Agusto Xaverius P Sipahutar

Job:Making some bugs and patch
Moss/Wss,C#,Sql Server,WWF,K2.BlackPearl
Motto : Keep Study and study
See also: Other Geeks@INDC

News




MCP Logo
MCTS Logo

MCP ID# 3542391

My Curiculum Vitae


Agusto Xaverius P S's Facebook profile

Other Article

My Community

My Article/Share Knowledge

Others Moss/Wss Site

My Other Website/Blogs

My Share (Ebook,etc)

Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010

Ada 5 Article yang saya buat untuk client kami di Infinsys (https://www.infinyscloud.com) mengenai pengaturan Izin Akun di Sharepoint 2010. Dikarenakan saya rasa ini informasi umum oleh karena itu saya posting juga kedalam blog saya. Semoga bermanfaat

Article :

1. Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 1)

2. Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 2)

3. Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 3)

4. Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 4)

5. Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 5) Completed

Share this post: | | | |
Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 5)

E. Konfigurasi Permission pada level item

 

Sejak dari SharePoint 2007 sampai SharePoint 2010, hak level akses sudah bisa sampai ke level Item. Pada versi sebelumnya hal level akses hanya sampai pada List / Library saja.

Berikut ini adalah cara untuk melakukan konfigurasi Permission pada level item.

1. Masuk ke Portal dengan menggunakan browser

2. Klik salah satu List / Library yang ada. Contoh disini kita mengakses document library Shared Documents

image

3. Pada salah satu dokumen klik pada menu didalam item tersebut dan klik sub menu Manage Permission

image

4. Maka akan masuk Permission untuk Dokumen ChartTemplate

image

5. Karena kita ingin merubah konfigurasi, klik menu Stop Inherting Permission maka setiap Role yang tersebut akan ada checkbox

image

6. Untuk menambah pengguna / group bisa akses kedalam document library ini, klik pada menu ribbon Grant Permissions

image

7. Maka akan ditampilkan pop up halaman Grant Permission

8. Masukkan nama pengguna / Group user Sharepoint, kemudian pilih hak level akses yang diinginkan.

9. Klik tombol ok untuk menyimpan konfigurasi

Share this post: | | | |
Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 4)

D. Konfigurasi Permission pada List / Library

Konfigurasi Permission pada List / Library sering kita lakukan pada saat kita membutuhkan sekuritas yang berbeda dengan hak level akses yang sudah kita buat kepada semua pengguna yang ada di portal. Mungkin saja pada semua list / library yang ada Pengguna A memiliki level akses sebagai Contributor, tetapi pada salah satu list / library ternyata pengguna itu hanya memiliki hal level sebagai Read. Oleh sebab itu kita bisa mengkustomisasi list / library yang ada tidak lagi mengikuti settingan hak level akses yang ada pada site, tetapi kita dapat membuat sendiri hak level akses sesuai dengan yang kita inginkan.

Berikut ini adalah cara untuk meng-konfigurasi permission pada List / Library :

1. Masuk ke Portal dengan menggunakan browser

2. Klik salah satu List / Library yang ada. Contoh disini kita mengakses document library Shared Documents

clip_image002

3. Pada menu ribbon diatas klik tab Library -> klik Library Permissions

clip_image004

4. Maka akan masuk kehalaman Permission dari Document Library tersebut

clip_image006

5. Karena kita ingin merubah konfigurasi, klik menu Stop Inherting Permission maka setiap Role yang tersebut akan ada checkbox

clip_image008

6. Untuk menambah pengguna / group bisa akses kedalam document library ini, klik pada menu ribbon Grant Permissions

7. Maka akan ditampilkan pop up halaman Grant Permission

clip_image009

8. Masukkan nama pengguna / Group user Sharepoint, kemudian pilih hak level akses yang diinginkan.

9. Klik tombol ok untuk menyimpan konfigurasi

Share this post: | | | |
Posted: Nov 01 2011, 02:52 PM by agusto | with no comments
Filed under:
Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 3)

C. Pembuatan Group Permission

Group adalah pengelompokan pengguna. Group tersebut akan menggunakan hak level akses yang ada di SharePoint termasuk kustomisasi hak level akses yang telah di buat.

