This Blog

Syndication

News

Awards

Microsoft MVP Logo
Grab this badge here!

Certificates

Transcript ID#: 6724122
Brainbench ASP.NET Certificate
 
Brainbench ASP.NET 2.0 Certificate
 
Brainbench .NET Framework 2.0 Certificate

Ahmad Masykur

var myObject = { "languages" : [ "C#", "VB.NET", "ASP.NET", "Javascript", "SDCC", "Assembler" ] }; //

September 2009 - Posts

  • ASP.NET 4.0 ScriptManager Sudah Mendukung Microsoft Ajax CDN

    Dari posting blog saya sebelumnya tentang Microsoft Ajax CDN. Bersamaan dengan tersedianya CDN untuk masyarakat luas (publik), Microsoft menambahkan fitur baru terhadap control ScriptManager di ASP.NET 4.0 untuk mendukung CDN. ScriptManager versi sebelumnya selalu mengambil Microsoft Ajax library dari script resource dan tidak bisa dialihkan ke tempat lain. Dalam ScriptManager ASP.NET 4 terdapat satu property EnableCdn untuk menggunakan Microsoft Ajax library dari lokal atau diambil dari CDN.

    image

    Jika property tersebut diset false, aplikasi akan mengambil semua javascript dari assembly System.Web.dll atau System.Web.Extentions.dll. Jika EnableCdn diset true, aplikasi web Anda akan mengambil semua javascript dari CDN. Tidak hanya Microsoft Ajax library yang diambil dari CDN namun javascript build-in Web Forms (seperti WebUIValidation.js untuk validasi form dan file-file javascript untuk ThreeView, Menu, dll) juga akan diambil dari CDN.

    Hal ini sangat bagus karena user tidak perlu mendownload ulang library tersebut ketika mengakses website ASP.NET lain yang menggunakan CDN. Akan ada peningkatan kinerja yang berarti karena library tersebut sudah ada dalam cache browser.

    Share this post: | | | |
  • Microsoft AJAX CDN

    CDN (Content Delivery Network) adalah server yang terdistribusi di bebagai tempat di dunia untuk meng-host static content (file javascript, CSS, gambar, dll) dari website. Fungsi CDN suntuk mempercepat proses download static content oleh user di belahan dunia manapun. User dari Asia tidak perlu download static content dari Amerika melainkan mendownload dari server dengan routing terdekat. Dengan cara tersebut website kita bisa diakses lebih cepat karena:

    1. Static content diambil dari server terdekat;
    2. Static content diambil dari server berbeda dengan server induk;
    3. Semua static content telah diset untuk dicache oleh browser, sehingga request berikutnya tidak akan mengambil lagi dari server.

    Website-website besar seperti Facebook, Microsoft, Google dan Yahoo memiliki CDN sendiri yang tersebar di seluruh dunia, sehingga website mereka bisa diakses lebih cepat.

    Sebelumnya Google telah merilis server CDN secara gratis yang meng-host ajax libarary populer seperti jQuery, prototype, Dojo, ExtJs, dll. Kini Microsoft merilis CDN untuk Microsoft Ajax library secara GRATIS. Daftar library apa saja yang bisa dimanfaatkan melalui CDN dapat dilihat di http://www.asp.net/ajax/cdn/

    Sebagai contoh, untuk menggunakan jQuery dari CDN cukup arahkan source jQuery ke server CDN seperti contoh berikut.

    <script src="http://ajax.microsoft.com/ajax/jquery-1.3.2.min.js" type="text/javascript"></script>

    Ketika browser membuka website yang berisi baris tersebut, request script akan di dilayani oleh server CDN "edge cache" yang terdekat dengan user. Ketika ada update library baru, Microsoft akan mengupdate ke seluruh server CDN.

    Keuntungan menggunakan CDN.

    1. User di seluruh dunia bisa mengakses website lebih cepat karena sebagian request dilayani oleh server terdekat.
    2. Hemat bandwidth server hosting karena sebagian request diambil dari server CDN.
    3. Pengaturan cache sudah ditangani oleh administrator server CDN. Developer tidak perlu memikirkan setting cache untuk static content tersebut.
    Share this post: | | | |
    Posted Sep 16 2009, 04:58 PM by cahnom with 1 comment(s)
    Filed under: ,
  • ASP.NET Ajax 4 Preview 5 Released

    ASP.NET Ajax 4 Preview 5 telah dirilis beberapa hari yang lalu. Berbeda dengan rilis-rilis sebelumnya, balam rilis kali ini disertakan contoh kode yang lengkap untuk dipelajari.

