This Blog

Syndication

News

Awards

Microsoft MVP Logo
Grab this badge here!

Certificates

Transcript ID#: 6724122
Brainbench ASP.NET Certificate
 
Brainbench ASP.NET 2.0 Certificate
 
Brainbench .NET Framework 2.0 Certificate

Ahmad Masykur

var myObject = { "languages" : [ "C#", "VB.NET", "ASP.NET", "Javascript", "SDCC", "Assembler" ] }; //
  • Menampilkan SharePoint List dalam Datasheet View Tanpa Microsoft Office 2007 / 2010

    Salah satu fitur menarik di SharePoint 2010 adalah Datasheet View. Kita bisa mengedit list seperti bekerja dengan MS Access. Namun untuk menggunakan Datasheet view harus memiliki Microsoft Office 2007 / 2010 yang terinstall di client. Jika tidak maka akan muncul pesan sebagai berikut.

    The list cannot be displayed in Datasheet view for one or more of the following reasons:

    • A datasheet component compatible with Microsoft SharePoint Foundation is not installed.
    • Your Web browser does not support ActiveX controls.
    • A component is not properly configured for 32-bit or 64-bit support.

    image

    Untuk mengatasi masalah tersebut, install 2007 Office System Driver yang dapat diunduh cuma-cuma dari sini.

    Setelah selesai install, restart IE dan buka lagi list kemudian pilih Datasheet View, maka kita bisa lebih mudah mengedit list seperti mengedit di MS Access.

    image

    Semoga bermanfaat

    Share this post: | | | |
    Posted Jul 05 2011, 11:22 AM by cahnom with no comments
    Filed under:
  • Merubah String Jadi FirstCap

    Sekedar buat catatan pribadi saja, berikut adalah cara mudah untuk membuat string FirstCap di .NET adalah dengan memanfaatkan object TextInfo. Salah satu contoh implementasinya untuk menuliskan nama orang dalam email.

    private void SendMail(MailAddress to) { MailMessage mail = new MailMessage(new MailAddress("myemail@masykur.web.id", "Ahmad Masykur"), to); mail.CC.Add("myemailcc@masykur.web.id"); string recipientName = System.Globalization.CultureInfo.InvariantCulture.TextInfo.ToTitleCase(to.DisplayName.ToLower()); mail.Body = "Dear " + recipientName + ",\n\nYour email body here.\n\nRegards,\n\nAhmad masykur"; mail.IsBodyHtml = false; mail.ReplyTo = new MailAddress("myemail@masykur.web.id", "Ahmad Masykur"); mail.Subject = "Invoice"; SmtpClient smtp = new SmtpClient("mail.mydomain.com"); System.Net.NetworkCredential credential = new System.Net.NetworkCredential(@"domain\myloginID", "myp@ssw0rd"); smtp.Credentials = credential; smtp.Send(mail); }
    Semoga catatan ini bisa bermanfaat.
    Share this post: | | | |
    Posted May 23 2011, 10:48 AM by cahnom with no comments
    Filed under:
  • Invoke ASP.NET Web Services dari jQuery 1.5

    Kali ini saya akan sharing singkat saja mengenai bagaimana melakukan invoke ASP.NET Web Services menggunakan jQuery 1.5. Mungkin ada pertanyaan kenapa saya cantumkan versi jQuery. Di sini karena option yang digunakan spesifik untuk jQuery 1.5.x, untuk jQuery 1.4.x dapat menggunakan mekanisme yang mirip, namun tidak saya jelaskan di sini.

    Pertanyaan lain kenapa kita harus menggunakan jQuery, toh bisa langnsung diregister di ScriptManager dan panggil selayaknya method biasa? Memang benar, dengan meregister service kita di ScriptManager, kita dengan mudah memanggil web services seperti memanggil method biasa. Namun ada ongkos yang harus dibayar dibalik kemudahan itu. ScriptManager akan membuat javascript proxy untuk membungkus web service method supaya bisa dipanggil selayaknya method di C#. Proxy ini akan didownload terpisah sehingga membutuhkan rountrip ke server yang tentu saja response time lebih lama.