Berikut ini cara untuk membuat Group Permissions :

1. Buka portal dengan menggunakan browser

2. Klik Site Actions -> Site Permissions

3. Pad menu ribbon klik Create Group

clip_image001

4. Maka akan di hadapkan pada halaman Create Group

clip_image003

5. Masukkan Name, untuk nama groupnya

6. Masukkan About Me, untuk deskripsi dari Group

7. Pilih Allow requests to join/leave this group, bila pengguna dapat request untuk dapat join dan meninggalkan group ini

8. Pilih Auto-accept request = yes, bila request dari pengguna langsung dapat di approve menjadi member

9. Masukkan alamat email Author dari group ini pada textbox Send membership request to the following e-mail address

10. Centang Hak Level Akses yang akan menjadi role dari Group tersebut

clip_image005

11. Klik tombol Create untuk menyimpan semua konfigurasi

12. Maka akan di hadapkan pada halaman People and Group dari Group yang kita buat

clip_image007

Share this post: | | | |
Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 2)

B. Kustomisasi Level Hak Izin

Selain level hak akses Full Control, Design, Contribute, Read, View Only. Kita juga masih bisa membuat level Hak Izin yang baru. Nantinya ini bisa digunakan sebagai role dari pengguna atau SharePoint Group.

Berikut ini langkah-langkah membuat kustomisasi Level Hak Izin :

1. Buka portal dengan browser

2. Klik menu Site Actions -> Site Permissions. Maka nanti akan di hadapkan pada halaman Permissions

3. Klik Permission Levels pada menu ribbon diatas

clip_image0015_thumb

4. Maka masuk kehalaman Pesmission Levels

clip_image003_thumb

5. Klik Add a Permission Level, dan akan masuk ke halaman Add a Permission Level

clip_image005_thumb

6. Masukkan Name, sebagai nama dari level hak akses yang akan kita buat

7. Masukkan Description, sebagai deskripsi dari level hak akses.

8. Setelah itu centang beberapa Permission yang diberikan oleh Sharepoint.

Untuk List Permissions :

clip_image006_thumb

Untuk Site Permissions :

clip_image007_thumb

clip_image008_thumb

Untuk Personal Permission :

clip_image009_thumb

9. Klik tombol Create untuk menyimpan semua konfigurasi yang sudah di lakukan

10. Setelah Level Hak Akses sudah terbentuk maka kita akan bisa melihat hasilnya seperti pada gambar dibawah ini :

clip_image011_thumb

Share this post: | | | |
Panduan Pengaturan Izin Akun SharePoint 2010 (Part 1)

A. Level Hak Izin di SharePoint 2010

Level hak izin adalah koleksi izin yang memungkinkan pengguna untuk melakukan serangkaian tugas yang berhubungan. SharePoint Server 2010 mencakup lima tingkat izin secara default. Anda dapat menyesuaikan hak akses yang tersedia di tingkat izin (kecuali untuk Akses Terbatas dan tingkat izin Full Control), atau Anda dapat menciptakan tingkat izin disesuaikan yang hanya berisi hak akses spesifik yang Anda butuhkan.

Tabel berikut berisi daftar tingkat standar izin untuk situs tim SharePoint Server 2010:

Tingkat Izin

Keterangan

Default akses

Limited Access

Memungkinkan akses ke sumber daya bersama di situs Web sehingga pengguna dapat mengakses item dalam situs.Dirancang untuk di gabungkan dengan tingkat izin lainnya untuk memberikan pengguna akses ke daftar khusus, perpustakaan dokumen, folder, item daftar, atau dokumen, tanpa memberikan mereka akses ke seluruh situs. Tidak dapat disesuaikan atau dihapus.

· View Application Pages

· Browse user information

· User Remote Interface

· Use Client Intergration Features

· Open

Read

Lihat halaman, item daftar dan dokumen download

· Limited Access permissions, plus:

· View Items

· Open Items

· View Versions

· Create Alerts

· Use Self-Service Site Creation

· View Pages

Contribute

Melihat, menambah, memperbarui, dan menghapus item dalam daftar yang ada dan perpustakaan dokumen.

