Persiapan menggunakan TFS
Langkah 1: Membuat user-user untuk anggota tim software development
Post ini merupakan lanjutan dari post sebelumnya, sehingga environment yang saya gunakan pada post ini adalah hasil dari proses instalasi TFS pada post sebelumnya. Nah, setelah TFS berhasil diinstal, cerita selanjutnya adalah kita akan melakukan suatu software development dengan memanfaatkan TFS. Hal itu masih beberapa langkah di depan, karena sebelumnya kita harus menyiapkan terlebih dahulu. Supaya terlihat sebagai sebuah kisah (walaupun khayalan), ada baiknya saya menghadirkan sebuah software house fiktif yang berisi orang-orang yang juga fiktif. Jika ada kesamaan nama, tempat, dan hal lainnya, ya sebagian memang disengaja karena saya merupakan penggemar. Hehe...
Alkisah ada sebuah software house bernama Milanello, yang berisi anggota sebagai berikut:
- Carlo Ancelotti
- Mauro Tassotti
- Paolo Maldini
- Allessandro Nesta
- Andrea Pirlo
- Ricardo Kaka
- Clarence Seedorf
- Filippo Inzaghi
- Ronaldinho Gaucho
- Alexandre Pato
Nah, untuk itu, kita buat dulu account untuk mereka. Sebaiknya kita buat account di Active Directory. Namun karena saya menggunakan Single Server Deployment ketika menginstal TFS, dan TFS tidak bisa diinstal di server yang memiliki role sebagai domain controller, sehingga di sini saya hanya menggunakan account biasa, bukan Active Directory. Untuk membuat account di Windows Server 2003, klik Start > Administrative tools > Computer Management.
Nanti akan muncul window Computer Management. Pada window ini, expand folder Local Users and Groups, kemudian klik folder Users sehingga tampil user-user yang ada din Windows Server 2003 ini. Kita akan buatkan account untuk setiap anggota Milanello. Caranya adalah dengan klik kanan di folder Users, kemudian pilih New User...

Nah, buatkan account untuk setiap user. Agar nantinya tidak merepotkan, pilih check box Password never expires. Dalam kasus ini, saya membuat account berikut
- Carlo Ancelotti : ancelotti
- Mauro Tassotti : tassotti
- Paolo Maldini : maldini
- Allessandro Nesta : nesta
- Andrea Pirlo : pirlo
- Ricardo Kaka : kaka
- Clarence Seedorf : seedorf
- Filippo Inzaghi : inzaghi
- Ronaldinho Gaucho : ronaldinho
- Alexandre Pato : pato
Langkah 2: Membuat group-group untuk sebuah proyek
Setelah semua account dibuat, kita akan membuat beberapa buah group sesuai dengan peran yang ada pada suatu project. Ya, group dibuat berdasarkan proyek yang hendak dikerjakan. Misalnya, Milanello akan mengerjakan sebuah proyek besar yang diberi nama LegaCalcio0809. Untuk itu, admin TFS sebaiknya menyediakan group-group yang khusus ditujukan untuk proyek ini. Jika di kemudian hari ada proyek yang berbeda, admin TFS juga sebaiknya menyediakan group yang berbeda. Kenapa? Karena mungkin saja di suatu proyek, seseorang berperan sebagai developer, tapi di proyek lain ia berperan sebagai tester. Dengan demikian, pembuatan group memang ditujukan untuk setiap proyek. Oke, kita mulai dengan proyek pertama, yaitu LegaCalsio0809. Untuk proyek ini, kita akan membuat lima buah group, yaitu untuk peran Project Manager, Architect, Developer, Database Administrator, dan Tester. Cara membuat group mirip dengan membuat user. Klik kanan folder Groups, kemudian pilih New Group...
Dalam kasus ini, saya membuat group-group sebagai berikut:
- LegaCalcio0809ProjectManager, anggota: ancelotti, tassotti
- LegaCalcio0809Architect, anggota: pirlo, kaka
- LegaCalcio0809Developer, anggota: seedorf, ronaldinho
- LegaCalcio0809DatabaseAdministrator, anggota: maldini, nesta
- LegaCalcio0809Tester, anggota: inzaghi, pato
Untuk menambah anggota, pada saat membuat group, klik tombol Add...
Pada window Select Users, tulis username yang menjadi anggota dari group tersebut. Pisahkan username satu dengan lainnya dengan titik koma.
Jika ingin memastikan apakah username yang dimasukkan sudah benar, klik Check Names. Jika sudah, klik tombol OK.
Kembali ke window New Group yang kali ini sudah tertera dua username yang menjadi anggota dari group tersebut. Klik tombol Create untuk membuat group ini.
Lakukan berulang kali hingga lengkap menjadi lima buah group. Dengan demikian, untuk urusan administrasi, persiapan untuk nantinya menggunakan TFS dan VSTS bisa dibilang sudah selesai. Selamat mencoba! 