July 2008 - Posts
Yak, post ini kembali merupakan kisah lanjutan dari sebuah software house bernama Milanello yang baru saja akan memulai sebuah software development, yaitu proyek yang diberi nama LegaCalcio0809. Bagi yang bingung tentang post ini, silahkan tengok-tengok di post saya sebelumnya:
- Menginstall TFS
- Persiapan administrasi Windows Server 2003 untuk nantinya menggunakan TFS
- Membuat Team Project di TFS
Nah, pada episode sebelumnya (halahh...), admin TFS telah membuatkan sebuah Team Project baru untuk tim Milanello. Nah, setelah Team Project dibuat, janganlah dulu langsung memulai proyek, karena tentunya ada beberapa pengaturan yang terkait dengan masalah keamanan (security). Artinya, kita harus menentukan siapa-siapa saja, user dan group mana saja yang bisa berkontribusi di Team Project ini. Dan bukan hanya TFS lho yang harus kita "amankan", melainkan juga portal di Windows SharePoint Services dan SQL Server Reporting Services.
Oke, tanpa banyak teori, kita lanjut ke praktek aja yah!
Langkah 1: Mengamankan TFS.
Pada Windows Server 2003 yang ada di VPC, bukalah Visual Studio 2008. Cek apakah proyek LegaCalcio0809 sudah muncul di Team Explorer. Jika belum muncul, klik lambang
atau bisa juga klik kanan nama server (GANDALF), kemudian pilih Add Existing Team Project. Pada window Connect to Team Foundation Server, beri tanda pada check box LegaCalcio0809, kemudian klik tombol OK. Setelah itu, tentunya proyek LegaCalcio0809 akan muncul di Team Explorer. Nah, klik kanan proyek LegaCalcio0809, kemudian pilih Team Project Settings > Group Membership...
Kik ganda group yang bernama [LegaCalcio0809]\Contributors. Akan muncul window Properties untuk group tersebut. Kita akan menambahkan lima group yang telah dibuat sebelumnya ke dalam group Contributors ini. Caranya yaitu dengan memilih radio button Windows User or Group, kemudian klik tombol Add...

Setelah itu akan muncul window Select Users or Groups. Ketikkan group-group berikut:
LegaCalcio0809ProjectManager; LegaCalcio0809Architect; LegaCalio0809DatabaseAdministrator; LegaCalcio0809Developer; LegaCalcio0809Tester;
Untuk lebih meyakinkan, klik tombol Check Names. Setelah itu, klik tombol OK.
Pastikan bahwa lima group tersebut termasuk dalam member dari group Contributors. Setelah itu, klik tombol OK.

Klik tombol Close. Dengan ini, Team Project LegaCalcio0809 bisa diakses oleh account-account yang berada dalam group LegaCalcio0809ProjectManager, LegaCalcio0809Architect, LegaCalio0809DatabaseAdministrator, LegaCalcio0809Developer, dan LegaCalcio0809Tester yang tentunya berisi 10 anggota tim Milanello.
Langkah 2: Mengamankan WSS.
Masih di Team Explorer, klik kanan proyek LegaCalcio0809, kemudian pilih Show Project Portal...
Secara otomatis, Visual Studio akan membuka Internet Explorer (atau mungkin browser lainnya, tergantung settingan kita di Visual Studio), yang membuka situs portal dari proyek LegaCalcio0809. Pada halaman utama portal ini, klik Site Actions yang berada di kanan atas, kemudian pilih Site Settings.
Setelah itu, Anda akan dibawa ke halaman Site Settings. Perhatikan bahwa terdapat kolom Users and Permissions. Klik link bertuliskan People and groups.
Pada halaman People and Groups, klik New, kemudian pilih Add Users
Isi textbox Users/Groups dengan group-group sebagai berikut:
LegaCalcio0809ProjectManager; LegaCalcio0809Architect; LegaCalcio0809DatabaseAdministrator; LegaCalcio0809Developer; LegaCalcio0809Tester;
Pada pilihan Give user permission directly, beri tanda pada check box Contribute. Setelah itu, klik tombol OK.
Setelah menunggu sesaat, WSS kembali ke halaman Permissions dan sekarang telah berisi group-group yang baru saja kita tambahkan. Yups! WSS sudah aman dan bisa digunakan oleh group LegaCalcio0809ProjectManager, LegaCalcio0809Architect, LegaCalio0809DatabaseAdministrator, LegaCalcio0809Developer, dan LegaCalcio0809Tester yang tentunya berisi 10 anggota tim Milanello.