    Di jQuery, ada satu fungsi untuk melakukan panggilan ke AJAX services yaitu $.ajax. Sebagai contoh, kita buat WebService sebagai berikut.

    [System.Web.Script.Services.ScriptService] public class MyService : System.Web.Services.WebService { [WebMethod] [ScriptMethod(ResponseFormat = ResponseFormat.Json)] public Employee GetEmployee(int employeeId) { return new Employee { EmployeeId = employeeId, EmployeeName = "Fulan bin Fulan", HireDate = new DateTime(2011, 1, 1) }; } } public class Employee { public int EmployeeId { get; set; } public string EmployeeName { get; set; } public DateTime HireDate { get; set; } }

    Halaman HTML-nya kita buat sebagai berikut.

    <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" > <head runat="server"> <title></title> </head> <body> <form> <div> <label for="">ID karyawan:</label> <input type="text" id="EmployeeID" /> <input type="button" id="Tampilkan" value="Tampilkan"/> <div id="Display"> <div id="EmpID"></div> <div id="EmpName"></div> <div id="EmpHireDate"></div> </div> <script type="text/javascript" src="Scripts/jquery-1.5.min.js"></script> <script type="text/javascript"> $("#Tampilkan").click(function() { var employeeId = parseInt($("#EmployeeID").val()); $.ajax("MyService.asmx/GetEmployee", { data: "{ \"employeeId\": " + employeeId + "}", dataType: "json", type: "POST", contentType: "application/json", success: function(result) { $("#EmpID").text("ID : " + result.d.EmployeeId); $("#EmpName").text("Nama :" + result.d.EmployeeName); $("#EmpHireDate").text("Tanggal gabung : " + result.d.HireDate); } }); }); </script> </div> </form> </body> </html>

    Kita simak contoh kode di atas. Pada property data, data harus dalam format JSON string, jika masih berupa JSON object, harus diserialize terlebih dahulu ke dalam string. Di bagian success: function(result), pembacaan data harus melalui property d, hal ini karena response dari ASP.NET Web Services selalu berada di dalam property d. Setelah dijalankan akan tampil sebagai berikut

    image

    Dari gambar di atas, kenapa tanggalnya berupa kode angka? Hal ini disebabkan karena tanggal dalam JSON format ASP.NET direpresentasikan dalam tick yang berupa integer. Untuk menterjemahkan ke dalam tanggal yang sebenarnya kita perlu converter. Ubah kodenya sedikit dengan menambahkan option converters menjadi seperti kode berikut. Dengan converters kita juga bisa menghilangkan property d untuk mempermudah pembacaan di bagian sucess.

    $("#Tampilkan").click(function() { var employeeId = parseInt($("#EmployeeID").val()); $.ajax("MyService.asmx/GetEmployee", { data: "{ \"employeeId\": " + employeeId + "}", dataType: "json", type: "POST", contentType: "application/json", converters: { "text json": function(data) { var msg; // replace date pattern with date initialization data = data.replace(/\"\\\/Date\((\d+)\)\\\/\"/g, "new Date($1)"); // use internal browser JSON function if available if (typeof (JSON) !== 'undefined' && typeof (JSON.parse) === 'function') { msg = JSON.parse(data); } else { msg = eval('(' + data + ')'); } if (msg.hasOwnProperty('d')) return msg.d; else return msg; } }, success: function(result) { $("#EmpID").text("ID : " + result.EmployeeId); $("#EmpName").text("Nama : " + result.EmployeeName); $("#EmpHireDate").text("Tanggal gabung : " + result.HireDate); } }); });

    Dengan cara tersebut kita bisa menghindari penggunaan ScriptManager di dalam page guna meningkatkan performance aplikasi web, karena hanya script yang diperlukan saja yang akan didownload ke client. Setelah diubah, hasilnya sebagai berikut.

    image

    Semoga bermanfaat

    Share this post: | | | |
  • DotNetNuke Module Template C# untuk Visual Studio 2010