· Read permissions, plus:

· Add Items

· Edit Items

· Delete Items

· Delete Versions

· Browse Directories

· Edit Personal User Information

· Manage Personal Views

· Add/Remove Personal Web Parts

· Update Personal Web Parts

Design

Melihat, menambah, memperbarui, menghapus, menyetujui, dan menyesuaikan item atau halaman di situs Web.

· Approve permissions, plus:

· Manage Lists

· Add and Customize Pages

· Apply Themes and Borders

· Apply Style Sheets

Full Control

Memungkinkan kontrol penuh dari ruang lingkup.

All permissions

Tabel diatas dapat kita dilihat didalam web portal kita sebagai berikut :

1. Buka halaman portal dengan browser

2. Pada menu di kiri atas Klik Actions -> Site Permissions

clip_image001

3. Maka kita akan dihadapkan pada halaman permissions

4. Pada menu ribbon diatas klik Grant Permissions

clip_image002

5. Maka akan tampil halaman pop up Grant Permission, dimana halaman ini bertujuan untuk kita dapat mendaftarkan pengguna-pengguna yang ingin dapat mengakses portal sesuai dengan sekuritas masing-masing.

clip_image003

6. Masukkan nama pengguna / group

7. Bila pilih Grant user permission directly, kita bisa memiliki level hak akses Full Control, Design, Contribute, Read, View Only. Penjelasan mengenai level hak akses ini bisa dilihat pada daftar table diatas.

8. Bila pengguna di daftarkan sebagai Grant user permission directly maka user dapat di temukan pada halaman Permission

clip_image004

9. Dan bila kita memilih Add users to a SharePoint Group (recommended). Disini kita akan mendaftarkan pengguna bukan langsung ke dalam level hak akses, tetapi kedalam group sharepoint yang mana group tersebut sudah di setting memiliki level hak akses

clip_image006

4 Group ini secara default sudah dibuat pada saat portal dibentuk, penjelasan mengenai 4 Role Group ini sebagai berikut :

Group Tingkat Izin

Keterangan

Default akses

Viewer

clip_image008

View Only

Owners

clip_image010

Full Control

Members

clip_image012

Contribute

Visitors

clip_image014

Read

10. Bila pengguna didaftarkan kedalam Add user to a Sharepoint Group, maka pengguna yang sudah di daftarkan di lihat pada halaman People And Group dari Group yang tadi kita daftarkan

clip_image016

Share this post: | | | |
SharePoint 2010: Unable to delete site/web after SP1

Setelah upgrade server Sharepoint 2010 Infinys (http://www.infinyscloud.com) dengan SP1, terlihat semua baik-baik saja. Baru hari ini tiba-tiba ada 2 client yang melaporkan langsung kesaya bahwa mereka tidak bisa melakukan penghapusan subsite. Error yang mereka dapatkan adalah sebagai berikut :

1

Setelah diselidiki ternyata hal ini terjadi dikarenakan saya sudah melakukan pacth server Sharepoint kami menjadi SP1. Semua error ini hanya terjadi dengan site-site yang sudah dibuat sebelum SP1, sedangkan site-site baru dibuat setelah SP1 tidak akan mengalami masalah tersebut.

Selidik punya selidik, hal ini dikarenakan setelah upgrade ke SP1 ternyata database site-site tersebut harus di upgrade juga. Untuk mengetahui bahwa database yang mana saja yang harus di lakukan upgrade kita bisa bisa mengetahuinya dari Sharepoint Central Admin. Untuk memeriksa apakah database Anda perlu diperbarui, buka Central Administration dan navigasikan ke "Upgrade and Migration" -> "Review database status". Bila database tidak membutuhkan upgrade maka akan ditampilkan status “No action required” sedangkan bila tidak, maka database tersebut harus di lakukan upgrade.

