this is funny,
go to :
http://www.tranceculture.com/sections/photos/pre2004photos/Pages/sol6.html
then Click at the picture
.
--
Best Regards,
Erwin Yulianto S W
How Company Growed.. Bukannya g ada kaitannya sama judul cuman pembahasan di sini seputar kehidupan para programmer :)
Soo... lewati aja kalo g tertarik... hihihi
Cerita ini bermula ketika aku berkenalan dengan seorang rekan seprofesi yang menawarkan sebuah project untuk aku kerjakan, Setelah cukup lama kenal dan karena seringnya berkomunikasi, kita akhirnya sudah seperti sahabat karib, biarpun belum pernah bertatap muka secara langsung :)
Pada suatu kesempatan, ketika tidak ada yang pekerjaan, dan sedang masa libur, aku bertanya padanya... bagaimana caranya agar bisa jadi seseoarang yang sukses seperti dirimu? aku ingin banget punya perusahaan sendiri, kataku.
Ia pun mau menceritakan sedikit tentang awal mula kehidupannya. Ia pada awalnya pun sama seperti diriku, seorang pekerja keras yang handal, bilang saja ia adalah seorang programmer handal. Sudah lama ia berkecimpung dalam programming, lebih dari 20 tahun hidupnya dihabiskan dalam sebuah perusahaan tempat ia bekerja. Sampai pada suatu waktu ia sudah jenuh dengan pekerjaannya, dan sudah ingin mencoba membuat perusahaan sendiri, mengingat usianya yang sudah cukup tua.
Dengan bermodal uang yang sekiranya sudah cukup untuk membuat perusahaan sendiri, akhirnya ia membuat perusahaan sendiri. Singkat kata berdirilah perusahaannya, dengan 5 karyawan yang semuanya adalah programmer.
Berdasarkan pengalamannya selama lebih 20 tahun itu, Ia berpikir untuk membuat sebuah applikasi yang benar-benar kompleks yang kemudian akan di jual ke perusahaan-perusahaan besar.
Akhirnya di mulailah pembuatan aplikasi selama beberapa bulan. Tanpa terasa modal yang ia punya menipis untuk membayar karyawan dan operasional perusahaan.
Ia mulai panik dan menyuruh karyawan-karyawannya untuk menyelesaikannya bulan ini.
Ia sama sekali tidak berpikir bagaimana dan hendak di jual kemana aplikasinya tersebut, karena terlalu focus dalam pembuatan aplikasi tsb.
Setelah modalnya hampir benar2 habis, tanpa berpikir panjang dan tanpa aplikasi yang benar2 sudah perfect, mulailah ia menjual ke beberapa perusahaan.
Singkat kata, ada perusahaan temannya yang mau menerima aplikasinya...
Karena tidak ada kesiapan dan aplikasi yang memang belum benar2 jadi... banyak di temukan error dan kesalahan didalamnya.
Karyawannya di minta untuk membetulkannya.. Tidak seperti sebelumnya, kali ini dibawah tekanan dari client.
Client menekan dirinya, untuk segera membenahinya, ia pun mulai menekan karyawannya...
Sang karyawan pun mulai jenuh dan mulai enggan mengerjakannya... Beberapa mulai keluar..
Ia pun mulai mencari karyawan baru... karena tidak cocok.. keluar lagi...
Hal ini terjadi berulang-ulang, sampai pernah tersisa hanya 1 orang karyawan.
Ia pun mulai panik dan putus asa...
Sampai ada seorang temannya yang menyuruhnya untuk mencoba menyewa karyawan lepas lewat internet.
Ia pun mencobanya.. dan mendapat beberapa orang dengan harga yang cukup murah dan handal. Singkat kata, aplikasinya pun selesai.
Ia pun kini enggan membuat aplikasi dan lebih condong untuk mencoba mencari-cari perusahaan yang membutuhkan jasanya.
Ia kini menjadi seorang programmer dan marketing yang handal... dan hanya memiliki seorang karyawan tetap.
Tiap kali ada project yang harus dikerjakan, ia mencari lagi karyawan lepas melalui internet.
Ternyata dengan bayaran kecil, banyak pula orang yang mau bekerja dan menyelesaikannya.
Hal ini terus berlangsung selama kurang lebih satu tahun, dan ia sudah mempunyai karyawan yang lumayan banyak.