    Bagi Anda yang ingin membuat module DotNetNuke di Visual Studio 2010 dengan C#, Anda dapat menggunakan template yang dapat diunduh dari http://dnnmodule.codeplex.com/

    Template ini hanya mendukung DNN versi 5 ke atas dan hanya menyediakan template dengan bahasa C#. Beberapa fitur yang disediakan diantaranya:

    • Menyediakan satu contoh dengan controls edit dan setting.
    • Termasuk di dalamnya class Template Base, Util dan Module Controller
    • Mudah untuk menambahkan menu item sendiri dari mana saja menggunakan class Base Module.
    • Semua folder sudah diatur sebagaimana mestinya sehingga Anda tidak butuh lagi local website project di dalam solution.
    • Termasuk di dalamnya file Local Resource.
    • Termasuk di dalamnya contoh DataProvider dan Uninstall DataProvider.
    • Termasuk di dalamnya manifest yang sudah disesuaikan untuk DNN versi 5.0. Siap untuk dipaket atau diimpor apa adanya.
    • Termasuk contoh License, Release notes dengan dukungan XHTML.
    • Bebas digunakan, sumber terbuka. Kode sumber dapat diunduh, atau Anda bisa juga langsung menginstall paket file template (.vsix).
    • Modul buatan Anda siap untuk di-build, debug atau dipaket dalam waktu kurang dari satu menit.

    Untuk memasangnya cukup mudah. Download paket terbaru dari codeplex dan jalankan file .vsix tersebut.

    image 

    Klik tombol Install. Dalam hitungan detik, porses instalasi sudah selesai

    image

    Tutup semua Visual Studio 2010 yang sedang terbuka, keudian jalankan kembali supaya template dapat digunakan.

     

    Pembuatan Project dari Template DotNetNuke.

    Untuk membuat Project dari Template DotNetNuke, ikuti langkah-langkah berikut:

    • Buka Visual Studio 2010
    • Pada Start Page, Pilih New Project…
      image
    • Navigasi ke Installed Templates
    • Pilih Visual C# dari daftar, kemudian pilih DNNMOdule
    • Masukkan nama project Anda dengan teliti, nama ini yang akan menjadi nama module
      image
    • Klik tombol OK. Anda akan mendapatkan project module DNN secara lengkap.
      image

     

    Memulai Pembuatan Kode

    Setelah template berhasil dibuat, Anda akan melihat struktur project seperti gambar di atas. Untuk memulai pembuatan kode, ikuti langkah-langkah berikut.

    • Asumsi nama module adalah CahnomGallery, ganti nama file DNNModule.dnn menjadi CahnomGallery.dnn
    • Klik ganda (buka) file CahnomGallery.dnn dan ganti teks DNNModule dengan CahnomGallery
    • Cari direktori tempat DNN diinstall. Klik kanan pada Project di jendela Solution, kemudian pilih properties.
    • Pada jendela project properties, navigasi ke tab Build Events. Pada isian Build Events, ganti path C:\Inetpub\DNN5.2 dengan path yang sesuai dengan tempat instalasi DNN Anda.
      image
    • Sekarang Anda dapat menge-build project dan tiap kali proses build selesai, module dan semua file yang dibutuhkan akan disalin ke direktori instalasi DNN Anda di bawah folder DesktopModules/CahnomGallery (atau sesuai dengan nama module Anda).

    Pemasangan Module DNN untuk Pertama Kali

    Module DotNetNuke tidak serta merta dapat digunakan setelah di-build atau disalin ke direktori DesktopModules. Module harus dipasang/install terlebih dahulu. Untuk memasang module, bisa menggunakan dua cara

    • Cara pertama, gunakan DNNPackager untuk membuat paket instalasi module Anda. Module dipasang menggunakan antarmuka instalasi standar.
    • Cara kedua, gunakan import manifest pada DNN untuk mengimport file CahnomGallery.dnn

    Debugging Modile

    DotNetNuke dibuat dengan VB dan module template menggunakan C# untuk koding. Pertanyaan yang mungkin ada di benak pembaca adalah bagaiman cara debuggingnya. Untuk melakukan debugging, Anda dapat melakukannya dengan cara attach process dari Visual Studio melalui menu Debug --> Attach to Process. Referensi lengkap bisa baca di http://msdn.microsoft.com/en-us/library/c6wf8e4z.aspx

    Catatan: Fitur attach to process hanya ada di Visual Studio edisi Professional, Premium dan Ultimate.

