Agusto Xaverius P Sipahutar

Job:Making some bugs and patch
Moss/Wss,C#,Sql Server,WWF,K2.BlackPearl
Motto : Keep Study and study
See also: Other Geeks@INDC

News




MCP Logo
MCTS Logo

MCP ID# 3542391

My Curiculum Vitae


Agusto Xaverius P S's Facebook profile

Other Article

My Community

My Article/Share Knowledge

Others Moss/Wss Site

My Other Website/Blogs

My Share (Ebook,etc)

K2 BlackPearl (1)

K2 BlackPearl adalah salah satu tool third party yang berjalan di platform Microsoft yang bertujuan untuk mempermudah suatu pembuatan bisnis operasi seperti workflow applikasi.

Pada gambar ini kita akan melihat seperti apa hubungannya K2 BlackPearl dengan Microsoft Platform:

k2_msft

Di sini kita bisa lihat didalam diagram ini K2 BlackPearl running di Environment OS Windows 2003 dimana di dalam OS Windows 2003 tersebut kita menggunakan .Net Framework, Sql 2005 dan reporting service, IIS, Messaging (MSMQ), MSDTC, dan Kerberos.

Sedangkan Aplikasi yang dapat menggunakan K2 BlackPearl tersebut yaitu Microsoft Office Application, Infopath, Asp.net form, WinForms dimana ini semua biasa kita gunakan salah satunya di Microsoft SharePoint Server 2007 / WSS 3.0.

 

Saya akan membahas K2 BlackPearl ini hanya didalam bidang saya yaitu Microsoft Sharepoint 2007, karena memang produk Microsoft ini sangat cocok untuk digunakan sebagi kolaborasi dokumen dan routing approval.

 

Apa saja sih kelebihan K2 BlackPearl ini sebagai designer Workflow Applikasi :

1. K2 Designer dengan Visual Studio

k2visualstudio_590

K2 Design dengan visual studio adalah salah satu cara dari K2 BlackPearl untuk melakukan drawing / penggambaran proses rutin bisnis yang akan kita lakukan. UI yang sangat memberikan pengertian mengenai bisnis proses sehingga para IT developer bisa dengan cepat mengerti alur bisnis proses yang sedang dilakukan juga dengan cepat melakukan suatu perpindahan dari satu activity ke activity lainnya dengan rule yang telah ditentukan.

Didalam K2 BlackPearl kita pun diberikan kemampuan untuk dapat mengomptimalkan K2 BlackPearl dengan  membuat kustom kode.

Dengan kustom kode ini kita akan dapat melakukan koneksi ke database lainnya, atau data lainnya.

 

2. K2 Designer dengan Visio

visio_cropBeberapa IT Analyst selalu menggunakan Visio untuk memberikan penjelasan mengenai  bisnis proses.Oleh sebab itu K2 pun menyadarinya  dan akhirnya memberikan add in tool yang dapat kita install.

Dan ini membuat bisnis proses yang telah dibuat di visio dapat di integrasikan dengan K2 BlackPearl dan menjadi satu workflow yang kita inginkan.

 

3. K2 Web Designer

k2webdesigner_590K2 Web Designer ini hanya dapat digunakan didalam environment SharePoint, dan sehingga membuat user yang dapat mempunyai akses administrator dapat membuat workflow tanpa harus ada campur tangan IT.  Dan list yang telah di update k2 workflownya langsung dapat bekerja sesuai dengan bisnis proses yang ada.

 

Semoga penjelasan ini dapat memberikan penjelasan mengenai apa itu K2 BlackPearl dan fungsinya. Next nya kita nanti akan membahas penggunaan K2 didalam aplikasi terutama SharePoint.

Share this post: | | | |

Comments

zeddy said:

nanti di Windows Workflow (WF) 4.0 akan ada tool semacam K2 ini... sekarang WF emang masih framework rough doank...

btw, harga K2 ini lebih mahal dari MOSS2007 atau lebih murah ya bos?

# March 31, 2009 10:59 AM

agusto said:

Harga k2 masih lebih murah dari MOSS, K2 bisa di implementkan di WSS juga. Di tunggu saja mas saya akan posting lagi mengenai k2 blackpoint ini ada subset dari K2 BlackPearl yang hanya jalan di SharePoint dan harga pun pasti lebih murah dari K2 BlackPearl.

Untuk WF 4, saya sudah dengar dari orang K2 bahwa ada hal dimana visio nextnya bisa submit workflow dan sharepoint designer pun akan jauh lagi lebih advance cuman saya rasa pasti ada beberapa hal yang nanti pasti tidak di cover oleh WF tersebut dan third party akan membuat hal itu.

K2 running dengan WF tetapi tidak menggunakan WF nya yang ada di sharepoint, jadi bila masih ada bug di dalam WF nya sharepoint, K2 tidak mengalaminya.

Untuk detail harga bisa japri saya mas Zeddy, supaya nanti saya minta ke kantor memberikan detailnya.

# March 31, 2009 11:13 AM

habibie said:

Yup, k2 sepertinya sangat powefull. maklum, lom pernah pake, baru preview doank, hehehe.

Cuma kadang yang jadi masalah adalah requirement client yang aneh2. pernah ngalamin req dari client yang submit satu form dengan banyak record, yang nantinya masing2 record di form tsb harus run based on each condition. jadi tidak lagi berdasarkan form yang di submit. Mas agusto, how to handle it at k2 ?

# March 31, 2009 12:49 PM

agusto said:

Gw rasa harus nya itu bisa pertama di k2 itu approval bisa 1 approve langsung approval, atau harus semua approve status baru approve.

Itu bisa seperti itu atau bila proses emang di taruh di k2. Bisa juga di lakukan dengan spt : misalnya activity 1 itu approval 1 nah nanti misalnya ada approval 2,3,4 dan ke 5.

Bisa kok di pisahkan dengan di tambahkan 1 actity sebelum activity approval 1 itu.

# March 31, 2009 2:08 PM

ishakahmad said:

hehe, sedikit berbeda bos. Ilustrasinya :

1 form terdiri dari :

- record a

- record b

- record c

- record d

approval :

user 1 -> user 2 -> User 3 -> user 4

after submit, each record must run with each flow depend on condition. Jadi ndak lagi based on form.

so, bisa saja

- record a punya flow  user1 -> user 2 -> user 4

- record b punya flow  user1 -> user 3 -> user 4

dst.. Hehehe..

# March 31, 2009 2:52 PM

agusto said:

Kalo saya  buat menjadi beberapa list bisa tidak menjadi ilustrasi si K2 nya.

Dari list a mencetak record a list, record b list dan masing masing dari record a list dan record b list itu py workflow.

Saya lupa fungsi apa yang ada di k2 namanya dia bisa lakukan hubungan antara lebih dari 1 k2 workflow dan hal ini belum saya coba.

Knp hal ini saya lakukan krn utk menghemat kanvas.Tapi bila memang record a dan record b itu kecil itu bisa kita buat disatu kanvas dan saya rasa k2 bisa lakukan itu.

# March 31, 2009 4:37 PM

Ziyi said:

Hi Pak Agusto,

I believe the function that you are trying to recall is known as IPC (Inter-Process Communication) within K2.

IPC allows a parent workflow to invoke one or many child workflows, either in a synchronous or asynchronous manner.

It is also definitely possible to split the approval of the records based on the require business rules :)

Cheers,

Ziyi

Business Development (ASEAN), K2

# April 3, 2009 9:55 PM