    Ada beberapa penambahan fitur dalam rilis kali ini yaitu.

    1. Dynamic dan recursive template. Recursive berguna untuk menampilkan data secara recursive seperti hirarki pohon.
    2. Binding Converter yang dapat digunakan untuk menkonversi data dalam datasource untuk ditampilkan ke dalam halaman. Sebagai contoh, data berisi informasi field jenisKelamin kemudian field nama dikonversi dengan penambahan prefik Bapak atau Ibu sesuai dengan field jenisKelamin.
    3. Dukungan terhadap UpdatePanel sehingga kita masih bisa tetep menggunakan UpdatePanel bersamaan dengan ASP.NET Ajax yang baru.

    Contoh penggunaan untuk poin no 1 dan 3 sudah ada dalam paket yang dapat diunduh dari Codeplex. Sedangkan contoh untuk poin no 2 belum ada dalam paket tersebut. Saya mencoba untuk buat contoh sederhana mengenai penggunaan BindingConverter.

    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"> <head> <title>Binding Converters</title> <link href="styles/list.css" rel="stylesheet" type="text/css" /> <script type="text/javascript" src="../MicrosoftAjax/MicrosoftAjax.debug.js"></script> <script type="text/javascript" src="../MicrosoftAjax/MicrosoftAjaxTemplates.debug.js"></script> <script type="text/javascript"> var karyawan = [ { nama : 'Ahmad Masykur', jenisKelamin : 'L' }, { nama : 'Siti', jenisKelamin : 'P' }, { nama : 'Agus', jenisKelamin : 'L' }, { nama : 'Putri', jenisKelamin : 'P' }]; Sys.Binding.converters.myconverter = function(valueToConvert, binding) { if (valueToConvert == 'L') return 'Bapak'; else return 'Ibu'; } function pageLoad() { $create( Sys.UI.DataView, { data: karyawan }, {}, {}, $get("karyawanListView") ); } </script> </head> <body> <!--Client Template used by attached DataView--> <ul id="karyawanListView" class="list sys-template"> <li> <span>{ binding jenisKelamin, convert=myconverter }</span> <span>{{ nama }}</span> </li> </ul> </body> </html>

    Dalam contoh di atas, jenisKelamin dikonversi menjadi Bapak/Ibu.

    Share this post: | | | |
  • Solusi Bug DNN: Gagal melakukan Update Site Settings pada DotNetNuke 5.1.2

    Pada halaman Site Settings DotNetNuke 5.1.2, sewaktu akan melakukan pembaruan data (update) akan mendapatkan pesan galat.

    An error has occurred.
    Error: Site Settings is currently unavailable.

    Setelah dilihat dari halaman "Admin/Event Viewer", terlihat bahwa site settings gagal diperbarui karena ada permasalahan "Languages".

    Message: DotNetNuke.Services.Exceptions.ModuleLoadException: Cannot insert the value NULL into column 'DefaultLanguage', table 'kontinumdb.dbo.Portals'; column does not allow nulls. UPDATE fails. The statement has been terminated. ---> System.Data.SqlClient.SqlException: Cannot insert the value NULL into column 'DefaultLanguage', table 'kontinumdb.dbo.Portals'; column does not allow nulls. UPDATE fails.

    Permasalahan ini disebabkan oleh penanganan default language pada waktu pembuatan website tidak menambahkan data baru di tabel Languages. Permasalahan ini sudah dilaporkan ke tim pengembang DotNetNuke dan akan diperbaiki di rilis yang akan datang yaitu 5.2.0.

    Kita tidak dapat menunggu sampai rilis berikutnya dikeluarkan untuk dapat memperbarui data di Site Settings. Solusinya atas permasalahan ini cukup sederhana.

    1. Buka halaman Admin/Languages
    2. Pilih taut Edit Language pada bagian pojok kiri atas dari module.
    3. Pilih bahasa pada daftar dropdown.
    4. Centang checkbox Enabled.
    5. Klik tombol Update.

    Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda sekarang bisa memperbarui Site Settings tanpa adanya galat.