    Kini Anda siap untuk membuat module DotNetNuke dengan bahasa C#. Selamat berkreatifitas.

    Share this post: | | | |
    Posted Dec 15 2010, 10:54 PM by cahnom with no comments
    Filed under:
  • Microsoft Technology Update di UIN Syarif Hidayatullah

    Alhamdulillah hari Sabtu 30 Oktober kemaren sudah berbagi ilmu dalam acara Microsoft Technology Update UIN Syarif Hidayatullah. Dalam acara yang dihadiri kurang lebih 120 orang dari mahasiswa dan umum, saya menyampaikan materi dengan tema “See the beauty of the web with Internet Explorer 9”. Saya mendemokan fitur-fitur baru di Internet Explorer 9 beserta bagaimana memprogram HTML5 untuk IE9.

    flyer_2010-10-30_jakarta

    Pagi hari setelah pembukaan oleh panitia dan ketua MUGI, Naren menyampaikan tema Windows Phone 7. Naren memaparkan bagaimana membuat aplikasi Windows Phone 7 dengan Visual Studio serta memberikan wacana kepada mahasiswa bahwa peluang usaha dan karir di bidang ini masih terbuka lebar.

    uin_2010-10-30_14.uin_2010-10-30_07

    Berikutnya saya menyampaian tema Web dengan IE9. Beberapa fitur baru dan menarik di IE9 saya demokan beserta cara pembuatannya menggunakan Visual Studio.

    uin_2010-10-30_16
    uin_2010-10-30_01uin_2010-10-30_08
    uin_2010-10-30_02uin_2010-10-30_04

    Antusiasme peserta terutama para mahasiswa yang semangat belajar dan keingintahuannya cukup tinggi.

    uin_2010-10-30_03uin_2010-10-30_15

    Masih seputar web dan teknologinya, Eriawan mencoba mendemokan bahasa F# dan cotoh implementasi mengunakan Silverlight.

    uin_2010-10-30_12uin_2010-10-30_06

    Setelah di pagi hari kenyang dengan makanan koding ASP.NET, C# (WP7) dan F# dari developers, dilanjutkan dengan makan siang dan sholat tentunya. Lutfie dan Barra memaparkan hal yang tidak kalah menariknya yaitu Microsoft Virtualization.

    uin_2010-10-30_13

    Berikutnya adalah Rudolf dan Agusto yang menyajikan SharePoint  sebagai enterprise web portal.

    uin_2010-10-30_17

    Terakhir Zikri dengan gaya santai menyajikan Exchange 2010 dengan ramuan yang sedap.

    Foto-foto di atas saya ambil dari:

    http://www.facebook.com/album.php?aid=252098&id=540709167

    http://www.facebook.com/album.php?aid=31455&id=159865430721112&l=c0567cc256

    Slide powerpoint dapat dilihat di

    Share this post: | | | |
    Posted Nov 03 2010, 11:01 PM by cahnom with 2 comment(s)
    Filed under: , ,
  • Visual Studio 2008 Hang Saat Membuka HTML Desain View

    Semenjak keluarnya Visual Studio 2010 saya tidak lagi menggunakan Visual Studio 2008. Sekitar 2 minggu yang lalu saya mendapatkan pekerjaan yang mengharuskan penggunaan Visual Studio 2008. Selama kurun waktu 2 minggu tersebut saya selalu mendapatkan masalah dengan Visual Studio 2008, padahal terakhir menggunakannya tidak ada masalah sama sekali. Tiap kali buka HTML desain view, Visual Studio selalu hang. Ketika membuat CSS dan mengeset beberapa attribute component di HTML source view juga hang. Karena dikejar waktu, saya tidak mempedulikan masalah tersebut selama masih bisa ngetik menggunakan Notepad++ dan build menggunakan Visual Studio. Seiring dengan berjalannya waktu, koding dengan cara seperti ini tentunya menghambat pekerjaan. Lebih baik meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu akar permasalahannya.