Karyawannya lebih banyak mengurusi marketing, dan sedikit sekali programmernya, Itu pun hanya membuat dokumentasi dan menyiapkan presentasi.
Ia pun sudah mempunyai cukup banyak client tetap, dan beberapa tenaga lepas yang handal diluar sana. Ia sekarang jadi orang yang cukup sukses.
Setelah bercerita panjang lebar, ia pun berkata padaku..
"If you want to have your own company... Treat me like your client and not your boss"
"A company will not colapsed without technical but without markets"
regards
--
Erwin
Dapat task buat upgrade DNN 4.5 ke DNN 4.8.2
Sial di jalan, g back-up data, karena ukurannya yang 3,5 Gb karena yakin g akan terjadi apa2. Alhasil setelah di upgrade malah dapat error "Could not find file 'c:\DotNetNuke.config' , pusing kepala, search di google, ketemu http://www.dotnetnuke.com/Community/Forums/tabid/795/forumid/107/threadid/193858/scope/posts/threadpage/1/Default.aspx
Sayang g ada solusinya.
Alhamdulillah, coba utak-atik di web.config, bisa jalan lagi.
Pertama kali yang di lakukan, backup web.config lama, rename file release.config menjadi web.config.
ubah settingan pada <connectionStrings> section dan <appconfig> dengan web.config yang lama (DNN 4.5). Supaya menggunakan Database lama.
ternyata jalan, hanya sayang g bisa login, bahkan Super User pun g bisa login.
Hmm... masih ada yang kurang :
ubah <machineKey>,
karena machineKey digunakan untuk meng-encrypsi user name dan password, ubah pada bagian :
<machineKey validationKey="[in here]" decryptionKey="[in here]" decryption="3DES" validation="SHA1"/>
Sekarang bisa jalan... Alhamdulillah, ngrokok dulu ach...
Barusan baca komik Dandoh - Road to St.Andrews vol.3
Ada artikel menarik di dalamnya, berikut ceritanya :
Acara BEYOND CENTURY di NHK SPECIAL adalah seri film dokumenter yang
bisa dibanggakan di dunia, yang pembuatanya menghabiskan banyak waktu
dan uang yang tak bisa ditiru oleh TV lain. Salah satu yang menarik di
antaranya adalah budaya makan dan manusia.
Sudah lebih dari sepuluh
tahun NHK adalah televisi yang konsisten dengan seri WARNING 20 CENTURY
dan selalu menayangkan tema makanan, juga telah lama memberi peringatan
tentang rencana Amerika untuk mengkarnivorakan dunia. Apa yang terjadi
pada bumi jika dunia menjadi berbudaya karnivora? Secara ekonomi, akan
menambah kemiskinan, merusak kesehatan manusia, dan perusahaan makanan
besar akan menguasai negara lain dengan padi padian sebagai pengganti
misil, sehingga diperkirakan tak ada harapan sedikit pun di masa depan.
Dalam
wawancara TV, seorang direktur perusahaan burger di jepang tertawa dan
dengan bangga berkomentar "Sampai usia 12 tahun manusia akan mengingat
rasa makanan yang pernah dimakannya sebagai rasa induknya dan akan terus
makan makanan itu seumur hidup. Karena itu kami akan terus memberikan
hamburger pada anak kecil!" Akibat ucapan yang baru-baru ini kudengar
tersebut, aku merasa ketakutan. Amerika saat ini menjadikan China
sebagai target untuk mengubah seluruh penduduk China menjadi karnivora.
Dan katanya, sudah menunjukkan hasil. Kenapa hal ini terjadi di level
pemerintahan, hingga membuat kita berpikir makanan menjadi senjata yang
setara dengan misil? Kita uraikan sebagai berikut.
Pertama,
Amerika adalah negara pengekspor padi terbesar di dunia. Jika rencana
mengkarnivorakan dunia berhasil, negara yang menjadi target akan
beternak sapi dan babi besar-besaran. Tapi, sapi dan babi mengkonsumsi
padi-padian beberapa kali lipat dibandingkan manusia. Tentu saja bahan
makanan untuk mereka harus tergantung impor dari Amerika, sehingga
rakyat yang ingat rasa daging akan selalu menuntut daging pada
pemerintahnya.
