March 2008 - Posts
IT Fair 2008 Seminar

Waktu dan Tempat :
15 Maret 2008
Pukul 08.30 – 17.00 WIB
Pusat Studi Jepang (PSJ) Universitas Indonesia
Tiket dan Reservasi :
HTM : Rp. 35.000,- (termasuk Snack dan Sertifikat)
Tiket bisa didapatkan di Sekretariat BEM Fasilkom UI Depok atau langsung pada hari H.
Pemesanan Tiket bisa dilakukan melalui :
Email : berli.zone@yahoo.com
SMS : 0812 84 30092
Tempat Terbatas
my comment :
wah tema Utamanya cukup bikin panas nih,
ayo sama-sama dukung Team kesayangan anda (kok jadi kaya suporter bola) :)
S.A.
maaf, karena tugas akademik yang banyak, sehingga saya (sok) sibuk dengannya dan post ini tertunda 1 minggu lebih
Pada post saya sebelumnya, telah saya sebutkan bahwa kita dapat menggunakan dan disarankan menggunakan ASP.NET Web Parts untuk web-parts generic di WSS. bagaimana caranya ?
1. Membuat ASP.NET Webparts
oke, kita mulai dengan membuka visual studio. pada contoh ini saya akan gunakan VSTS 2008
buat project baru dengan template Class Library.
add System.Web sebagai reference untuk project anda.
pada Solution Explorer, klik kanan di References, lalu pilih Add Reference...
pada Add Reference window, pilih System.Web lalku klik OK
buat sebuah Webpart class
using System;
using System.Web.UI;
using System.Web.UI.WebControls;
using System.Web.UI.WebControls.WebParts;
namespace WSSWebparts00
{
public class SimpleWebParts : WebPart
{
protected override void RenderContents(HtmlTextWriter writer)
{
writer.Write("Hello " + this.Page.User.Identity.Name);
}
}
}
klik kanan pada project name di Solution Explorer, lalu pilih Properties
Pada Project Properties, pilih bagian Build, kemudian pada Output Path, klik Browse...
Set output path anda pada bin\ folder dari Website WSS anda. folder ini biasanya mempunyai pola
[WINDRIVE]:\Inetpub\wwwroot\wss\VirtualDirectories\[hostname][port]\bin\
pada contoh ini output path saya :
Z:\Inetpub\wwwroot\wss\VirtualDirectories\msdn.local80\bin
karena Windows (pada remote PC) saya berada pada Drive Z: (map network drive), host dari WSS site saya adalah msdn.local pada port 80
Selesai setting output path, selanjutanya kita build project : menu Build - > Build <ProjectName>
sudah selesai ? tunggu dulu, ini belum selesai. kita masih barus membuka web.config dari WSS site kita
2. add Web Part sebagai safe Controls
web.config dari WSS site kita berada di :
[WINDRIVE]:\Inetpub\wwwroot\wss\VirtualDirectories\[hostname][port]\web.config
selajutkan nyatakan assembly anda sebagai save control dengan menambahkan tag
<SafeControl Assembly="WSSWebparts00" Namespace="WSSWebparts00" TypeName="*" Safe="True" />
diantara tag <SafeControls>
note : WSSWebParts00 adalah assembly dari webpart buatan anda
3. add Web part ke WSS Site
Selnajutnya kita buka WSS Site kita sebagai admin, lalu klik Site Action -> SIte Setting
Selanjutnya kita menuju Web Parts gallery. klik link Web Part yang berada di group Gallieries
klik link new yang berada di menu bar dari Web part Gallery kta untuk menuju list web part yang tersedia (termasuk yang telah kita buat)
pada new Webpart list kita akan melihat daftar Web Part yang dapat diembed pada WSS Site.
cek pada Web Part yang kita buat, lalu klik "Populate Gallery"
Selanjutnya kita kembali ke halaman utama WSS Site kita untuk meng-add Web Parts yang sudah kita buat ke page Tersebut
klik Site Ection -> Edit Page
page akan berubah menjadi Web Part Edit page
klik Add a Web part di salah satu Webpart Zone yang ada
akan muncul sebuah popup list Web part yang dapat kita add di Webpart page kita.
beri cek pada Webpart yang telha kita buat lalu klik Add
kita akan diberikan preview Webpart page yang telah kita edit.
selnjutnya klik Exit Edit Mode untuk meng-apply edit yang telah kita lakukan.
