshot sebagai berikut.
Setelah head node dan semua compute node terinstall dengan OS Windows HPC Server 2008 maka kita harus beberapa konfigurasi terutama IP Address. Konfigurasi IP Address pada head node dan compute node. Untuk memudahkan maintenance, lakukan rename network name menjadi Enterprise, Private, dan Application.
Contoh konfigurasi network pada head node
Sedangkan berikut ini konfigurasi network pada semua compute
Setelah itu lakukan ping antara DC Server, DB Server dan Head Node. Pastikan ketiganya saling terkoneksi, salah satu caranya dengan metode ping. Kemudian cek koneksi juga antara head node dan semua compute node. Pastikan semua compute node dapat dihubungi oleh head node dan sebaliknya.
Domain Configuration on Head and Compute Nodes
Jika semua koneksi sudah tidak ada masalah maka kita lakukan konfigurasi domain yang digunakan oleh HPC lab kita.
Pertama-tama pada head node, kita tambahkan AD DS role sebagai DC server #2. Jangan melupakan menambahkan user admin yang akan digunakan oleh semua node, misalkan disini HPCAdmin level administrator. Selanjutnya kita melakukan join semua compute node ke domain HPC ini. Pastikan semua sukses join ke domain HPC.
Langkah selanjutnya kita melakukan konfigurasi Head node, untuk itu, klik seri 2 disini