Akibatnya, kita terpaksa harus terus membeli
padi-padian dalam jumlah besar dan murah yang dibuat Amerika dengan
rekayasa genetika dan bahan kimia pertanian dalam jumlah besar. Jika
kita menentang Amerika, mereka akan berkata "Kami tak akan menjual
padi-padian lagi!"
Dulu aku pernah mendengar cerita seperti ini.
Seorang anak di negri yang kelaparan, menatap laut dan berkata pada
ibunya, "Ibu di kapal itu banyak padi-padian, tapi kenapa mereka tidak
memberikan kepada negri ini?" Sang ibu menjawab "Itu bukan makanan
manusia. Semua itu diangkut untuk sapi dan babi!" Di sinilah terjadi
kesenjangan akibat kemiskinan secara ekonomi.
Dengan kata lain
peraturannya adalah, jika memberikan makanan pada hewan ternak jauh
lebih menguntungkan daripada memberi makan manusia, manusia yang pantas
mati akan dibiarkan mati. Tragis sekali, walaupun begitu, aku tak akan
membakar toko hamburger, atau menyuruh semua orang menjadi vegetarian.
Tapi, aku akan melakukan perlawanan terhadap serangan dari sistem tak
terlihat ini di ruang lingkup yang bisa kutangani.
Mula-mula aku
ingin anak-anak kecil terbiasa dengan rasa padi-padian tradisional yang
dimakan oleh penduduk negri ini sejak dahulu. Selain itu, memilih
makanan yang diproduksi oleh pertanian organik didaerahku. Menurut
sebuah data, unsur kimia yang terkandung dalam makanan akan memberikan
pengaruh pada otak secara akumulatif dan kemungkinan akan merampas
berbagai kemampuan, misalnya seperti kreativitas. Bukankan ini senjata
mengerikan setara dengan NUKLIR?
Pembuatan Container pada DotNetNuke, selama ini lebih banyak menggunakan Table. Sebenarnya ada alternatif lain yang lebih mudah daripada harus memotong gambar bagian perbagian.
Rounded corner boxes using CSS, merupakan salah satu tehnik yang sebenarnya bisa digunakan untuk pembuatan Container DotNetNuke.
Cukup menggunakan satu box image yang masih utuh, anda sudah bisa membuat Container anda sendiri.
CSS Code :
/* set the image to use and establish the lower-right position */
.cssbox, .cssbox_body, .cssbox_head, .cssbox_head h2 {
background: transparent url(demobox.png) no-repeat bottom right;
}
.cssbox {
width: 100% !important; /* intended total box width - padding-right(next) */
width: 100%; /* IE Win = width - padding */
padding-right: 15px; /* the gap on the right edge of the image (not content padding) */
margin: 20px auto; /* use to position the box */
}
/* set the top-right image */
.cssbox_head {
background-position: top right; margin-right: -15px; /* pull the right image over on top of border */
padding-right: 145px; /* right-image-gap + right-inside padding */
}
/* set the top-left image */
.cssbox_head h2 {
background-position: top left;
margin: 0; /* reset main site styles*/
border: 0; /* ditto */
padding: 25px 0 10px 25px; /* padding-left = image gap + interior padding ... no padding-right */
height: auto !important; height: 1%; /* IE Holly Hack */
}
/* set the lower-left corner image */
.cssbox_body {
background-position: bottom left;
margin-right: 25px; /* interior-padding right */
padding: 5px 0 10px 25px; /* mirror .cssbox_head right/left */
}
Your Container :
<div class="cssbox" align=left style='width:100%'>
<div class="cssbox_head">
<h2>
<dnn:ACTIONS runat="server" ID="dnnACTIONS" />
<dnn:ICON runat="server" ID="dnnICON" />
<dnn:TITLE runat="server" ID="dnnTITLE" CssClass="title" />
</h2>
</div>
<div class="cssbox_body">
<div id="ContentPane" runat="server" align="center" style='width:100%;'></div>
<br />
<div>
<dnn:ACTIONBUTTON2 runat="server" ID="dnnACTIONBUTTON2" CommandName="SyndicateModule.Action"
DisplayIcon="True" DisplayLink="False" />
<dnn:ACTIONBUTTON3 runat="server" ID="dnnACTIONBUTTON3" CommandName="PrintModule.Action"
DisplayIcon="True" DisplayLink="False" />
<dnn:ACTIONBUTTON4 runat="server" ID="dnnACTIONBUTTON4" CommandName="ModuleSettings.Action"
DisplayIcon="True" DisplayLink="False" />
</div>
<p>
</p>
</div>
</div>
Jangan kaget kalo mendengar kepanjangannya. TiSP >> Toilet internet Service Provider
Keren.... kata pertama yang terlontar pas pertama kali liat. Ternyata google coba mempraktekkan teknologi militer. Hanya dengan menggunakan toilet orang sudah bisa internetan gratis.