Dan untuk mengetahui ID dari masing-masing database tersebut bisa dengan menggunakan statement PowerSheel seperti dibawah ini :

Get-SPContentDatabase

Untuk melakukan upgrade tersebut sangatlah mudah, hanya dengan menggunakan PowerShell dengan statement seperti dibawah ini :

Upgrade-SPContentDatabase -Identity YourDatabaseIDGoesHere

Pada saat melakukan upgrade nantinya akan seperti pada gambar dibawah ini :

Capture

Setelah semua database yang membutuhkan upgrade sudah selesai diupgrade, silahkan coba untuk melakukan delete subsite dan oalaaaa site anda sudah dapat melakukan delete subsite kembali. Open-mouthed smile

Selamat Mencoba

Article pendukung : http://www.jonthenerd.com/2011/08/11/sharepoint-2010-unable-to-delete-siteweb-after-sp1/

Share this post: | | | |
User Profile Synchronization Service (Starting, MSDTC Configuration for SQL)

Pada saat implementasi User Profile di Sharepoint 2010 dimana sekarang menggunakan engine FIM (Forefront Identity Manager). Pada saat implementasi saya mengalami hal-hal sebagai berikut :

SharePoint FIM User Profile Sync

Microsoft.ResourceManagement.Service: System.ArgumentException: Unable to open database connection

Parameter name: connectionString ---> System.Transactions.TransactionException: The partner transaction manager has disabled its support for remote/network transactions. (Exception from HRESULT: 0x8004D025) ---> System.Runtime.InteropServices.COMException (0x8004D025): The partner transaction manager has disabled its support for remote/network transactions. (Exception from HRESULT: 0x8004D025). (Source: Forefront Identity Manager, Event ID: 3)

Forefront Identity Manager

dan error ini juga :

The Forefront Identity Manager Service cannot connect to the SQL Database Server. (Source: Forefront Identity Manager, Event ID: 22)

Forefront Identity Manager Service

Dari 3 error diatas, kita dapat memperbaikinya dengan mengenable MSTSC component di server Database. Untuk mengenable MSTSC component ini adalah sebagai berikut :

1. Ke Administrative Tools –> Component Services –> Computer –> My Computer –> Distributed Transaction Coordinator –> Local DTC

2. Setelah itu Klik kanan property di Local DTC, dan di enable beberapa properti seperti digambar dibawah ini :

SQL Server MSDTC Config for SharePoint 2010 User Profile Sync Service (FIM)

3. Setelah itu silahkan Start kembali User Profile Services dari Web Sharepoint Administrative tools

 

-- Selamat Mencoba --

Share this post: | | | |
Add Exchange Calendar 2010 to SharePoint 2010

Didalam fitur SharePoint 2010 sekarang kita bisa menambahkan 10 data list calendar / exchange calendar kedalam 1 list. Hal ini nanti bisa di bedakan dari warna masih masing data tersebut.

Bagaimana cara kita mau menambahkan Exchange 2010 calendar kedalam list calendar kita, berikut ini adalah caranya :

1. Masuk ke site portal sharepoint kita

2. Klik salah satu list calendar yang dimiliki

Capture

3. Klik di menu ribbon > Klik Calendar > dan klik salah satu sub menu Calendar Overlay

Capture

4. Maka kita akan di hadapkan pada halaman Calendar Overlay Settings

Capture

5. Klik New Calendar, dan kita akan di hadapkan halaman pendaftaran Calendar

Capture

6. Untuk mendaftarkan Microsoft Exchange 2010 kita maka

masukkan url Outlook Web Access URL anda biasanya di https://xxxx/owa

dan juga masukkan Exchange Web Service URL biasanya di

https://xxxx/EWS/Exchange.asmx

7. Klik OK Untuk menyimpan

8. Kembali ke List Calendar anda, maka data Calendar yang ada pada Ms Exchnage 2010 anda juga akan di tampilkan

Capture 

Selamat Mencoba Smile

Share this post: | | | |
Security Advisory 2416728 (Vulnerability in ASP.NET) and SharePoint.

We recently released a Microsoft Security Advisory about a security vulnerability in ASP.NET.  This post explains the impact on SharePoint and documents a recommended workaround.

This vulnerability affects Microsoft SharePoint 2010 and Microsoft SharePoint Foundation 2010.  The vulnerability is in ASP.NET.

We recommend that all SharePoint 2010 customers apply the workaround as soon as possible.  This post will be updated with any new information.

