Cerita Tentang Layanan MSN Juku China

Beberapa hari yang lalu beberapa rekan saya mempertanyakan mengenai kasus pembajakan (kabarnya sampe ke level kode) yang terdapat pada layanan MSN China Juku. Beberapa rekan mengkritik cukup pedas. Bagi saya yang selama ini dinilai cukup aktif bersentuhan dengan teknologi Microsoft, mereka mempertanyakan atau malah sedikit menyindir kejadian pembajakan ini. Ada yang bilang "Kalau produknya yang dibajak marah, eh taunya malah ngebajak punya orang juga ....". Memang di dunia perangkat lunak, pembajakan menjadi permasalahan tersendiri. Terlalu banyak terjadi kasus pembajakan software dan memang yang paling dirugikan adalah si penghasil software itu.

Melalui press releasenya, pihak Microsoft sendiri sudah menjelaskan duduk perkara mengenai kasus ini. Setelah dilakukan investigasi ditemukan bahwa memang telah terjadi pembajakan terhadap layanan microblogging plurk. Dijelaskan pula bahwa layanan Juku ini sebenarnya dikembangkan oleh pihak ketiga (vendor dari China) bekerja sama dengan MSN China.Telah terjadi pelanggaran terhadap kontrak dimana seharusnya pihak ketiga tadi mendelivered produk dengan memperhatikan aspek2 intellectual property. Sekarang layanan yang masih bersifat beta itu sementara dinon-aktifkan hingga kasus ini selesai tuntas. Dalam press relasenya juga pihak microsoft sudah menyatakan permintaan maaf terhadap microblogging site, Plurk.com .

Barangkali hal yang bisa diambil pelajaran dari kasus ini adalah bagaimana sebaiknya suatu kerjasama dengan pihak ketiga dikenakan proses kontrol yang baik. Karena jika sudah terlanjur terjadi, efeknya justru melemahkan citra perusahaan, misalnya dalam hal ini Microsoft. Cukup disayangkan bukan jika kampanye legalitas yang selama ini dibawa microsoft agak ternoda dengan terjadinya insiden ini. Dan ini tidak hanya bagi microsoft, tapi bagi seluruh pihak, entah itu vendor atau klien sebaiknya lebih meningkatkan kesadaran dan semangat untuk menjunjung intellectual property. Karena terkadang end-user, atau orang kebanyakan melihat sesuatu itu tidak sepotong-potong, tapi secara keseluruhan. Karena walau yang berbuat adalah pihak ketiga, tapi toh kerja sama itu dilakukan bersama sehingga ada tanggung jawab yang harusnya dilakukan. Kasus ini pula yang mencuat misalnya di century dan sebagainya (waduh, udah masuk ranah politik).

Beberapa link berita terkait kasus ini :

http://www.microsoft.com/presspass/press/2009/dec09/12-15statement.mspx

http://www.microsoft.com/presspass/press/2009/dec09/12-14statement.mspx

Share this post: | | | |
Published Friday, December 18, 2009 3:14 PM by poedja_p
Filed under: ,

Comments

No Comments
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems