Acknowledgment: Romi Satria Wahono
Hari minggu (21 Desember 2008) kemaren merupakan hari yang luar biasa buat saya. Saya bisa bertemu langsung "face to face" dengan seseorang yang memang dari dulu pengen saya temui. Saya bahkan, harus nelpon istri saya dulu untuk ijin tidak pulang ke bandung, agar bisa menghadiri sebuah event yang digelar oleh temen-temen dari MIFTA yang menghadirkan "sang pedjoeang" sebagai keynote speaker.
Adalah dia, Romi Satria Wahono, "sang pedjoeang" yang ingin saya temui secara langsung sudah sejak lama. Kenapa harus bung Romi ? yes, for me, he is a living legend. Bagaimana tidak ? melalui "perdjoeangannya" lah situs www.ilmukomputer.com yang fenomenal itu lahir. Sebagai solusi murah dan mudah dalam hal memperoleh pengetahuan yang mana, di negara kita yang tercinta ini, murah dan mudah adalah dua komponen yang sangat langka sekali. Saya jadi teringat ketika awal masa kuliah dulu, saat-saat ketika saya mulai memiliki sedikit ketertarikan ke dunia IT. Jalan-jalan ke salah satu toko buku paling terkenal di negeri ini, melihat-lihat koleksi buku komputer yang mereka miliki. Namun sayang, harga yang tertampang di buku tidak terlalu bersahabat dengan dompet dan segala isinya yang saya miliki. Beruntung, salah satu teman saya, memperkenalkan www.ilmukomputer.com pada saya dan alhamdulillah.. the magic starts to work :-)
Hari minggu itu (21 Desember 2008), Romi Satria Wahono "membeberkan" semua rahasia suksesnya dengan cara merangkumkan perjalanan "perdjoeangan" yang telah dilalui. Rangkuman cerita dimulai dari kedatangan "sang pedjoeang" ke tanah air dan diakhiri dengan cerita kondisi terakhir "sang pedjoeang" per desember 2008. Sungguh beruntung sekali saya bisa menghadiri dan mendengarkan paparan dari "sang pedjoeang" langsung yang dimulai dengan membahas bukunya Thomas L. Friedman yang terkenal itu The World is Flat. Pemaparan ditutup dengan sesi tanya jawab yang diakhiri dengan break dan lunch. Pada saat break ini lah, saya kemudian berdiri dan mendekati podium, kemudian mengajak jabat tangan sang pedjoeang sambil memperkenalkan diri. Saya bertanya pada beliau, "apakah Anda bener2 mengurangi tidur?" "Apakah Anda benar2 meluangkan hanya sedikit sekali waktu untuk tidur, sekitar tiga jam-an?" dan beliau menjawab dengan antusias sekali "Ya!!!". Sambil makan siang, kita berbincang dan beliau membagi tipsnya tentang "mengurangi waktu tidur". Man, body size saya dengan sang pedjoeang tidak beda jauh tipis, tapi bedanya, saya banyak sekali meluangkan waktu untuk tidur, sedangkan beliau tidak, hehehe. Makanya sangat tidak heran, prestasinya juga sangat jauh berbeda, seperti langit dan bumi. Andai prestasi bisa ditentukan oleh ukuran tubuh, secara berat badan saya adalah 9* kg, hahaha.
Terimakasih untuk Romi Satria Wahono, karena telah rela membagi rahasia suksesnya dan memberikan kesempatan berbincang-bincang yang sangat menarik sekali.
Terimakasih untuk MIFTA karena telah mengadakan sebuah acara yang sangat luar biasa sekali, acara yang sangat bermutu yang sangat menyenangkan dan penuh kekeluargaan dan kehangatan. Ditunggu undangan untuk next eventnya :-)
saya akhiri postingan OOT ini dengan sebuah kalimat yang saya dengar langsung dari sang pedjoeang yang saya copy paste dari friendster sang pedjoeang sendiri.
Aku akan tunjukkan jalan para legenda, jalan cinta yang abadi, dan inilah jalan cinta para pedjoeang :)