    Hampir seharian kemaren saya cari akar permasalahan dari Visual Studio 2008 saya. Kecurigaan awal berkaitan dengan plug-ins Resharper dari JetBrain dan CodeRush dari DevExpress yang terpasang bersamaan. Keduanya merupakan tool analisis yang “mungkin” saling bentrok satu sama lainnya. Saya coba Unload CodeRush, ternyata masalah masih terjadi. Kemudian saya Suspend Resharper, kejadian masih sama. Saya juga coba jalankan Visual Studio modus safemode dengan menjalankan devenv.exe /safemode di command prompt, hasilnya masih sama.

    Setelah semua cara saya coba, akhirnya harus mengeluarkan jurus terakhir yaitu cari solusinya di Internet. Dengan sedikit kesabaran, akhirnya saya temukan halaman dukungan teknis dari Microsoft. Dalam halaman tersebut disebutkan masalah Visual Studio 2008 yang hang ketika membuka HTML desain view disebabkan oleh upgrade Office 2007 ke Office 2010 di Sistem Operasi 64-bit. Masalah ini tidak ditemukan di OS 32-bit. Masalah disebabkan oleh uninstaller komponen MSXML5 dari Office 2007 versi 32-bit yang tidak tepat.

    Pemecahan masalah ini dapat dilihat di http://support.microsoft.com/kb/2022915

    Semoga catatan ini bisa bermanfaat bagi yang lain.

    Share this post: | | | |
    Posted Aug 15 2010, 09:30 AM by cahnom with 2 comment(s)
    Filed under: ,
  • jQuery Mobile

    John Resig satu jam yang lalu telah mengumumkan hasil karyanya yang terbaru yaitu jQuery Mobile (http://jquerymobile.com/). jQuery mobile merupakan framework javascript layaknya jQuery pada desktop namun khusus ditargetkan untuk mobile device seperti iPad, iPhone, Blackberry, Symbian, Android, dll.

    image

    Dengan menggunakan jQuery kita bisa membuat aplikasi web yang multi platform, tidak tergantung pada piranti keras tertentu. Dengan kode yang sama, aplikasi web kita bisa jalan di hampir semua piranti mobile yang populer saat ini. Framework ini juga telah mendukung penggunaan layar sentuh, sehingga aplikasi kita bisa mengoptimalkan device yang ada.

    Saat ini jQuery mobile masih dalam tahap development. Diharapkan akhir tahun ini sudah dapat dimanfaatkan untuk penggunaan secara luas.

    image

    Saatnya melirik aplikasi web mobile sebagai target belajar berikutnya. Selamat belajar.

    Share this post: | | | |
    Posted Aug 14 2010, 04:25 AM by cahnom with 1 comment(s)
    Filed under: ,
  • Apakah Besok Sudah Masuk Tanggal 1 Ramadhan 1431H

    Hari ini saya sedang mencari informasi mengenai tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari apa. Nge-bing sana sini dapat beberapa informasi. Namun saya cari informasi resmi dari departemen agama belum ada.

    Dulu sempat belajar ilmu namun karena kitab ada di rumah, jadi gak bisa ngitung. Iseng-iseng buka SQL Server ternyata SQL Server 2005 sudah mendukung kalender hijriah. Sekarang dicoba query dengan SQL Server didapat sekarang masih tanggal 29/08/1431 H berarti besok pagi belum masuk bulan Ramadhan. Query dilakukan setelah waktu shalat maghrib yang berarti sudah ganti tanggal, sehingga sampai besok maghrib baru ganti hari.

    Berikut adalah query yang saya gunakan untuk mengetahui tanggal sekarang.

    select CONVERT(nchar, GETDATE(), 131) GO ------------------------------ 29/08/1431 7:04:27:273PM (1 row(s) affected)

    Note: perhitungan di SQL Server ini masih memiliki kesalahan karena tidak perhitungan tanggal seperti tanggal masehi yang mana ganti tanggal saat tengah malam. Jadi tadi siang dan malam ini menghasilkan tanggal hijriah yang sama.

