The Full Report of Windows Live TTT, Bangkok - The Trip to Bangkok
WARNING!!! Before you open this posting, be prepared that this posting contains many photos that may slow down page loading. Banyak foto orang-orang good looking dan banci kamera yang bisa membuat Anda tergila-gila :) Juga banyak foto-foto yang belum mendapat persetujuan dari objek fotonya untuk dimuat di sini, sehingga ada kemungkinan nantinya untuk dihilangkan jika ada complaint dari yang bersangkutan. No animals are harmed in these photos :P
Semuanya berawal dari kira-kira awal Maret, mungkin tanggal 3 Maret 2008, ketika ngobrol dengan pak Risman tentang adanya Windows Live Training for Trainers (TTT) di Bangkok dan saya diajak sebagai salah satu peserta. Tentu saja sangat menyenangkan, karena bisa ikut training tentang teknologi baru dan memang kebetulan saya belum pernah ke luar negeri sebelumnya. Segeralah membuat passport, yang dari kapan tahun belum kesampaian untuk bikin. Peserta dari Indonesia adalah:
Pada beberapa posting sebelumnya, saya sudah sedikit menyinggung tentang materi yang diberikan dalam training tsb. However, those posting are lack of details about the things beside the training itself. Dalam posting ini dan beberapa posting ke depan saya ingin men-share full report tentang training tersebut, dimulai dari perjalanan berangkat ke Bangkok, selama di Bangkok, dan ketika perjalanan pulang. Karena saya bukan reporter, saya akan sampaikan report tsb dengan gaya bahasa sendiri. Posting pertama ini akan diceritakan tentang perjalan dari Indonesia sampai ke Bangkok, dan akhirnya sampai di Hotel.
Perjalanan dimulai dari Indonesia International Airport, Soekarno - Hatta. Keempat partners in crime berkumpul sekitar jam 17, 23 April 2008, di terminal D. Setelah semua berkumpul, dan karena perut mulai berontak, kami makan dulu di Mc*.
Notes: Karena adanya kesalahan setting date pada camera saya, beberapa foto pada tgl 23 April ini jadinya ter-stamp tanggal 29 April.
Setelah makan, langsung menuju loket check in, lalu bayar fiskal dulu. Honestly, gue gak tahu apa itu fiskal dan untuk apa uangnya, somebody please explain to me. After that, kami langsung berjalan menuju ruang tunggu. Dalam perjalanan ke ruang tunggu, sempat singgah dulu ke toko rokok karena dikhawatirkan nggak ada rokok Indonesia di Bangkok. Saya sendiri kebetulan udah prepare rokok dari Bandung karena pasti susah mencari rokok A M*** di Bangkok.
Lagi cari-cari rokok. Sorry banyak iklan.
Around 6.40 pm, we're all aboard to Thai Airways airplane. Sambutan hangat dari pramugari Thailand dengan sebuah ucapan yang nggak tahu apa itu, segera menghampiri begitu memasuki pesawat. Inilah para banci kamera berfoto ria di dalam pesawat :)

Tidak seperti penerbangan domestik, di dalam penerbangan kali ini kami menemui banyak (lebih dari 4) pramugari Thailand yang cantik.

Dengan keberanian yang tinggi, saya memutuskan untuk berfoto bersama dengan seorang pramugari. Di awali dengan pertanyaan "May I take a picture with you?", pramugari itupun mengangguk dan segera berpose manis. Keren nggak bo'?

Pesawatpun take off sekitar jam 6.50pm. Inilah beberapa foto selama penerbangan:
Beberapa tertidur pulas setelah meneguk segelas *****
Coba tebak kepala siapa ini? :)
Almost there
Dan sampailah kami di Airport Suvarnabhumi, Bangkok, dengan selamat. Kemudian langsung naik bus menuju terminal kedatangan internasional.
Setelah memasuki terminal kedatangan, kami berjalan menuju loket Passport Control sebelum bisa memasuki Bangkok. Sempat berfoto dulu di depan patung yang gede banget, nggak tahu patung apa itu.
Setelah sampai di depan loket Passport Control, langsung mengantri dan mulailah pemeriksaan satu persatu.
Semuanya lolos passport control, walaupun salah satu dari kami berempat ada yang berjenggot cukup lebat :) Kalau nggak lolos bisa-bisa kejadian terperangkap di daerah internasional kayak di film The Terminal, the most expensive romantic comedy movie ever made, by Steven Spielberg.
Setelah lolos dari Passport Control, kami berjalan menuju ke luar airport sambil mencari jemputan dari hotel. Setelah ketemu jemputannya, nggak lama kemudian naik van, dan mulailah perjalanan menuju Hotel.
Setelah kurang lebih 30 menit perjalanan dari airport ke hotel, sampailah kami di Unico Grande Asoke Hotel, tempat kami menginap selama 3 hari ke depan. Setelah check in, tanpa basa basi, langsung menuju M2 Cafe untuk makan malam. Saatnya menikmati the delicious Thailand's Tom Yam.

Tasting the spicy Tom Yam
Lagi-lagi dengan keberanian dan charming saya, saya berhasil meminta waitress di cafe itu untuk berfoto bersama :)
Sama-sama berbaju hitam, kayaknya udah janjian nih...Sepertinya pasangan serasi :)
Setelah makan, enaknya sih smoking. But unfortunately, you can't smoke inside a AC room anywhere in Thailand, including in bar, club, etc. So, we decide directly go to hotel room.
Kamarnya ok banget, selayaknya hotel bintang 4. Berikut beberapa foto di dalam kamar.
There're even some c*nd*ms available here. Kayaknya memang hal-hal yang berkaitan dengan s*x udah biasa di sini.
Tanpa mandi dan basa-basi, saatnya merebahkan diri di kasur yang empuk setelah perjalanan yang melelahkan.
Demikian posting pertama ini tentang perjalanan dari Indonesia ke Bangkok. Next posting akan berbicara tentang hal-hal yang terjadi selama training.
Just stay tune!!!