April 2008 - Posts
Dapat task buat upgrade DNN 4.5 ke DNN 4.8.2
Sial di jalan, g back-up data, karena ukurannya yang 3,5 Gb karena yakin g akan terjadi apa2. Alhasil setelah di upgrade malah dapat error "Could not find file 'c:\DotNetNuke.config' , pusing kepala, search di google, ketemu http://www.dotnetnuke.com/Community/Forums/tabid/795/forumid/107/threadid/193858/scope/posts/threadpage/1/Default.aspx
Sayang g ada solusinya.
Alhamdulillah, coba utak-atik di web.config, bisa jalan lagi.
Pertama kali yang di lakukan, backup web.config lama, rename file release.config menjadi web.config.
ubah settingan pada <connectionStrings> section dan <appconfig> dengan web.config yang lama (DNN 4.5). Supaya menggunakan Database lama.
ternyata jalan, hanya sayang g bisa login, bahkan Super User pun g bisa login.
Hmm... masih ada yang kurang :
ubah <machineKey>,
karena machineKey digunakan untuk meng-encrypsi user name dan password, ubah pada bagian :
<machineKey validationKey="[in here]" decryptionKey="[in here]" decryption="3DES" validation="SHA1"/>
Sekarang bisa jalan... Alhamdulillah, ngrokok dulu ach...
Barusan baca komik Dandoh - Road to St.Andrews vol.3
Ada artikel menarik di dalamnya, berikut ceritanya :
Acara BEYOND CENTURY di NHK SPECIAL adalah seri film dokumenter yang
bisa dibanggakan di dunia, yang pembuatanya menghabiskan banyak waktu
dan uang yang tak bisa ditiru oleh TV lain. Salah satu yang menarik di
antaranya adalah budaya makan dan manusia.
Sudah lebih dari sepuluh
tahun NHK adalah televisi yang konsisten dengan seri WARNING 20 CENTURY
dan selalu menayangkan tema makanan, juga telah lama memberi peringatan
tentang rencana Amerika untuk mengkarnivorakan dunia. Apa yang terjadi
pada bumi jika dunia menjadi berbudaya karnivora? Secara ekonomi, akan
menambah kemiskinan, merusak kesehatan manusia, dan perusahaan makanan
besar akan menguasai negara lain dengan padi padian sebagai pengganti
misil, sehingga diperkirakan tak ada harapan sedikit pun di masa depan.
Dalam
wawancara TV, seorang direktur perusahaan burger di jepang tertawa dan
dengan bangga berkomentar "Sampai usia 12 tahun manusia akan mengingat
rasa makanan yang pernah dimakannya sebagai rasa induknya dan akan terus
makan makanan itu seumur hidup. Karena itu kami akan terus memberikan
hamburger pada anak kecil!" Akibat ucapan yang baru-baru ini kudengar
tersebut, aku merasa ketakutan. Amerika saat ini menjadikan China
sebagai target untuk mengubah seluruh penduduk China menjadi karnivora.
Dan katanya, sudah menunjukkan hasil. Kenapa hal ini terjadi di level
pemerintahan, hingga membuat kita berpikir makanan menjadi senjata yang
setara dengan misil? Kita uraikan sebagai berikut.
Pertama,
Amerika adalah negara pengekspor padi terbesar di dunia. Jika rencana
mengkarnivorakan dunia berhasil, negara yang menjadi target akan
beternak sapi dan babi besar-besaran. Tapi, sapi dan babi mengkonsumsi
padi-padian beberapa kali lipat dibandingkan manusia. Tentu saja bahan
makanan untuk mereka harus tergantung impor dari Amerika, sehingga
rakyat yang ingat rasa daging akan selalu menuntut daging pada
pemerintahnya.
Akibatnya, kita terpaksa harus terus membeli
padi-padian dalam jumlah besar dan murah yang dibuat Amerika dengan
rekayasa genetika dan bahan kimia pertanian dalam jumlah besar. Jika
kita menentang Amerika, mereka akan berkata "Kami tak akan menjual
padi-padian lagi!"
Dulu aku pernah mendengar cerita seperti ini.
Seorang anak di negri yang kelaparan, menatap laut dan berkata pada
ibunya, "Ibu di kapal itu banyak padi-padian, tapi kenapa mereka tidak
memberikan kepada negri ini?" Sang ibu menjawab "Itu bukan makanan
manusia. Semua itu diangkut untuk sapi dan babi!" Di sinilah terjadi
kesenjangan akibat kemiskinan secara ekonomi.
Dengan kata lain
peraturannya adalah, jika memberikan makanan pada hewan ternak jauh
lebih menguntungkan daripada memberi makan manusia, manusia yang pantas
mati akan dibiarkan mati. Tragis sekali, walaupun begitu, aku tak akan
membakar toko hamburger, atau menyuruh semua orang menjadi vegetarian.
Tapi, aku akan melakukan perlawanan terhadap serangan dari sistem tak
terlihat ini di ruang lingkup yang bisa kutangani.
Mula-mula aku
ingin anak-anak kecil terbiasa dengan rasa padi-padian tradisional yang
dimakan oleh penduduk negri ini sejak dahulu. Selain itu, memilih
makanan yang diproduksi oleh pertanian organik didaerahku. Menurut
sebuah data, unsur kimia yang terkandung dalam makanan akan memberikan
pengaruh pada otak secara akumulatif dan kemungkinan akan merampas
berbagai kemampuan, misalnya seperti kreativitas. Bukankan ini senjata
mengerikan setara dengan NUKLIR?