    Share this post: | | | |
    Posted Aug 09 2010, 07:12 PM by cahnom with no comments
    Filed under: ,
  • IE9 Developer Tools

    Kemaren pagi Naren telah menulis dalam blognya Rilis Internet Explorer 9 - Platform Preview 3. Setelah dicoba memang benar bahwa IE9 preview 3 jauh lebih kenceng dibangkan versi sebelumnya. Sebagai software developer tentunya penasaran apa sih yang bisa dimanfaatkan dari IE9?

    Seperti pada IE8, IE9 juga membawa tool bawaan untuk developer yaitu IE Developer Tools. Tools ini sangat bermanfaat bagi saya untuk mendebug baik layout DOM, javascript dan melakukan profiling javascript. Saya tidak akan bahas fitur yang telah ada di IE8 namun hanya menekankan pada fitur baru di IE9 bagi developer. Pada IE9 terdapat fitur baru di IE Developer Tools yaitu Network capture, yang sebelumnya saya menggunakan HTTPWatch untuk melakukan hal yang sama. Fitur ini sangat berguna untuk mengetahui request yang terjadi antara browser dengan server.

    image

    Beberapa manfaat yang dapat diambil dari Network capture adalah.

    1. Mengetahui response time masing-masing request. Berguna untuk mengetahui performance dari halaman web, menganalisis apa yang menyebabkan performance halaman jadi lambat.
    2. Mengetahui status code masing-masing request. Berguna untuk mengecek bilamana ada salah satu request yang gagal (http status 404, 500, dll).
    3. Mengintip isi request dan response HTTP. Ini sangat berguna bila kita membangun halaman web berbasis AJAX.

    Demikian paparan singkat mengenai tool baru yang datang bersama IE9. Semoga bermanfaat.

    Share this post: | | | |
    Posted Jun 25 2010, 06:01 AM by cahnom with 1 comment(s)
    Filed under:
  • Windows Live Essentials

    Microsoft just unveiled the new Windows Live Essentials and the role it plays in completing the Windows experience. Essentials is a suite of free software and services which includes Messenger, Mail, Writer, Photo Gallery, and Movie Maker – as well as Sync and Family Safety.

    We all take a lot of photos and videos that we love to share. Windows Live Photo Gallery and Movie Maker now comes with intuitive tools for organizing photos and movies, in addition to providing consumers with the tools to polish and then share their content online. Some of my favorites include:

    - Photo Fuse.  Allowing you to take the best parts of similar photos and fuse them together into one “perfect” photo

    - Retouch. A great new feature which allows you to get rid of blemishes, scratches, bruises and stains on photos in a few clicks

    - Precision Video and Audio Editing.  Make it so simple for you to find  the sweet spot for each video or audio clip

    - High-Definition Formats (720p and 1080p). Now you can make your movies look even more polished and professional

    Finally, a new tool introduced in the Windows Live Essentials family, Windows Live Sync. With Sync, you can access your files and folders on the web – even if your PC is offline.

    Learn more about the new Windows Live Essentials at http://www.windowslivepreview.com

    Share this post: | | | |
  • Tahukah Anda: Microsoft Mempublikasikan Banyak Tips Bermanfaat di ScriptJunkie

    Bagi yang berkecimpung dengan dunia web programming, tentunya tidak lepas dengan JavaScript. Kita bisa saja cari library yang didapat dari hasil nge-bing, namun apakah kode kita bisa dengan tepat diterapakan di ASP.NET? Lalu di mana kita bisa dapatkan referensi JavaScript yang sesuai? Anda tidak perlu kawatir, Microsoft telah banyak mempublikasikan tips yang bermanfaat di http://j.mp/9pYRaK

    Selamat menikmati.