The workaround for SharePoint 2010 is slightly different from the one documented in the advisory.  For SharePoint 2010, you should follow the instructions below on every web front-end in your SharePoint farm:

  1. Browse to the SharePoint installation directory at %CommonProgramFiles%\Microsoft Shared\Web Server Extensions\14\template\layouts.
  2. Create a new file called error2.aspx in this directory with the following content:
    <%@ Page Language="C#" AutoEventWireup="true" %>
    <%@ Import Namespace="System.Security.Cryptography" %>
    <%@ Import Namespace="System.Threading" %>
    
    <script runat="server">
       void Page_Load() {
          byte[] delay = new byte[1];
          RandomNumberGenerator prng = new RNGCryptoServiceProvider();
    
          prng.GetBytes(delay);
          Thread.Sleep((int)delay[0]);
            
          IDisposable disposable = prng as IDisposable;
          if (disposable != null) { disposable.Dispose(); }
        }
    </script>
    
    <html>
    <head runat="server">
        <title>Error</title>
    </head>
    <body>
        <div>
            An error occurred while processing your request.
        </div>
    </body>
    </html>
  3. Navigate to %SystemDrive%\inetpub\wwwroot\wss\virtualdirectories.
  4. For each subfolder in this directory, do the following:
    1. Edit web.config
    2. Find the customErrors node and change it to; 
      <customErrors mode="On" redirectMode="ResponseRewrite" defaultRedirect="/_layouts/error2.aspx" /> 
    3. Save your changes
    4. Run iisreset /noforce

Url : http://blogs.msdn.com/b/sharepoint/archive/2010/09/21/security-advisory-2416728-vulnerability-in-asp-net-and-sharepoint.aspx

Share this post: | | | |
Posted: Sep 21 2010, 03:05 PM by agusto | with no comments
Filed under:
Setting Multiple Content Type Document Library Untuk SharePoint 2010 dan Office Web Apps

Document Library adalah salah satu fitur dari SharePoint 2010 sebagai tempat penyimpanan dokumen kita.

Selain kita bisa upload dokumen, kita juga bisa langsung membuat dokumen tersebut berdasarkan dari content type yang kita buat. Apakah content type yang kita buat itu adalah file MS Word, MS Excel, ataupun MS PowerPoint.

Berikut Ini pandungan membuat beberapa Content Type di Document Library:

I. Membuat Multiple Content Type

1. Klik Document Library yang telah di buat (dalam contoh ini Shared Document)

2. Setelah Ribbon menu tampil, kili Library Settings

image

3. Maka akan masuk ke halaman Library Settings dari Document Library tersebut.

image

4. Klik Advanced settings dan akan masuk ke halaman Advance settings

image

5. Pilih Yes untuk Allow management of content type, dan klik tombol OK untuk menyimpan

6. Maka di halaman Library Setting akan di tampilan daftar Content Type yang di gunakan

image

II. Menambahkan Content Type untuk Ms Word

1. Sebelum kita membuat Content Type untuk Ms Word, Ms Excel, dan Ms PowerPoint, persiapkan dulu 3 dokumen kosong untuk ketiga dokumen tersebut dan simpan sebagai file docx, xlsx, dan pptx.

Contoh seperti gambar dibawah ini :

image

2. Klik Content Type yang ada (Content Type Document)

3. Maka akan masuk ke halaman informasi Content Type

image

4. Klik Advanced settings dan masuk ke halaman Advanced settings

image

5. Pilih Upload a new document template dan masukkan file custom.docx yang telah dibuat dan klik tombol OK untuk menyimpan.

III. Menambahkan Content Type untuk Ms Excel

1. Klik Add from existing site content type pada halaman Library Setting Document Library

image

2. Maka akan masuk ke halaman pemilihan Content Type, dan pilih Content Type “Form” dan Klik tombol OK untuk menyimpan.

3. Di sini kita akan lihat bahwa Content Type “Form” sudah terbentuk

image

4. Klik Content Type tersebut, maka akan masuk ke halaman informasi Content Type

image

5. Klik Name dan description, dan ketikkan Excel pada Name dan Create a new document pada description dan klik tombol OK untuk menyimpan

image

6. Akan kembali lagi ke halaman informasi Content Type setelah itu klik Advanced settings maka akan masuk ke halaman Advanced setting

image

7. Pilih Upload a new document template dan masukkan file custom.xlsx yang telah dibuat dan klik tombol OK untuk menyimpan.