Langkah 3: Mengamankan SQL Server Reporting Services
Begitu terintegrasinya TFS dengan WSS dan SQL Server, sehingga setiap Team Project telah dibuatkan report-reportnya dengan memanfaatkan teknologi Reporting Services milik SQL Server (dalam kasus ini SQL Server 2005). Nah, untuk masalah report, kita juga perlu membuat akses dan pengamanan sehingga tidak sembarang orang bisa melihat report, tidak sembarang orang bisa membuat report dan mengedit report. Langsung daaah...
Pada Team Explorer, di proyek LegaCalcio0809, terdapat folder Reports. Nah, klik kanan folder Reports, kemudian pilih Show Report Site...
Secara otomatis, Visual Studio akan membuka Internet Explorer yang sedang membuka halaman report untuk proyek LegaCalcio0809. Pada halaman tersebut, klik menu Properties (terletak di kiri atas, di sebelah menu Contents).
Nah, Anda akan dibawa ke halaman Properties. Pada halaman ini, klik link Security yang berada di panel kiri.
Setelah itu, pilih menu bertuliskan Edit Item Security
Klik New Role Assignment
Perhatikan dengan seksama pilihan-pilihan yang ada, karena ini akan menentukan group apa bisa melakukan apa. Dalam kasus ini, saya memberikan tanda pada check box Publisher untuk lima group, yaitu LegaCalcio0809ProjectManager, LegaCalcio0809Architect, LegaCalio0809DatabaseAdministrator, LegaCalcio0809Developer, dan LegaCalcio0809Tester. Sayangnya, kita harus melakukannya satu persatu.
Setelah lima group tersebut ditambahkan, maka tentunya halaman Security pada Reporting Services untuk LegaCalcio0809 akan tampil seperti berikut

Nahh... dengan ini, kita telah menyiapkan sistem akses dan keamanan untuk SQL Server Reporting Services dan melengkapi persiapan untuk akhirnya memulai proyek LegaCalcio0809. Pada post selanjutnya, kita akan memulai proyek dengan menjadi Project Manager. See you! 
Post ini merupakan lanjutan dari post sebelumnya yang menjelaskan tentang persiapan administrasi di Windows Server sebelum menggunakan TFS sebagai tools dalam melaksanakan software development. Pada post ini, kita akan membuat sebuah Team Project. Team Project berbeda dengan Solution dan Project yang biasa kita buat dengan Visual Studio. Team Project adalah sebuah software development project, bukan application project atau web project. Pada Team Project tidak terdapat file-file C#, VB, ASP.NET, melainkan terdapat Work Items, Documents, Reports, Builds, dan Source Control. Untuk lebih jelasnya, maka kita coba saja langsung membuat sebuah Team Project.
Untuk membuat Team Project, Anda bisa melakukannya di client, bukan di server. Contohnya, saya melakukannya di Vista saya. Asalkan di Vista saya terinstall Visual Studio Team Explorer, maka saya bisa membuat sebuah Team Project. Team Explorer bisa dibilang merupakan add-in untuk Visual Studio, di mana ia mengkonsumsi web service-web service yang dibuat oleh TFS, sehingga bisa berkomunikasi dengan TFS. Visual Studio Team Explorer bisa di-download di sini. Setelah saya install Team Explorer, saya bisa membuka window Team Explorer pada Visual Studio saya. Buka Visual Studio, kemudian pada menu View, pilih Team Explorer. Saya biasanya menempatkannya di tempat yang sama dengan Solution Explorer dan Server Explorer.
Selain window Team Explorer, ada menu baru yang ditambahkan, yaitu New Team Project yang ditujukan untuk membuat Team Project. Pada menu File, pilih New Team Project... Akan muncul window Connect to Team Foundation Server. Pilih server yang diinstall TFS, kemudian klik OK.
Ketikkan username dan password admin TFS, kemudian klik OK.
Akan muncul wizard untuk membuat Team Project. Ketikkan LegaCalcio0809 sebagai nama proyek, kemudian klik Next.