Ada yang mau nyobain? Internetan sambil Be-aLL?
Ternyata user biasa dapat di ubah menjadi SuperUser.
Dengan memodifikasi ManagedUsers.ascx, dan menambahkan beberapa baris pada code behind-nya, hal ini dapat dilakukan.
Check this out :
http://geekswithblogs.net/mnf/articles/72369.aspx
Ternyata sudah banyak sekali Module-module yang telah tersedia untuk DotNetNuke.
Get it now for free :
http://www.cathal.co.uk/Default.aspx?tabid=80
Pernahkah terpikir untuk membuat sebuah aplikasi untuk toko-toko kecil dengan .Net, tanpa harus menginstall SQL Server atau program database lainnya??
Banyak solusi yang di tawarkan, seperti mysql, access, dll. Tapi pernahkah kita terpikir untuk menerapkan teknologi SQL Server Mobile (dulunya SQLServer CE), kedalam aplikasi kecil kita. Atau bahkan ingin membuat program mobile sederhana misalkan untuk pemesanan barang melalui mobile phone.
Kita contohkan saja sebuah program inventori, untuk lingkup toko-toko kecil, ternyata SQL Server Mobile bisa memberikan solusi yang handal, selain itu penggunaannya pun lebih mudah. Selain kapasitas yang di butuhkan oleh database ini terbilang kecil (biasanya dalam ukuran .kb) selain itu penggunaannya pun relatif mudah dalam .Net. Yang di sayangkan kita hanya dapat membuat table. Store procedure dan view harus kita lakukan dengan coding pada aplikasi kita.
Coding pada .Net pun relatif mudah, karena sama persis dengan SQL Server atau OleDb, bahkan jika kita memanfaatkan keunggulan .Net, tanpa susah payah sudah bisa membuat aplikasi kecil untuk insert, update, delete, select tanpa coding (just click and drag and clik clik clik clik.....).
Contoh code :
Dim dt As New DataSet
Dim da As New SqlCeDataAdapter
Dim sqlconn As SqlCeConnection = New SqlCeConnection("Data Source =.\Inventory.sdf;")
Dim sqlcom As SqlCeCommand = New SqlCeCommand("Select * From Customers", sqlconn)da.SelectCommand = sqlcom
sqlcom.Connection.Open()
sqlcom.ExecuteReader()
sqlcom.Connection.Close()
da.Fill(dt, 0)
dt As New DataSet
Dim da As New SqlCeDataAdapter
Dim sqlconn As SqlCeConnection = New SqlCeConnection("Data Source =.\Inventory.sdf;")
Dim sqlcom As SqlCeCommand = New SqlCeCommand("Select * From Customers", sqlconn)da.SelectCommand = sqlcom
sqlcom.Connection.Open()
sqlcom.ExecuteReader()
sqlcom.Connection.Close()
da.Fill(dt, 0)

EnMore - Touchscreen web application using DotNetNuke and AJAX
Tools :
- Dotnetnuke 4.3.7
- ASP.Net 2.0 AJAX
Sampai sekarang fase developing EnMore Touchscreen masih terus berlangsung. Banyak kesulitan yang dihadapi, dari cara instalasi Ajax kedalam Portal DotNetNuke yang ternyata sedikit berbeda sehingga lumayan menyita waktu, lihat cara instalasi ajax pada dotnetnuke :
http://geeks.netindonesia.net/blogs/erwin/archive/2006/12/11/Instalasi-AJAX-pada-DotNetNuke.aspx
Serta pemakaian Ajax pada DotNetNuke yang masih harus di sesuaikan dengan kebutuhan aplikasi.
Banyak juga pengalaman lucu, salah satunya kegembiraan sementara yang harus di terima, setelah apa yang di tuju dikira sudah tercapai (tiwas wis seneng...), yang ternyata masih salah juga (hehehe.... ~_~" ).
