The Worst Accident I've Ever Had
It's all started by an invitation to attend a meeting at MSI, Jakarta on Thursday, April 10, 2007, one day after my birthday (ini gak bermaksud nyalahin yang ngundang rapatnya lho, cuman supaya jelas aja kronologis kejadiannya :D). Pagi, sekitar jam 9, saya berangkat dari kantor untuk mampir ke bengkel, tune up dulu sebentar. Lalu sekitar jam 11, dari bengkel langsung menuju pintu tol Pasteur untuk bergegas ke Jakarta. Memang harus agak buru2 karena rapatnya jam 14.
Hari itu seperti hari biasanya. Tidak ada perasaan atau precognition that something bad will happen. Hari itu saya menyetir seperti biasa, agak ngebut dikit, 140 km/jam top. Semuanya lancar sampai suatu saat di sekitar daerah Bekasi Barat, kira2 15 km sebelum masuk Jakarta. Tiba-tiba dari arah kanan ada sebuah bus (nggak ingat bus apa, kalau ingat pasti gw tuntut) nyelonong dan menyalip mobil saya menuju ke arah kiri tanpa peringatan lampu sein. Sementara di sebelah kiri ada sebuah truck. Saya langsung mengerem mendadak, ban mendadak berhenti, tapi mobil masih bergerak dan terjadi perlambatan dari kecepatan awal kira-kira 100 km/jam menjadi sekitar 40 km/jam dalam selang waktu sekitar 5 detik. Setelah berusaha mengelak akhirnya tetap terjadi...booom...bagian depan kanan mobil saya masih mengenai pantat bus tsb. Mobil saya sempat berputar lebih dari 360 derajat seperti di film dan terhenti dalam keadaan melintang. Fortunately, nggak ada mobil di belakang mobil saya sebelum terjadi tumbukan. Busnya sendiri langsung kabur entah kemana. Sudahlah...relakan saja.
Pertanyaannya, berapakah impulse yang dialami mobil saya pada saat tumbukan?
"In classical mechanics, an impulse is defined as the integral of a force with respect to time".
Begini ilustrasi kejadian na'as tsb:
Diketahui:
- Massa BMW 320i E36 = 1270 kg
- Pengurangan kecepatan sebelum tumbukan dari 100km/jam menjadi sekitar 40 km/jam
Ditanyakan: Berapa impulse yang dialami mobil saya?
Solusi:

I = 1270 kg x (100 km/h - 40 km/h) = 1270 kg x 60 km/h = 1270 kg x 16,67 m/s = 21166,67 N.s
Sehingga, pada saat tumbukan mobil saya mengalami impulse 21166,67 N.s
Alhasil, bagian depan kanan mobil hancur berat. Berikut ini hasil jepretannya:
Seperti terlihat pada gambar, daftar kerusakannya:
- Kap mesin terlipat pada ujung kanan dan penyok gak jelas
- Bagian kanan depan (nggak tahu namanya) hancur ujung depannya
- Front grill penyok
- Front Bumper robek dan penyok
- Lampu kanan rusak berat
- Lampu sein kanan hancur lebur tak bersisa
Semua komponen di atas harus diganti. Walaupun kap mesin masih bisa diketok magic, tapi pasti tidak akan kembali normal 100% dan fungsinya untuk melindungi pasti akan berkurang. Walaupun hanya bagian kanan yang terlibat dalam tumbukan, tapi bagian kiri mobil ikut penyok dikit karena ada tekanan yang hebat dari sisi kanan.
Untungnya, (dasar orang Indonesia, masih aja ada untungnya :D):
- Saya sendiri nggak cidera sedikitpun, Thanks God and BMW
- Semua bagian mesin utuh, hanya ada komponen dari plastik yang pecah dan masih bisa diperbaiki. Kalau sampai ada yang rusak, mampuslah gw.
- Velg dan ban kanan depan nggak apa-apa. Velg + ban bisa seharga 2 - 3 juta.
- Fog lamp kanan juga nggak apa-apa, lumayan juga harga lampu ini.
Itulah cerita na'as yang saya alami hari kamis, 10 April 2008 kemarin. Ironis, baru satu hari setelah hari Ultah saya, terjadi sebuah kecelakaan terbesar dalam hidup saya. Apakah ini pertanda bahwa bad things will happen dalam setahun ke depan dalam hidup saya, hopefully not.
What I've learned from this accident:
- Be more careful. Terkadang saya memang sering ngebut di jalan tol, walaupun masih dalam taraf ngebut yang smart :) Tapi tetap harus lebih hati2 lagi. Mudah2an nggak trauma nyetir nih.
- Jangan buru2. Kadang-kadang karena "mengejar waktu", jadinya kita buru2. Next time, time estimation must be improved.
- Thanks to BMW for making a such great safe car. Dengan impact yang cukup besar, hanya bagian yang terkena impact yang hancur, dampak pada bagian lain cukup kecil dan keselamatan sopir dan penumpang tetap terjaga. Kalau kecelakaan kemarin terjadi pada mobil Jepang, nggak tahu apa jadinya.
- Lebih menghargai hidup. Life is uncertain, many simple things can lead to disaster. As long as we live, use the time wisely.
- Harus berhemat beberapa bulan ke depan. Biaya perbaikannya lumayan banget. Kencangkan ikat pinggang. Bagi yang minta ditraktir makan-makan (karena alasan apapun, entah karena gw ultah or alasan lain :D) mohon bersabar. Makan2nya d-pending sampai saya menemukan sumber dana untuk menutupi biaya perbaikan tsb :)
Saya minta doanya kepada teman-teman supaya saya tetap sabar, tetap bersyukur, mendapat hikmah dari kejadian ini, dan dapat rezeki untuk menutupi biaya perbaikan :) Thanks.