IV. Menambahkan Content Type untuk Ms PowerPoint

1. Klik Add from existing site content type pada halaman Library Setting Document Library

image

2. Maka akan masuk ke halaman pemilihan Content Type, dan pilih Content Type “Basic Page” dan Klik tombol OK untuk menyimpan.

3. Di sini kita akan lihat bahwa Content Type “Basic Page” sudah terbentuk

image

4. Klik Content Type tersebut, maka akan masuk ke halaman informasi Content Type

image

5. Klik Name dan description, dan ketikkan PowerPoint pada Name dan Create a new document pada description dan klik tombol OK untuk menyimpan

image

6. Akan kembali lagi ke halaman informasi Content Type setelah itu klik Advanced settings maka akan masuk ke halaman Advanced setting

image

7. Pilih Upload a new document template dan masukkan file custom.pptx yang telah dibuat dan klik tombol OK untuk menyimpan.

image

Setelah semua langkah-langkah telah selesai di kerjakan, maka kita akan memilik tiga Content Type di dalam document library.

Bila komputer klien tida memiliki Ms Office, maka dengan otomatis akan di alihkan ke aplikasi Office Web Apps. Sehingga user dapat membuat dokumen secara online.

Bisa lihat pada contoh gambar di bawah ini :

image

image

image

Infinys (www.isi.co.id) - Hosted SharePoint 2010 + Office Web Apps

Share this post: | | | |
Posted: Sep 21 2010, 02:34 PM by agusto | with no comments
Filed under:
Unable To Open Pdf Directly From Sharepoint 2010

Pada SharePoint 2010 anda pasti menemukan bahwa kita tidak bisa langsung membuka file PDF lewat browser, tetapi yang akan di lakukan adalah menyimpan file tersebut di lokal komputer kita baru setelah itu file PDF bisa di buka.

Tujuan dari adalah untuk memblokir pembukaan jenis file yang dianggap rentan terhadap scripting atau serangan-serangan lain, seperti PDF.

Tetapi jika pengguna Anda menuntut agar mereka buka file langsung dari web dan Anda bersedia untuk mengizinkan resiko keamanan tambahan Anda dapat dengan mudah membuat modifikasi ini untuk aplikasi web SharePoint Anda.

Cara untuk memodifikasi web SharePoint anda adalah sebagai berikut :

1. Buka Central Administration > Application Management > Manage Web Applications

051910_2135_SharePoint23

2. Klik Web Applications di dalam Application Management
051910_2135_SharePoint24
3. Pilih radio button Browser File Handling dan pilih ke Permissive
051910_2135_SharePoint25
Share this post: | | | |
Posted: Sep 20 2010, 01:28 PM by agusto | with no comments
Filed under:
Create a Windows 7 Federated Search Provider For Microsoft Search Server 2010

Dengan Windows 7, kita bisa membuat kustomisasi search connector dan menggabungnya dengan berbagai jenis search services yang ada seperti Bing, Google, maupun SharePoint.

Dari tulisan saya yang sebelumnya mengenai Search Server 2010, maka kita dapat mengintergrasikan Search Server 2010 tersebut kedalam Windows 7 dan kita dapat melakukan pencariannya tanpa melalui browser lagi tetapi melalui Windows explorer di Windows 7.

Caranya membuat search connector ke Search Services tersebut sangatlah mudah, seperti pada step-step pembuatan seperti dibawah ini :

1. Buka site SharePoint yang sudah terinstall Search Server 2010.

2. Lakukan search salah satu data yang ada di SharePoint anda. Contoh di sini saya melalukan pencarian dengan keyword “price list”

Capture

3. Setelah klik tombol search maka akan ditampilkan halaman web hasil dari pencarian.

4. Setelah itu klik tombol yang telah saya garis panah. Tombol itu adalah tombol untuk mendownload search connector dan akan terinstall ke windows 7 kita.

Capture

Capture

5. Tambahkan search tersebut sebagai Favorites

Capture

Capture

6. Nah sekarang kita telah memiliki search connector site sharepoint kita, dan bisa kita check dengan melakukan pencarian lewat windows explorer dan pastikan berada di search connector yang telah kita buat.

