Beberapa hari ini, saya kembali turun gunung dalam team Software development dengan menerapkan konsep MSF Agile. metoda ini memungkinkan kita bisa melakukan rapid application developmen dengan menggunakan pola deployment secara iteratif yang tidak sama dengan pendekatan water fall.
fase - fase yang terdapat di MSF agile hampir sama dengan methoda software development pada umumnya, namun yang membedakan adalah dalam hal pemanfaatan agile methodology yang memungkinkan software di buat secara modular tanpa harus menunggu proses requirement dan design secara lengkap
fase2 pada msf diantaranya
1. Envisioning, kegiatan envisioning berhubungan dengan mengumpulkan infomasi fisi dari user dan harapan mereka atas sistem yang akan di buat dan menuangkan nya dalam bentuk requirement document yang biasa di sebut juga sebagai vision document
2. Planning, kegiatan pada fase ini adalah melakukan proses perencanaan dan desain dari semua kebutuhan user kedalam spesifikasi pekerjaan yang akan kita kerjakan yang di sebut juga sebagai Functional Spec. banyak cara untuk menuangkan notasi FS ini pada umumnya kita menjelaskan FS ini dengan cara naratif dan di bantu dengan tools pemodelan seperti UML. dari factional spec ini akan di terjemahkan menjadi technical spec yang lebih menitik beratkan bagaimana menjawab kebutuhan user ini dalam bahasa teknis seperti Object Model, Relation Model dan Software architecture Model
3. Developing, Pada tahap ini Dokument Technical spec akan mulai dikerjakan oleh team development. sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah di tentukan
4. Stabilizing, tester dan QA akan melakukan proses testing secara intensif dengan menggunakan mekanisme daily build yang memungkinkan setiap error dan kesalahan dapat di deteksi dan di perbaiki sedari dini. proses Bug Finding dan Bug Fixing akan jalan terus menerus sehingga proses stabilizing selesai dan bug trend yang di hasilkan semakin minim
5. Deploy, setelah lolos dan berhasil mencapai Bug Free aplikasi akan di deploy ke mesin UAT atau production untuk di coba oleh user
Semua step ini bisa bekerja dengan sangat efektif jika kita menggunakan tools yang bisa membantu proses ini, dan microsoft memberikan kemudahan untuk MSF Agile ini dengan menggunakan Visual Studio team system.
Sebelumnya saya pernah menggunakan VSTS 2005, dan menurut saya sangat membantu dalam implementasi Software development. menggunakan VSTS 2008 merupakan pengalaman menarik, karena semakin banyak hal baru yang bisa saya temukan khususnya dalam membantu proses implementasi Software development dengan MSF Agile.
pengalaman saya dengan VSTS 2008 ini tentu saja akan saya share di tempat ini, khususnya yang kaitannya dengan penggunaanya untuk membantu team database.
nantikan pengalaman saya di blog ini