Pilih MSF for Agile Software Development - v4.2 sebagai process template. MSF for Agile cocok untuk tim development yang jumlah anggotanya relatif sedikit, misalnya 5 - 10. Atau bahkan bisa saja hingga 3 orang. MSF for CMMI cocok untuk tim yang jumlah anggotanya banyak. Pilih MSF for Agile, kemudian klik Next.

Tulsikan deskripsi proyek, kemudian klik Next.
Jika ini adalah proyek baru, pilih Create an empty source control folder. Jika proyek yang akan dibuat merupakan percabangan dari proyek yang ada, pilih Create a new source control branch. Jika belum ingin menggunakan source control, pilih Do not create a source control folder at this time. Untuk kasus ini, pilih Create an empty source control folder, kemudian klik Next.

Pada window selanjutnya, klik Finish.
Tunggu sampai pembuatan Team Project selesai.

Setelah selesai, beri tanda pada check box Launch the process guidance for more information about running team project, kemudian klik Close.

Process guidance yang dimaksud di-host di server dan merupakan web yang dibangun di atas WSS, sehingga perlu koneksi ke server lagi untuk memperoleh hak masuk di WSS.
Setelah login, Visual Studio akan membuka internal Web Browser yang sedang memperlihatkan halaman home dari website process guidance.

Kemudian, pada Team Explorer akan muncul Team Project yang baru saja dibuat, yakni LegaCalcio0809.
Selamat! Anda telah membuat Team Project pertama Anda! Tunggu post saya selanjutnya yah... 
Kalo ke rumah Z pada saat-saat begini, pasti asyik banget! Coz ada Darren, yang imutnya minta ampun! Hehee... dia itu seneng banget sama orang lain, jadi gak nangis kalo digendong, atau diajak bercanda. Malah doyan. Apalagi pas gua deketin sama laptop, langsung deh pegang-pegang keyboard sama mouse. Udah gitu, ada bakat juga jadi foto model.
Beda banget antara yang terawat dengan yang sangat terawat.. (hihiii.. ngeles)

Pipinya minta dicubiiiittt

Lagi diledekin juga masih cute...!

Hmmmffhhh... jadi pengeeenn....!
Sooonyaaaaa..... (lho???) 
Darren, nanti kalo dah bisa berdiri dan lari, pokoknya gua jadiin pemain sepakbola yang jago abis yah! No one can run as fast as you! No one can pass as accurate as you!
Langkah 1: Membuat user-user untuk anggota tim software development
Post ini merupakan lanjutan dari post sebelumnya, sehingga environment yang saya gunakan pada post ini adalah hasil dari proses instalasi TFS pada post sebelumnya. Nah, setelah TFS berhasil diinstal, cerita selanjutnya adalah kita akan melakukan suatu software development dengan memanfaatkan TFS. Hal itu masih beberapa langkah di depan, karena sebelumnya kita harus menyiapkan terlebih dahulu. Supaya terlihat sebagai sebuah kisah (walaupun khayalan), ada baiknya saya menghadirkan sebuah software house fiktif yang berisi orang-orang yang juga fiktif. Jika ada kesamaan nama, tempat, dan hal lainnya, ya sebagian memang disengaja karena saya merupakan penggemar. Hehe...
Alkisah ada sebuah software house bernama Milanello, yang berisi anggota sebagai berikut:
- Carlo Ancelotti
- Mauro Tassotti
- Paolo Maldini
- Allessandro Nesta
- Andrea Pirlo
- Ricardo Kaka
- Clarence Seedorf
- Filippo Inzaghi
- Ronaldinho Gaucho
- Alexandre Pato
Nah, untuk itu, kita buat dulu account untuk mereka. Sebaiknya kita buat account di Active Directory. Namun karena saya menggunakan Single Server Deployment ketika menginstal TFS, dan TFS tidak bisa diinstal di server yang memiliki role sebagai domain controller, sehingga di sini saya hanya menggunakan account biasa, bukan Active Directory. Untuk membuat account di Windows Server 2003, klik Start > Administrative tools > Computer Management.
Nanti akan muncul window Computer Management. Pada window ini, expand folder Local Users and Groups, kemudian klik folder Users sehingga tampil user-user yang ada din Windows Server 2003 ini. Kita akan buatkan account untuk setiap anggota Milanello. Caranya adalah dengan klik kanan di folder Users, kemudian pilih New User...