    Share this post: | | | |
    Posted Jun 15 2010, 10:00 PM by cahnom with 1 comment(s)
    Filed under:
  • Membuat Aplikasi Bisnis Semakin Mudah dengan HTML5

    HTML semakin berkembang seiring dengan perjalanan waktu. HTML yang dulunya hanya digunakan untuk teks statis, kini sudah menjadi sebuah sarana membuat aplikasi yang mumpuni. Spesifikasi HTML  yang saat ini banyak digunakan adalah HTML 4 yang dipublikasikan pertama kali pada tahun 1997.

    Lebih dari 10 tahun HTML4 menjadi standar web. Kini hadir teknologi web baru yang merupakan pengembangan dari HTML4, yaitu HTML5. Pada HTML4 kita bisa membuat form dengan menggunakan kotak teks (textbox) yang mana untuk membuat validasi jenis data kita harus menanganinya sendiri. Dengan HTML5, hampir semua jenis kotak masukan (input box) sudah tersedia. Spesifikasi (draft) lengkap mengenai kotak masukan dapat dilihat di:

    http://www.whatwg.org/specs/web-apps/current-work/multipage/the-input-element.html

    Dengan demikian kita tidap perlu membuat sendiri validasi untuk jenis data yang sudah umum.

    Share this post: | | | |
  • Upload dan Install Skin pada DNN 5

    Instalasi skin di DNN 5 berbeda dengan versi sebelumnya. Pada DNN 5, skin dan modul disebut sebagai extension. Untuk mengupload skin, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Login sebagai Host
    2. Masuk menu Host > Extensions. Anda akan melihat semua extension termasuk skin yang sudah terinstall.
      SKIN package list 
    3. Gulung layar sampai ke bawah dan klik tombol Install Extension Wizard
    4. Pada halaman Install Extension, tekan tombon Browse dan pilih paket skin yang akan dipasang. Kemudian klik tombol Next  
      Browse DNN skin package 
    5. Anda akan dapatkan informasi paket skin yang akan dipasang. Kemudian klik tombol Next  
      image
    6. Di halaman Release Notes akan tampil informasi catatan khusus untuk rilis paket skin tersebut. Perhatikan dengan seksama apakah skin yang diupload sudah sesuai dengan versi DNN yang dipasang. Selanjutnya klik tombol Next  
      image
    7. Halaman terakhir merupakan halaman persetujuan dari pihak pembuat SKIN. Centang Accept License jika Anda setuju dan kemudian klik tombol Next  
      image
    8. Setelah semua langkah diikuti, Anda akan dapatkan laporan mengenai status dari instalasi. Jika semuanya sukses, Anda bisa gunakan skin tersebut melalui menu Admin > Skins.

    Untuk menggunakan Skin yang sudah diupload, masuk menu Admin > Skins dan ikuti langkah-langkah berikut.

    1. Pilih skin yang diinginkan pada combobox
      image 
    2. Klik Apply pada salah satu layout yang tersedia
      image
    3. Sekarang skin sudah terpasang dan dapat dilihat hasilnya.
      image

    Demikian tutorial singkat mengenai pemasangan skin DNN 5. Semoga bermanfaat.

    Share this post: | | | |
    Posted May 19 2010, 07:19 AM by cahnom with no comments
    Filed under:
  • Materi Presentasi ASP.NET 4.0 and JavaScript di Innovation Day 2010

    Bagi yang tidak sempat mengunjungi presentasi saya di Innovation Day 2010. Saya sudah unggah materi presentasi dan proyek Visual Studio 2010.

    Presentasi saya dapat dilihat di sini sedangkan proyek Visual Studio 2010 dapat diunduh di

    Terdapat lima materi pokok dalam proyek tersebut diantaranya:

