Thursday, April 17, 2008 1:00 AM
dede
Phalanger v.2.0
Pada realese ini, lebih di fokuskan pada mono dan intergrasi IDE.
VS2008 Shell benar-benar membuat .Net language memiliki IDE yang instant. :D
Dan Phalanger juga sudah dapat mengunakan shell ini sebagai IDE terlepas dukungan untuk intergrasi dengan VS2008.
Tantangan kedepan nya adalah kearah mana PHP ini akan di bawah.
Kita bicara PHP ini bukan sebagai PHP yang native/framework/runtime, tapi sebagai language.
Karena PHP merupakan juga dynamic language dan .Net framework sekarang sudah memiliki DLR(Dynamic Language Runtime).
Saat ini PHP di sini hanya sebagai language dan multi-platform. Phalanger sendiri belum men-support DLR ini dan PHP di sini lebih ke static language.
Kok pusing amat...:)...dynamic language akan membentuk language yang lebih fluid dalam menulis dan memiliki envoriment yang berbeda dengan static.
Untuk men-support dua-dua-nya bisa saja, tapi filosofi dalam language tersebut akan kehilangan makna atau harus di re-define lagi.
Bicara tentang Dynamic languege cukup menarik. Dyanmic language memang di design untuk flexibilitas dan feature ini yang di perlukan oleh web programming.
Kita lihat berapa banyak penganut dynamic language yang sukses di web programing (Ruby, PHP, Phyton, ASP) di bandingkan dengan static.
Dan arah language-language akan bergerak kearah yang cukup mix. Mix antara Static, Dynamic dan Functional.
Seperti yang kita lihat di C#, beberapa feature sudah mendukung dynamic tapi bukan dynamic yang sesungguhnya dan trend C# lebih ke Functional.
Sedangkan VB.Net, (semoga) akan mengarah ke dynamic. VB merupakan language yang sebetulnya di design dengan maksud mempermudah pemograman business walaupun sekarang lebih ke teknikal.
Untuk phalanger sendiri PHP-nya saat ini hanya sebagai proof-of-concept dan kerja keras developer-nya patut di hargai. Kita lihat di realese berikut-nya, kemana PHP di phalanger di bawa. :)
Filed under: {ASP.NET}, {.NET}, {mono}, {silverlight}, {visual studio}, {c#}, {vb}