    Share this post: | | | |
    Posted Sep 12 2009, 05:15 PM by cahnom with 1 comment(s)
    Filed under:
  • ASP.NET 4: File web.config kini semakin sederhana

    File web.config adalah file yang mengandung seluruh konfigurasi applikasi web. Seiring dengan perkembangan Microsoft .NET Framework, isi file web.config menjadi semakin kompleks. Seperti halnya penambahan konfigurasi untuk ASP.NET Ajax, integrasi dengan IIS 7 dan lain sebagainya membuat jumlah baris dalam file web.config semakin panjang.

    Kini, dengan ASP.NET 4 semua konfigurasi default dipindahkan ke dalam file machine.config. Setiap aplikasi akan menurunkan konfigurasi dari machine.config ini. Dengan demikian, pembuatan aplikasi web menjadi lebih mudah, bahkan tanpa harus menulis satu baris pun dalam file web.config, aplikasi sudah bisa berjalan dengan baik.

    Anda juga bisa hanya menambahkan isi web.config seperti pada contoh berikut untuk menentukan versi framework yang digunakan.

    <?xml version="1.0"?> <configuration> <system.web> <compilation targetFramework="4.0" /> </system.web> </configuration>

    Lebih lengkap mengenai ASP.NET 4 bisa dibaca di http://www.asp.net/learn/whitepapers/aspnet40/

    Share this post: | | | |
  • Unduh dan Pasang Windows Update secara Manual

    Dengan pengalaman pasang Windows 7 berulang kali di komputer saja. Kerepotan yang terjadi adalah tiap kali pasang Windows selalu unduh update yang besarnya mencapai 1GB lebih. Belum lagi harus cari driver yang cocok untuk komputer. Ketika googling driver yang diinginkan tidaklah selalu cocok dengan peranti kerasnya. Dengan pengalaman tersebut saya berfikir kenapa tidak unduh saja dulu di lokal daripada pake Windows Update yang mana harus dilakukan tiap kali setelah pasang Windows baru. Tips ini berguna juga bagi teknisi / PC support yang harus memasang di banyak PC.

    Untuk mengunduh update dan driver yang diperlukan. Ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Buka Windows Update. Klik Start menu, Control Panel, System and Security, Windows Update.
    2. Pada Windows Update, klik Review important updates.
    3. Gunakan daftar important dan optional updates untuk pencarian di Windows Update Catalog.
    4. Jika ada notifikasi untuk memasang ActiveX control, klik Install untuk memasangnya.
    5. Pada kotak pencarian (search box), ketik nama update atau driver berdasarkan daftar important dan optional updates (no 3).
    6. Klik Add untuk menambahkan ke keranjang unduhan.
    7. Lakukan langkah 6 dan 7 sampai semua yang dibutuhkan terkumpul dalam keranjang.
    8. Klik view basket untuk melihat daftar unduhan yang siap diunduh.
    9. Klik tombol Download untuk mengunduh semua yang ada dalam keranjang. Jika ditanya kesepakatan lisensi, klik tombol Agree.
    10. Pilih lokasi dimana hasil unduhan akan disimpan. Klik tombol Browse untuk menentukan folder yang digunakan untuk menyimpan hasil unduhan.
    11. Klik tombol Continue untuk mengunduh.
    12. Setelah pengunduhan selesai, klik tombol Close.
    13. Cari lokasi folder yang dilakukan pada tahap 11. Driver akan disimpan di folder "Installing Drivers".
    14. Klik ganda pada setiap update yang berhasil diunduh dan ikuti instruksi pemasanganya.

    Instalasi Driver

    1. Buka command prompt dari Start menu.
    2. Uraikan berkas-berkas driver dengan perintah berikut kemudian tekan tombol ENTER.
      expand <CAB FILE NAME> -F:* <DESTINATION>
    3. Untuk pemasangan driver plug and play atau penambahan Add Printer Wizard, gunakan PnPutil sebagaimana dipaparkan dalam artikel Microsoft Klowledge Base 937793: The staging and the installation of driver packages by using the PnP Utility (Pnputil.exe) in Windows Vista.

    Dengan mengunduh terlebih dahulu kita dapat menghemat waktu dan lebar-pita Internet yang digunakan.
    Informasi lebih lengkap dapat baca di http://support.microsoft.com/kb/323166
    Share this post: | | | |
    Posted Sep 09 2009, 04:34 AM by cahnom with no comments
    Filed under: ,