Untuk pembaca yang dulunya pernah mengecap sekolah di generasi kurikulum 1994 mungkin pernah mendengar, melihat, bahkan menggunakan buku teks pelajaran bahasa Indonesia Acibi (Aku Cinta Bahasa Indonesia). Kira-kira waktu di kelas 2,3 atau 4 SD.
Sebagaimana kita telah didibesarkan dalam bahasa Indonesia, ada baiknya jika kita mencoba menggunakan bahasa Indonesia dalam menulis blog2 dengan tema IT (Teknologi Informasi). Ini bukan berarti saya mencoba mendiskreditkan bahasa Inggris ataupun membatasi pengekspresian blogger dalam menggunakan bahasa (sama sekali tidak dipaksakan, bebas). Dengan bahasa Inggris memang blog kita bisa dibaca hingga oleh english-speaking audience.
Saya mencoba berpikir dari sisi masyarakat Indonesia yang masih berada di bangku pendidikan dan sedang berusaha mempelajari skill IT sebagai modal skillsetnya. Buku-buku atau tutorial internet yang berbahasa Indonesia akan dengan mudahnya di cerna ketimbang yang berbahasa inggris. Dan secara opini saya, ini dapat mempercepat pembelajaran atau pemahaman. (mohon masukannya jika ada komparasi ilmiah mengenai pembelajaran knowledge antara 'native tounge' dengan 'second language') Dan dalam konteks blog ini saya berusaha menyumbangkan pemikiran untuk komunitas Indonesia, yang menurut saya adalah target dari artikel2 blog ini.
Sebagai seorang software developer/programmer bahasa inggris akan datang dengan sendirinya. Maksud saya, hampir semua code knowledge dalam programming language didasarkan pada bahasa inggris. Tentu saja dalam hal ini inggris utk terminologi komputer yang akan datang dengan sendirinya.
Salah satu tujuan utama yang menurut saya penting untuk memakai bahasa Indonesia adalah sebagai motivator awal atau penggerak awal bagi para pembelajar teknologi (software). Diharapkan dengan tidak dihadapkannya mereka ke tutorial-tutorial berbahasa inggris pada masa awal pembelajaran mereka, tidak membuat mereka menjadi patah semangat dahulu karena masalah pemahaman akibat bahasa.
Hal berikutnya yang perlu diperhatikan mungkin adalah pembahasaan kita ketika menyampaikan suatu konsep atau tutorial. KIS (Keep it Simple) mungkin adalah salah satu cara yang paling baik untuk pengorganisasian bahasa. Misalnya, adanya latar belakang, tujuan, dan step by step dengan bahasa yg sederhana, akan lebih memudahkan lagi pemahaman. Jika anda pernah belajar dari Head First Series mungkin itu salah contoh yang sukses di kelasnya.
Artikel ini hanya sebuah ajakan untuk memudahkan pembelajarn dan pemahaman bagi yang memiliki kesulitan bahasa. Jadi, silahkan pilih kapan anda ingin memakai / tidak memakai bahasa Indonesia di blog anda.

NB: untuk yang memiliki link artikel atau tutorial berbahasa Indonesia feel free utk diikutkan di comments.