Nah, buatkan account untuk setiap user. Agar nantinya tidak merepotkan, pilih check box Password never expires. Dalam kasus ini, saya membuat account berikut
- Carlo Ancelotti : ancelotti
- Mauro Tassotti : tassotti
- Paolo Maldini : maldini
- Allessandro Nesta : nesta
- Andrea Pirlo : pirlo
- Ricardo Kaka : kaka
- Clarence Seedorf : seedorf
- Filippo Inzaghi : inzaghi
- Ronaldinho Gaucho : ronaldinho
- Alexandre Pato : pato
Langkah 2: Membuat group-group untuk sebuah proyek
Setelah semua account dibuat, kita akan membuat beberapa buah group sesuai dengan peran yang ada pada suatu project. Ya, group dibuat berdasarkan proyek yang hendak dikerjakan. Misalnya, Milanello akan mengerjakan sebuah proyek besar yang diberi nama LegaCalcio0809. Untuk itu, admin TFS sebaiknya menyediakan group-group yang khusus ditujukan untuk proyek ini. Jika di kemudian hari ada proyek yang berbeda, admin TFS juga sebaiknya menyediakan group yang berbeda. Kenapa? Karena mungkin saja di suatu proyek, seseorang berperan sebagai developer, tapi di proyek lain ia berperan sebagai tester. Dengan demikian, pembuatan group memang ditujukan untuk setiap proyek. Oke, kita mulai dengan proyek pertama, yaitu LegaCalsio0809. Untuk proyek ini, kita akan membuat lima buah group, yaitu untuk peran Project Manager, Architect, Developer, Database Administrator, dan Tester. Cara membuat group mirip dengan membuat user. Klik kanan folder Groups, kemudian pilih New Group...
Dalam kasus ini, saya membuat group-group sebagai berikut:
- LegaCalcio0809ProjectManager, anggota: ancelotti, tassotti
- LegaCalcio0809Architect, anggota: pirlo, kaka
- LegaCalcio0809Developer, anggota: seedorf, ronaldinho
- LegaCalcio0809DatabaseAdministrator, anggota: maldini, nesta
- LegaCalcio0809Tester, anggota: inzaghi, pato
Untuk menambah anggota, pada saat membuat group, klik tombol Add...
Pada window Select Users, tulis username yang menjadi anggota dari group tersebut. Pisahkan username satu dengan lainnya dengan titik koma.
Jika ingin memastikan apakah username yang dimasukkan sudah benar, klik Check Names. Jika sudah, klik tombol OK.
Kembali ke window New Group yang kali ini sudah tertera dua username yang menjadi anggota dari group tersebut. Klik tombol Create untuk membuat group ini.
Lakukan berulang kali hingga lengkap menjadi lima buah group. Dengan demikian, untuk urusan administrasi, persiapan untuk nantinya menggunakan TFS dan VSTS bisa dibilang sudah selesai. Selamat mencoba! 
Untuk yang ingin coba menginstall Team Foundation Server 2008, berikut ada e-book buatan saya, lengkap dengan gambar, langkah demi langkah. Bahkan, saya juga melakukannya dari nol, yaitu dari menginstall Windows Server 2003 di VPC. Sehingga, bagi Anda para pemula (saya juga termasuk lho), bahkan bagi yang belum pernah menyentuh VPC, e-book ini akan sangat berguna. Langkah demi langkah dibahas mulai dari menginstall Windows Server 2003 di VPC, konfigurasi VPC agar bisa ngobrol dengan OS yang jadi host, install SQL Server 2005 hingga akhirnya install TFS 2008.
Silahkan download di sini
Download software yang dibutuhkan:
By the way, apa itu TFS 2008? Hmm, singkatnya, TFS 2008 adalah tulang punggung bagi tim development untuk melakukan development yang terintegrasi, petunjuk yang lengkap, proses yang terkontrol, sehingga akhirnya menghasilkan software yang berkualitas. Lebih lengkapnya lagi, tunggu post saya selanjutnya tentang TFS dan VSTS! 