November 2006 - Posts
Deployment yang ke-3 adalah membuat department site di sharepoint.
Request dari client adalah menu department menampilkan list department yang user tersebut mempunyai hak akses ke department tersebut.
Hal yang di lakukan adalah :
1. Membuat satu sub site department dari site yang sekarang, dan dari situ lah kita membuat subsite lagi
berdasarkan department yang ada.
Bila di hiraki menjadi Home > department > It Department
Dari sini kita akan lebih mudah list semua department yang ada, contoh coding nya sbb :
private void LoadDepartmentList()
{
System.Text.StringBuilder sb = new System.Text.StringBuilder();
try
{
_spSite = new Microsoft.SharePoint.SPSite(UrlBase + "department"); // url base ini adalah site sharepoint wss.
_spWeb = _spSite.OpenWeb();
//Gunakan GetSubwebsForCurrentUser untuk menampilan semua site yang bisa di akses oleh user
foreach (Microsoft.SharePoint.SPWeb web in _spWeb.GetSubwebsForCurrentUser())
{
string urlsite = web.Url;
string title = web.Title.ToString();
sb.append(title + "\n");
counter++;
}
_listDepartment = sb.ToString().Trim();
}
catch
{
_listDepartment = string.Empty;
}
}
dan hasilnya bisa di lihat pada gambar di bawah ini.
2. Membuat satu subsite di bawah site department, dan di simpan sebagai site template, sehingga
setiap ada request untuk pembuat site department kita tinggal membuat dari site template yang
telah kita buat.
Uiiiiiiih, semoga deployment fase 3 ini kelar.
Kemarin pagi adalah jadwal penginstalan aplikasi sharepoint 2007 yang ke -2 di salah satu client.
Setelah semua aplikasi telah di pasang dan di coba, saya merasa sudah kelar untuk penginstalan
sekarang dan ingin cepat pulang .. he..he..he...
Tapi ada request dari satu user untuk di tambahkan untuk bisa lihat aplikasi sharepoint tersebut, saya
pikir wah gampang dan cepat itu mah, tambahkan saja di menu sharepoint dan set policy user tersebut dan user tersebut sudah pasti bisa login.
Ehh yang terjadi adalah user tersebut tidak punya hak akses ke sharepoint tersebut, segala langkah udah di capai
dari setting permission untuk usercontrol yang ada, dan folder images yang ada pun tidak bisa, user tetap tidak bisa
akses ke site tersebut.
Akhirnya kami pikir wah apakah ada problem dengan webpart yang ada, akhirnya semua webpart di delete dulu, dan
master page pun usercontrol yang di gunakan pun di disable, dan hasilnya tetap.
Akhirnya kita menemukan bahwa setiap page yang di gunakan baik itu master page, file pages yang digunakan semua
masih dalam keadaan check out dan akhirnya kita publish semua page tersebut dan kita approve semua page yang ada.
Akhirnya user tersebut bisa akses ke site tersebut, wuiiih pengalaman yang kudu di ingat bila kami akan update lagi ke site tersebut.
Cuman yachhhhhhhhh itu tidak bisa pulang lebih cepat.
Ciao..
nb:
Untuk lebi detil bisa ke site blog rekan saya Cakriwut :
http://geeks.netindonesia.net/blogs/cakriwut/archi...
Semua template Theme di WSS 3.0 ada di folder : C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\web server extensions\12\TEMPLATE\THEMES.
bila kita menggunakan wss akan ada 2 theme yang telah terinstall di komputer kita sedangkan bila kita
menggunakan sharepoint 2007, list dari theme yang terinstall lebih banyak dari yang ada di WSS 3.0.
Cara mudah untuk membuat new Theme pada WSS 3 yaitu :
1. Copykan salah satu theme yang ada ke folder yang baru. Misalnya "MyCustomeTheme" dan nama ini akan terlist
dalam WSS sebagai list theme yang ada.
2. Dalam folder MyCustomeTheme nanti akan terdapat 1 file inf, dan file inf tersebut kita ganti namanya menjadi
MyCustomeTheme.inf
dan isi didalam file ini tersebut bentuklah seperti di bawah ini :
[info]
title=MyCustomeTheme
codepage=65001
version=3.00
format=2.00
readonly=true
refcount=0
[titles]
1031=MyCustomeTheme
1036=MyCustomeTheme
1040=MyCustomeTheme
3082=MyCustomeTheme
1043=MyCustomeTheme
1046=MyCustomeTheme
1053=MyCustomeTheme
1044=MyCustomeTheme
1030=MyCustomeTheme
1035=MyCustomeTheme
1041=MyCustomeTheme
1042=MyCustomeTheme
1028=MyCustomeTheme
2052=MyCustomeTheme
1029=MyCustomeTheme
1045=MyCustomeTheme
1032=MyCustomeTheme
1038=MyCustomeTheme
1049=MyCustomeTheme
1055=MyCustomeTheme
2070=MyCustomeTheme
1025=MyCustomeTheme
1037=MyCustomeTheme
1054=MyCustomeTheme
dan setelah itu save file tersebut.
3. Tambahkan informasi dalam file SPTHEMES.XML, file tersebut berada pada folder : C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\web server extensions\12\TEMPLATE\LAYOUTS\1033
Tambahkan tag sebagai berikut :
<Templates>
<TemplateID>MyCustomeTheme</TemplateID>
<DisplayName>MyCustomeTheme</DisplayName>
<Description>This is my custome Theme</Description>
<Thumbnail>images/thsimple.png</Thumbnail>
<Preview>images/thsimple.gif</Preview>
</Templates>
Sedangkan untuk file pada Thumbnail dan preview bisa digantikan dengan file yang kita custom juga.
4. IIS Reset, dan Theme bisa di pergunakan.
5. Sisanya untuk file theme.css yang di dalam folder MyCustomeTheme, tersebut dapat kita ubah style untuk warna,
dan imagesnya.