    • Microsoft Ajax Template. Merupakan template engine yang hingga preview 6 (sebelum RTM) masuk ke dalam core Microsoft Ajax. Saat keluar versi RTM, template engine ini dipindah ke AjaxControlToolkit. Pemindahan ini dengan alasan bahwa semua client library akan difokuskan ke jQuery. Sumber: http://stephenwalther.com/blog/archive/2010/03/16/microsoft-jquery-and-templating.aspx
    • jTemplate. Merupakan template engine berbasis plug-in jQuery. Plug-in ini cukup sederhana namun dapat memenuhi sebagian besar kasus yang pernah saya hadapi di proyek nyata.
    • ScriptManager improvement. Beberapa perbaikan ScriptManager dibandingkan dengan versi 3.5. Referensi lengkap dapat dibaca di ASP.NET 4.0 ScriptManager Improvements - Infinities Loop
    • Microsoft CDN. Dengan adanya CDN, aplikasi web kita dapat cepat diakses dari segala penjuru dunia. Semua static script (termasuk Microsoft Menu, Microsoft Ajax, jQuery, dll) diambil dari server CDN yang tersebar di semua belahan dunia. User yang mengakses web akan mendownload static script tersbut dari CDN terdekat, bukan dari web server termpat aplikasi di-host.
    • HTML5. Merupakan standar baru HTML masa depan yang mendukung aplikasi web lebih interaktif dan tampilan pengguna yang lebih kaya. Materi yang berkenaan dengan HTML5 yang menampilkan jam analog dengan canvas dan memutar video tanpa plugins dengan tag video. Format video yang didukung sebagian besar browser modern adalah format MPEG-4 (H-264), namun Firefox hanya mendukung format Ogg. Saya gunakan video sample yang ada di Windows (.wmv), namun format video tersebut tidak didukung oleh HTML5. Untuk mengkonversi .wmv ke MPEG-4, saya gunakan Microsoft Expression Encoder 3. Sedangkan untuk dapat mengkonversi format video ke dalam Ogg, saya gunakan layanan online http://media-convert.com/. Selain layanan online, Anda bisa gunakan piranti lunak gratis Miro Video Converter (Windows Macintosh).

    Untuk dapat menjalankan proyek ini secara keseluruhan, diperlukan web server. Jika Anda mengunakan IIS7, tidak ada setting tambahan di web server karena setting dilakukan di file web.config. Jika Anda menggunakan IIS6, Anda perlu mensetting Mime-Type supaya browser mengenali mime-type file video.

    Share this post: | | | |
  • Ke Manakah MicrosoftAjaxTemplates?

    ASP.NET Ajax 4 telah rilis bersamaan dengan keluarnya Visual Studio 2010 pada tanggal 12 April 2010. Pada rilis sebelumnya (preview 6), ASP.NET Ajax memiliki fitur yang sangat saya tunggu untuk jadi versi RTM. Fitur tersebut adalah ASP.NET Ajax client template. Fitur ini memungkinkan kita untuk membuat kontrol yang cukup kompleks di sisi client (JavaScript). Setelah menginstall Visual Studio 2010, berharap fitur tersebut telah stabil dan bisa digunakan di production.

    Ada sedikit kebingungan yang saya dapatkan. Ke manakah MicrosoftAjaxTemplates? Apakah telah direname atau dimasukkan dalam library yang lain? Setelah menjalankan reflector dan membongkar assembly System.Web.Extensions ternyata tidak satupun kode untuk client template terdapat di sana. Saya dapat informasi dari Senior Program Manager di Microsoft, Steven Walther. Berikut adalah kutipan dari blog Steven Walter tentang Microsoft, jQuery, and Templating.

    We are moving the ASP.NET Ajax Library into the Ajax Control Toolkit. If you currently use ASP.NET Ajax Library client templates, client data-binding, or the client script loader then you can continue to use these features by downloading the Ajax Control Toolkit.

    Be aware that our focus with the Ajax Control Toolkit is server-side Ajax.  For client-side Ajax, we are shifting our focus to jQuery. For example, if you have been using ASP.NET Ajax Library client templates then we recommend that you shift to using jQuery instead.

    ASP.NET Ajax 4 versi RTM tidak membawa serta MicrosoftAjaxTemplates ke dalam MicrosoftAjax, melainkan memindahkannya ke dalam AjaxControlToolkit. Sebagai gantinya, kita harus menggunakan AjaxControlToolkit untuk dapat menggunakan MicrosoftAjaxTemplate atau menunggu proposal Steven Walther disetujui masuk dalam jQuery.

    Share this post: | | | |
More Posts Next page »