Datalist, banyak sekali pemakaiannya pada aplikasi ini, salah satunya adalah peletakan animation pada ajax didalamnya yang ternyata animation hanya mensuport untuk kebutuhan Not Auto Post Back, padahal yang di harapkan adalah page refresh dan memunculkan data yang diharapkan. Datalist di dalam datalist di dalam datalist (kata-kata yang aneh), tapi inilah yang terjadi. Padahal ini masih di design UI-nya, ini pun sudah memakan waktu yang cukup lama.
hope is done before death line.....
Untuk dapat menggunakan silahkan download dan install pada komputer anday Microsoft ASP.NET AJAX v1.0 BETA 2 dan ASP.NET AJAX Control Toolkit.
Letakkan beberapa file berikut pada directory bin : - Microsoft.Web.Extensions.dll (ASP.NET AJAX v1.0)
- Microsoft.Web.Extensions.Design.dll (ASP.NET AJAX v1.0)
- AJAXExtensionsToolbox.dll (ASP.NET AJAX v1.0)
- AjaxControlToolkit.dll (ASP.NET AJAX Control Toolkit)
Serta copy folder ScriptLibrary (ASP.NET AJAX v1.0) ke folder root dari DotNetNuke.
- Microsoft.Web.Extensions.dll (ASP.NET AJAX v1.0)
- Microsoft.Web.Extensions.Design.dll (ASP.NET AJAX v1.0)
- AJAXExtensionsToolbox.dll (ASP.NET AJAX v1.0)
- AjaxControlToolkit.dll (ASP.NET AJAX Control Toolkit)
Serta copy folder ScriptLibrary (ASP.NET AJAX v1.0) ke folder root dari DotNetNuke.
Cara yang di gunakan hampir sama dengan yang di ajarkan, yaitu dengan mencustomize/menambahkan beberapa configurasi yang di perlukan pada Site Configuration [Web.Config], seperti di bawah ini :
<?xml version="1.0"?> <configuration> <configSections> <sectionGroup name="microsoft.web" type="Microsoft.Web.Configuration.MicrosoftWebSectionGroup, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"> <sectionGroup name="scripting" type="Microsoft.Web.Configuration.ScriptingSectionGroup, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"> <sectionGroup name="webServices" type="Microsoft.Web.Configuration.ScriptingWebServicesSectionGroup, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"> <section name="jsonSerialization" type="Microsoft.Web.Configuration.ScriptingJsonSerializationSection, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35" requirePermission="false" /> <section name="profileService" type="Microsoft.Web.Configuration.ScriptingProfileServiceSection, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35" requirePermission="false" /> <section name="authenticationService" type="Microsoft.Web.Configuration.ScriptingAuthenticationServiceSection, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35" requirePermission="false" /> </sectionGroup> </sectionGroup> </sectionGroup> </configSections>
<system.web> <pages> <controls> <add tagPrefix="asp" namespace="Microsoft.Web.UI" assembly="Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add tagPrefix="asp" namespace="Microsoft.Web.UI.Controls" assembly="Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> </controls> <tagMapping> <add tagType="System.Web.UI.WebControls.CompareValidator" mappedTagType="Microsoft.Web.UI.Compatibility.CompareValidator, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add tagType="System.Web.UI.WebControls.CustomValidator" mappedTagType="Microsoft.Web.UI.Compatibility.CustomValidator, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add tagType="System.Web.UI.WebControls.RangeValidator" mappedTagType="Microsoft.Web.UI.Compatibility.RangeValidator, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add tagType="System.Web.UI.WebControls.RegularExpressionValidator" mappedTagType="Microsoft.Web.UI.Compatibility.RegularExpressionValidator, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add tagType="System.Web.UI.WebControls.RequiredFieldValidator" mappedTagType="Microsoft.Web.UI.Compatibility.RequiredFieldValidator, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add tagType="System.Web.UI.WebControls.ValidationSummary" mappedTagType="Microsoft.Web.UI.Compatibility.ValidationSummary, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> </tagMapping> </pages> <!-- Set compilation debug="true" to insert debugging symbols into the compiled page. Because this affects performance, set this value to true only during development. --> <compilation debug="false"> <assemblies> <add assembly="Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> </assemblies> </compilation>
<httpHandlers> <remove verb="*" path="*.asmx"/> <add verb="*" path="*.asmx" validate="false" type="Microsoft.Web.Script.Services.ScriptHandlerFactory, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add verb="GET" path="ScriptResource.axd" type="Microsoft.Web.Handlers.ScriptResourceHandler" validate="false"/> </httpHandlers>
