9 April 2009 adalah hari bersejarah. Indonesia merayakan sesuatu yang luar biasa. Pada hari itu seluruh rakyat Indonesia, well...mungkin tidak seluruhnya tapi sebagian besar, berbondong-bondong menuju ke suatu tempat yang sama, kemanakah mereka? Mungkinkah bangsa Indonesia sedang merayakan Ulang Tahun seorang anak manusia sekaligus putra Indonesia? Mungkin saja, tapi yang pasti, pada hari itu Indonesia sedang merayakan sebuah pesta demokrasi,
Pemilihan Umum Legislatif 2009. Suatu hari dimana rakyat Indonesia
menggunakan hak pilihnya untuk memilih partai politik dan calon wakil
rakyat, dan calon DPD.
27 tahun lalu, tepatnya hari Jumat dini hari, lahir seorang Homo Sapiens di negeri Nusantara ini. Kicking, Crying, and Screaming ketika ia menembus alam dunia fana ini. Mungkin awalnya ia menangis dan bertanya, "why I have to be born to this world". Tapi selama 27 tahun hidupnya, tak sedikitpun ia menyesal, malah bersyukur. From his perspective, many great things he've done. Walaupun semuanya masih belum cukup, but still..ia bersyukur.
He is Andri Yadi, a geeky technopreneur that trying to do something big with his startup and his life. Datang dari keluarga dengan ekonomi menengah dan dari kampung antah beranta (yang cukup lama dilupakan oleh negeri kita tercinta, sampai akhirnya menjadi Provinsi sendiri), tidak membuatnya merasa kecil hati dan patah semangat. Hampir selalu memperoleh peringkat pertama (dan hanya 2 kali peringkat kedua) sejak SD sampai SMA, dan ditutup dengan pencapaian Cumlaude sewaktu kuliah di sebuah kampus ternama, adalah pencapaian yang berharga dalam hidupnya. Walaupun lapangan pekerjaan terbuka lebar, ia memilih menjadi pengusaha sesaat setelah lulus. Walaupun awalnya berdarah-darah, but still he enjoys his life as an entrepreneur.
Memilih antara hidup sebagai karyawan di perusahaan ternama dengan gaji besar, atau memulai usaha dari nol dengan awal yang berdarah-darah, tentunya sebagian besar orang akan memilih pilihan pertama. Tapi tidak baginya. Pernah hidup pas-pasan dan hilang dari peredaran di masa awal pendirian perusahaannya, tidak membuat semangatnya surut untuk tetap melanjutkan hidup sebagai pengusaha. To him, money (and all kind of rewards) is a consequence, not an objective. Hidup sebagai entrepreneur membuat seseorang menjadi lebih matang, tolerir, sabar, dan berkemampuan untuk problem solving yang lebih baik. Entrepreneurship is one of the hardest yet most rewarding personal journeys we can take.
Salah satu pencapaian penting di umur 26 tahun adalah Microsoft MVP award, yang diterima pada bulan Juli 2008. Di-recognize dan diberikan award sebagai Microsoft MVP untuk teknologi VSTO, satu-satunya di Indonesia kala itu (dan sampai hari ini), adalah suatu kebanggaan yang luar biasa. Lihat cerita selengkapnya di sini.
Jika kebayakan orang bersuka ria di hari ulang tahunnya, bagi Andri, ulang tahun kali ini lebih membawa kesedihan. Kenapa? Karena baginya, begitu banyak yang masih harus dilakukan, tapi semakin sedikit jatah umur yang ada. Lihat saja entrepreneur-entrepreneur besar dunia, yang sudah bisa dibilang berhasil di usia rata-rata 24-25 tahun. Di usianya sekarang, Andri merasa masih belum terlalu terarah dalam berkarya, masih banyak distraction dalam jalannya. But still, he's thankful for all achievements he had so far. Hopefully, he will find that true path in the near time. Mudah2an dalam waktu dekat, akan ada sesuatu yang "wow" darinya. Tunggu saja.
Di ulang tahunnya yang ke-27 ini, Andri ingin berterima kasih kepada Tuhan untuk 27 tahun hidup yang luar biasa, mudah2an masih ada tahun-tahun mendatang baginya untuk tetap berkarya. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu, sepasang orang tua yang luar biasa hebatnya, yang telah memberi kelahiran, memberi kasih sayang dan pelajaran hidup. Terima kasih juga kepada semua teman-teman yang telah menambahkan makna dalam kehidupan.
Terima kasih yang luar biasa dan amat dalam atas semua ucapan, harapan, dan doa dari teman-teman di Facebook. Mohon maaf jika tidak bisa dibalas satu persatu. Untuk makan-makan, mudah2an kita bisa schedule-kan satu persatu :)




Thanks to Facebook for a great wall :)
And special thanks to someone special for this delicious cake and other presents. I love you.

Terima kasih Indonesia, yang telah ikut merayakan Ulang Tahun kali ini.