Selama 5 tahun terakhir ini, nggak seharipun dilewatkan tanpa memikirkan pekerjaan. Karena kebanyakan pekerjaan IT butuh logika dan analisis, otak kiri dipakai secara intensive. Otak kanan hanya sesekali dipakai, misalnya pas lagi benerin CSS styles.
Karena tingkat stress yang sudah cukup tinggi dan demi "memuaskan" otak kanan, saatnya melirik hobby yang memerlukan kemampuan seni. Pernah mencoba photography, tapi malas keluar rumah buat cari objek-objek yang bisa difoto. Di kantor nggak ada yang bisa difoto karena nggak ada yang photogenic :P
Ada sedikit keahlian seni yang diperoleh saat SMA. Karena beberapa kali guru nggak masuk kelas, jam pelajarannya dilewatkan dengan main gitar dan nyanyi bareng sekelas. Ternyata gitar aja nggak cukup, perlu instrumen lain. Kebetulan di ruang guru ada keyboard yang jarang dipakai. Mulailah ngoprek keyboard, nggak ada yang ngajarin, cuman belajar chord dari majalah (lupa majalah apa ya). Setelah lulus SMA, nggak pernah lagi menyentuh keyboard (kecuali keyboard komputer yang disentuh rata2 10 jam setiap hari :P)
Setelah ngobrol-ngobrol dengan teman-teman DyCoders, ternyata banyak juga yang bisa main alat musik. Dan kebetulan, seleranya sama, gak jauh-jauh dari rock, terutama classic rock. Setelah ngobrol-ngobrol, ternyata bisa lengkap komposisinya buat nge-jam bareng.
- Iman pada lead guitar,
- Arie pada bass,
- Yanwar pada guitar,
- Rebby pada drum,
- Gue coba pegang keyboard dan masih belajar. Mudah2an bisa jadi lead vocal juga :)
DyBand? Itukah nama band kami? Nggak juga, itu cuman nama yang sempat terlontarkan. We're not trying to be a professional band. Rasanya belum kepikiran ganti profesi jadi celebritis, masih betah ngoding.
Untuk sementara, Iman dan gue coba nge-jam bareng. Masih kacau abis, but we try. Here are the photos.

Iman - Yamaha guitar. Andri - Medeli keyboard. Mau beli keyboard Yamaha, mahal euy.

Lagi ngulik White Lion - Till Death Do Us Apart
Itulah sekelumit kegiatan lain selain melototin layar komputer tiap hari.
Kayaknya INDC perlu ngadain jam session nih, selain technical gathering :) Gue yakin banyak geeks INDC yang bisa main musik. Sebagai contoh, om Rully yang udah megang Ibanez (btw, beli dimana Rul? kayaknya mahal ya ;) ). Siapa tahu bisa lahir musisi berkualitas.
That's it. Keep rock and roll.