GCOE - Web Site Publik Berorientasi Kependudukan
Pada hari kamis, 26 Juni 2008 lalu, saya berkesempatan mengisi batch terakhir dari serangkaian kegiatan Government Center of Excellence (GCOE) training di Microsoft Innovation Center (MIC) ITB. Training terakhir ini bertajuk "Web Site Publik Berorientasi Kependudukan". Lebih jauh ttg GCOE training bisa dilihat di sini dan di sini.
Pada hari yang sama, di MIC UI juga berlangsung training GCOE dengan judul yang sama, yang di-deliver oleh Agung Riyadi. Jika Agung membahas Windows Live dan DotNetNuke-nya, seperti yang ia tulis di sini, saya membahas ASP.NET Dynamic Data sebagai teknologi utama untuk membangun web site berorientasi kependudukan. Honestly, tidak terlalu jelas juga apa yang dimaksud "Website Publik Berorientasi Kependudukan". Apakah yang dimaksud itu adalah aplikasi untuk mengelola data penduduk, atau website yang menawarkan services (apapun) bagi citizen, atau yang lainnya. Tapi satu yang pasti, saya berhasil memukau peserta - yang semuanya berasal dari Pemerintah Daerah - dengan membuat aplikasi manajemen data penduduk dalam waktu kurang dari 2 menit. Saya bahkan meminta salah satu peserta untuk mengaktifkan timer dan mulai menghitung bertepatan dengan saya membuka Visual Studio. Hasilnya, kurang dari 2 menit, sebuah aplikasi yang fully functional-pun selesai. That's the magic that ASP.NET Dynamic Data can bring :)
Mungkin ada yang berpendapat, kok tega2nya saya "membodohi" peserta dengan teknologi "fast food". Well, ada beberapa alasan:
- Walaupun punya background programming, tidak satupun dari peserta yang hadir pernah menyentuh .NET, ASP.NET, or any .NET technologies. So, daripada membuat mereka pusing dengan mengajarkan .NET, ASP.NET, AJAX, LINQ, LINQ to SQL dari awal, why don't start with something easy and encourage them to explore more about .NET.
- Dynamic Data is not really "fast food". Jika tahu cara "memakan"nya, kita bisa "sehat" dengan Dynamic Data :) Dynamic Data is actually a framework di atas ASP.NET, yang bisa fully customized melebihi yang kita bayangkan. Dynamic Data juga bisa diintegrasikan dengan existing web site.
Beberapa contoh ASP.NET Dynamic Data customization, sekaligus capture dari sample yang saya deliver.
Default:
Customized:
Default:
Customized:
Berikut foto-foto selama training. (Sorry atas kesalahan tanggal pada foto, seharusnya 06/26/2008)
This is me...with moustache now. Ceritanya mau numbuhin beard biar bisa kayak Tony Stark :P
Peserta training
(left to right: Risgiyanto dari BAPESITELDA Jabar, Bela Negara dari Dinas Peternakan Jabar, Susan dan {waduh...punten kang, abdi hilap namina} dari BAPEDA Tasikmalaya)
Slide dan sample code training ini dapat di-download di sini.
Mudah2an training ini bisa men-trigger teman-teman kita di government untuk meng-explore lebih jauh dan mengimplementasikan .NET and related technologies sebagai pilihan platform development mereka. Berdasarkan pengalaman saya yang pernah exist di Pemda selama kurang lebih 3 tahun (2004 - 2007), banyak Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), terutama Jawa Barat, lebih memilih open source technologies (PHP, Java) sebagai platform development. Melalui event training GCOE ini, let re-introduce them with the power that .NET can bring to life :)