Capture

Fitur ini dapat anda nikmati dan gunakan juga di hosting kami di Infinys Sistem Indonesia (http://www.isi.co.id)

Selamat mencoba.

Share this post: | | | |
Posted: Aug 27 2010, 11:19 PM by agusto | with 1 comment(s)
Filed under:
Configure PDF iFilter for Microsoft Search Server 2010

Lanjutan dari : http://geeks.netindonesia.net/blogs/agusto/archive/2010/08/27/step-by-step-installation-search-server-express-2010.aspx

Secara default installasi, PDF file tidak disupport di dalam crawling Microsoft Search Server 2010.

Tetapi hal ini tidak perlu di khawatirkan karena banyak third party tool yang menyediakan IFilter komponen untuk PDF file tersebut salah satunya ada Adobe.

Dibawah ini adalah langkah-langkah installasi dan setting Microsoft Search Server untuk dapat men-crawling PDF File :

1. Download PDF iFilter 9.0 (64 bit) di sini http://www.adobe.com/support/downloads/detail.jsp?ftpID=4025 

2. Download PDF icon file pdf16.gif and copy kan file tersebut ke folder ini C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\Web Server Extensions\14\TEMPLATE\IMAGES\

3. Update file docIcon.xml yang berada C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\Web Server Extensions\14\TEMPLATE\XML.

update dengan tag seperti ini :

<Mapping Key="pdf" Value="pdf16.gif" /> 
4.Tambahkan PDF File Type di manage file type page di bawah aplikasi Search Service Application
Untitled

5. Run Regedit ke

\HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Office Server\
14.0\Search\Setup\ContentIndexCommon\Filters\Extension 

6. Klik right klik mouse dan pilih new –> key

7. Buatlah new key dengan value “.pdf”

051910_2259_Howtoconfig1

8. Pada folder registry .pdf yang telah kita buat, update default value menjadi

{E8978DA6-047F-4E3D-9C78-CDBE46041603} 
051910_2259_Howtoconfig3

9. Setelah selesai lakukan restart SharePoint Server Search 14

10. Lakukan full crawling.

11. Testing apakah search sudah dapat melakukan search kontent di PDF file.

Capture

Selamat mencoba

Share this post: | | | |
Posted: Aug 27 2010, 01:25 AM by agusto | with no comments
Filed under:
Step by Step Installation Search Server Express 2010

Sesuai dengan posting saya sebelumnya mengenai Microsoft Search Server (MSS) 2010 atau Microsoft Search Server Express (MSSX) 2010 di sini

Maka dengan ini saya posting step-step installasi Search Server 2010 di bawah ini :

1 1
2 Jalankan Install software prerequisites untuk mendownload semua komponen yang di butuhkan
2
3 3
4 Bila semua prerequisites yang dibutuhkan telah sukses di install. Maka klik button Finish dan lanjutkan dengan Install Microsoft Server Server Express 2010 nya.
5
5 7
6 Tentukan lokasi dimana aplikasi MS Search Server Express 2010 akan di install
8
7 MS Search Server Express melakukan installasi progress…
9
8 10
9 Dikarenakan SharePoint Foundation 2010 sebelumnya sudah di install sebelum MS Search Server Express 2010.

Maka setelah installasi MS Search Server Express 2010 akan melakukan update ke SharePoint Foundation 2010.

Klik tombol Next untuk melakukan update.
11
10 Klik tombol Yes untuk melanjutkan installasi
12
11 13
12 14
13 SharePoint Foundatation 2010 telah sukses di upgrade
15
14 16
15 Klik tombol Start Wizard untuk memulai pembuatan role MS Search nya.
17
16 Sampai tahap ini, role MS Search Server Express telah selesai. Untuk mempercepat testing hasil dari installasi, silahkan lakukan full crawling dan test dengan melakukan pencarian di site yang telah di daftarkan di MS Search Server 2010.

Contoh : Mencari kata “sales” didalam semua content type yang ada, dan semua dokumen yang mengandung kata “sales”

Capture

Selamat mencoba

Share this post: | | | |
Posted: Aug 27 2010, 12:45 AM by agusto | with 4 comment(s)
Filed under:
More Posts Next page »