My "Ex", Outsourcing, and Cramer Method beat by Gauss-Seidel
Yes!!! week end. My week end dikagetkan oleh fakta-fakta makin "ngebutnya" India di dunia outsourcing. Bagaimana tidak, setelah IT, Call Center dan Back Office mereka kuasai, sekarang Equity Analyst untuk saham wall street pun di outsource kan ke India, phieuwhhh!!!. TATA Group, per 6 Desember 2007 memiliki nilai market capitalisation sebesar 72.2 billion USD!!! buseeet!!! Saya harus bisa menjual minimal 32 buah "1000 MW nuclear power plant" dulu tuh untuk dapat membeli TATA Group, weleh weleh. (note: sebuah nuclear power plant berkekuatan 1000 MW dapat dibangun dengan harga 2 billion dan membutuhkan waktu lima tahun untuk jadi).
Ngomong-ngomong soal TATA Group, jadi inget lagi niy sama mantan pacar dulu yang seorang Civil Engineer. Once upon a time, pernah saya mencoba untuk membuat she kagum sama kemampuan programming ku yang sederhana. Dengan bangganya saya perlihatkan software simulasi reaktor nuklir PWR yang telah mengantarkanku untuk mendapatkan nilai B pada mata kuliah pilihan: "Topik Khusus Reaktor Nuklir". She said: "oh.. good". Buat saya kata-kata "oh...good" itu not enough, passion nya nggak kerasa. Kemudian saya datang lagi dengan gambar-gambar fractal yang indah yang dihasilkan oleh Software Fractal Generator. Tapi masih saja she mengatakan "oh.. good". Lalu saya bilang "sayang, software ini saya buat sendiri loh, with my own library, i'm not using OpenGL". Dan she kemudian bilang "great". Masih, that's not enough for me, hambar, koq nggak ada "Wow" nya siy. Lalu dia nyeletuk: "sayang, kenapa siy masih pake Pascal". Hati langsung spontan mengatakan "what???", apakah ini masalahnya ya, apakah karena Pascal, I love Pascal, sampai sekarang. Apakah karena dia udah coding pake C++, mmhh...
Oke, i'll surprise her. Saya tanya temen deketnya dia dan asking apa siy problem kuliah pacarku itu yang belum ketauan solusinya. Lalu si temen menjawab, she lagi bingung dengan tugas tentang "Persamaan Linear Simultan". Dengan sombongnya saya berkicau, yes, metoda numeric, matrix matrix and matrix, "i've been doing Tensor in my Quantum Physics class" masa array 2D aja nggak bisa. Tanpa pikir panjang, saya gunakan metoda Cramer untuk solve the problem. Yes, saya masih tetep pake Pascal. Gila!!! susah banget, it took one whole week to solve the problem. Saya perlihatkan hasilnya, and again she said: "oh..great". Bete dong, langsung aja saya tanya: "kenapa siy nggak ada WOW nya?" sambil senyum she menjawab: "everybody know kalau Cramer kurang pas untuk mencari variable yang lebih dari 4 buah, i'm prefer using Gauss-Seidel iteration and i've already found the solution". Upss... i didn't know that :-) . Kemudian she nyeletuk lagi "kenapa siy masih pake Pascal aja", lalu saya jawab: "sayang nonton yuk" dan akhirnya she menjawab: "WOW that's great, yuk", hahaha.
mmhh... that's long time ago. sekarang pacarku seorang perawat Intensive Care Unit di Bandung, what should i do ya untuk membuat dia lebih terkesan lagi? ;-)
note: hehehe, stop trying!!! hahaha.