<httpModules> <add name="WebResourceCompression" type="Microsoft.Web.Handlers.WebResourceCompressionModule, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> <add name="ScriptModule" type="Microsoft.Web.UI.ScriptModule, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> </httpModules> </system.web> <microsoft.web> <scripting> <webServices> <!-- Uncomment this line to customize maxJsonLength and add a custom converter --> <!-- <jsonSerialization maxJsonLength="500"> <converters> <add name="ConvertMe" type="Acme.SubAcme.ConvertMeTypeConverter"/> </converters> </jsonSerialization> -->
<!-- Uncomment this line to enable the authentication service. Include requireSSL="true" if appropriate. --> <!-- <authenticationService enabled="true" requireSSL = "true|false"/> -->
<!-- Uncomment these lines to enable the profile service. To allow profile properties to be retrieved and modified in Atlas applications, you need to add each property name to the setProperties and getProperties attributes. --> <!-- <profileService enabled="true" setProperties="propertyname1,propertyname2" getProperties="propertyname1,propertyname2" /> --> </webServices> </scripting> </microsoft.web>
<system.webServer> <validation validateIntegratedModeConfiguration="false"/>
<modules> <add name="ScriptModule" preCondition="integratedMode" type="Microsoft.Web.UI.ScriptModule, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> </modules>
<handlers> <remove name="WebServiceHandlerFactory-ISAPI-2.0"/> <add name="ScriptHandlerFactory" verb="*" path="*.asmx" preCondition="integratedMode" type="Microsoft.Web.Script.Services.ScriptHandlerFactory, Microsoft.Web.Extensions, Version=1.0.61025.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/> </handlers> </system.webServer> </configuration> |
Penting
Pada bagian akhir, check value dari parameter xhtmlconformance. Perlu diingat, mode harus di set menjadi "Transitional" agar dapat menggunakan ASP.NET AJAX v1.0.
Karena jika hal ini belum dilakukan, akan menyebabkan AJAX tidak berjalan sesuai apa yang di harapkan.
<xhtmlconformance mode="Transitional">
|
Peletakan Script Manager
ScriptManager, object dari ASP.NET AJAX harus ada pada skin yang akan digunakan pada website dotnetnuke agar dapat digunakan beserta AJAX.
Lokasi skin ASCX anda berada pada /Root/Portals/_default/Skins/[YourSkin].
Sebagai contoh adalah cara memodifikasi skin DNN-Blue yang merupakan bawaan dari DotNetNuke. Skin DNN-Blue terbagi menjadi 4 buah file ASCX:
- Horizontal Menu - Fixed Width.ascx
- Horizontal Menu - Full Width.ascx
- Vertical Menu - Fixed Width.ascx
- Vertical Menu - Full Width.ascx
Tambahkan sintaks ScriptManager pada tiap skin (atau hanya pada skin yang digunakan) seperti di bawah ini.
<%@ Control language="vb" CodeBehind="~/admin/Skins/skin.vb" AutoEventWireup="false" Explicit="True" Inherits="DotNetNuke.UI.Skins.Skin" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="LOGO" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Logo.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="BANNER" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Banner.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="MENU" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/SolPartMenu.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="SEARCH" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Search.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="CURRENTDATE" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/CurrentDate.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="BREADCRUMB" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/BreadCrumb.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="USER" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/User.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="LOGIN" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Login.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="COPYRIGHT" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Copyright.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="TERMS" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Terms.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="PRIVACY" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Privacy.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="DOTNETNUKE" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/DotNetNuke.ascx" %> <%@ Register TagPrefix="dnn" TagName="LANGUAGE" src="/dnn/Portals/0/~/Admin/Skins/Language.ascx" %>
<asp:ScriptManager ID="ScriptManager1" runat="server" EnablePartialRendering="true" /> |
Selamat, installasi of ASP.NET AJAX v1.0 BETA 2 selesai!
erwin yulianto
More Posts
Next page »