Spam adalah penyalahgunaan dalam penampilan berita elektronik untuk pengiriman berita iklan dan keperluan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna web (http://id.wikipedia.org/wiki/Spam). Sering kali kita mendapatkan email spam.
Dari mana email spam itu berasal? Bagaimana si pengirim spam mengetahui alamat email kita? Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh pengirim email spam untuk mendapatkan alamat email. Salah satu cara yang banyak digunakan adalah dengan mencari pola email dari halaman-halaman yang dipublikasikan. Pola emal sangat unik yaitu nama@domain sehingga dengan mudah dikenali bahwa itu adalah alamat email. Dengan menggunakan robot untuk membaca halaman-halaman web yang saling berkaitan, digunakan regular expression sederhana maka semua alamat email dalam satu halaman dapat diambil oleh si pengirim spam.
Untuk menanggulangi pembacaan alamat email oleh spam dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu cara adalah dengan mengubah tulisan yang masih bisa dipahami oleh manusia tapi tidak terbaca oleh robot. Perubahan tulisan yang umum digunakan adalah emailku@domainku.web.id ditulis menjadi:
- emailku[at]domainku[dot]web[dot]id
- emailkuNOSPAM@domainku.web.id (dengan menambahkan keterangan "hilangkan NOSPAM")
- emailku^at^domainku.web.id
- dan lain sebagainya.
Dengan merubah penamaan alamat email, minimal mengurangi jumlah robot yang bisa membaca alamat email yang dipublikasikan tersebut. Namun robot yang lebih cerdas juga dapat membaca pola-pola yang umum tersebut. Salah satu trik untuk melindungi publikasi alamat email dari spam robot adalah menggunakan Javascript karena biasanya robot sangat sulit untuk menterjemahkan Javascript.
// Opens the caller's default e-mail client
// with the subject filled if specified.
function SafeMail(name, domain, subject)
{
if (subject != null)
subject = "?subject=" + subject;
location.href="mailto:" + name + "@" + domain + subject;
}
Script di atas sebenarnya hanya untuk menyembunyikan pola penulisan mailto:nama@domain dengan sebuah fungsi Javascript. Fungsi tersebut digunakan untuk menggabungkan potongan-potongan pola email menjadi pola email yang sebenarnya.
Berikut contoh penulisan pada halaman html untuk menyembunyikan pola email dengan fungsi di atas.
<h1>About the author</h1>
<div class="vcard">
<span class="fn">Ahmad Masykur</span> is a software developer at <a href="http://www.bataviasoft.com/">
<span class="org">Bataviasoft</span></a>
<span class="adr"><span class="locality">Jakarta</span>
<span class="country-name">Indonesia</span></span>.
</div>
<!-- Email -->
<div style="float:right;">
<a href="BLOCKED SCRIPTSafeMail('ahmad', 'masykur.web.id', 'Menulis Alamat Email yang Aman dari Spam')">E-mail me</a>
</div>Dengan cara tersebut, yang ditampilkan di halaman hanyalah tulisan E-mail me. Pada waktu link di-klik, otomatis akan membuka email-client yang telah tersisi alamat email dan subject.