Web Part yang telah kita buat ada di halaman Utama WSS Site
(numpang buat tugas kuliah)
untuk membuat Web service dengan ASP.NET kita membutuhkan
- Web Server IIS, Minimal ver 5.0
- .NET Framework
pada contoh ini kita gunakan Visual Studio untuk mempermudah membuat web Service Reference
1. Buka Website
- Buka Visual Studio anda
- pilh menu File -> Open Web Srite
2. Pilih Local IIS -> Default Website -> klik Open
(catatan : anda harus buka visual studio sebagai admin apabila mengaktifkan fitur UAC pada windows Vista)
apabila ada warning IIS anda belum menggunakan .NET Framework yang sesuai dengan Visual Studio yang anda pakai, klik OK saja.
3. Membuat Web Service
pada Solution Explorer, Klik kanan pada Website anda (localhost), pilih Add New Item...
pilih file type "Web Service",
pada contoh ini kita gunakan Bahasa C# dan letakkan Code C# kita pada file asmx.
pada class yang kita buat, tambahkan sebuah method baru. jangan lupa berikan flag [WebMethod] di atas method yang kita buat
pada contoh ini saya membuat sebuah method yang menghitung panjang string yang diberikan pada parameter
<%@ WebService Language="C#" Class="SagiService" %>
using System;
using System.Web;
using System.Web.Services;
using System.Web.Services.Protocols;
[WebService(Namespace = "http://tempuri.org/")]
[WebServiceBinding(ConformsTo = WsiProfiles.BasicProfile1_1)]
public class SagiService : System.Web.Services.WebService {
[WebMethod]
public int PanjangString(string kata)
{
return kata.Length;
}
}
save web service anda.
4. Membuat Reference Web Service
- pada Solution Explorer, Klik kanan pada Website anda (localhost), pilih Add Web Reference...
- Tools ini akan sercara otomatis mendetect method apa saja yang di share di Web Service
- biarkan Web Reference name tetap "localhost" lalu klik "Add Reference"
- apabila anda perhatikan pada solution explorer, terbuat dua buah file (class) baru yang mereference Web Service kita tadi. biasanya berada di folder App_WebReferences
4. Membuat Client Web Service
- pada Solution Explorer, Klik kanan pada Website anda (localhost), pilih Add New Item...
- pilih file type "Web Form", language C#, dan cek "Place code in Separate File"
- Expand solution explorer, lalu buka Code C# anda
- ketik Code Berikut
using System;
using System.Web.UI;
public partial class _Default : System.Web.UI.Page
{
protected void Page_Load(object sender, EventArgs e)
{
string namaku = "Sagi Arsyad";
localhost.SagiService myservice = new localhost.SagiService();
Response.Write("Namaku : " + namaku + "<br />");
Response.Write("Panjangnya : " + myservice.PanjangString(namaku) + "<br />");
}
}
- Save Code anda, di Solution Explorer, klik kanan pada file ASPX anda lalu pilih View In browser
- Hasil dari Web Service yang kita buat kana muncul di browser
source code untuk contoh ini
aspnet-ws.zip
siapa bilang silverlight cuma bisa pake IIS + ASP.NET..
rekan saya Andra, hari ini menunjukkan betapa Silverlight juga bisa running di Apache dengan back-end PHP4
http://www.gadingretak.com/newhomepage/index.htm
juga silverlight sebagai RSS client
http://www.gadingretak.com/
just like Godong said, IE 8 beta 1 is launched
it pass, Acid 2 Test, well... at least 90 percent of it :)
so, what's new ?
- Domain hightlight on url bar (see picture)
- Emulate IE7 ?
- several new stuff on Menu Context
but how about acid 3 Test ?
Fail, 17/100
download it at
http://www.microsoft.com/windows/products/winfamily/ie/ie8/getitnow.mspx
several known fatal Error
- You cannot use IE8 beta 1 for Yahoo Mail Beta (try to "Emulate IE7" to fix this)
Kalau kita telusuri sejarahnya, Web part pertama kali diperkenalkan (di dunia ASP.NET) pada WSS v2. Namun ketika itu WSS v2 dibangun diatas ASP.NET 1.1.
Ketika kita masih di dunia ASP.NET 1.1, untuk me-add, remove ataupun edit suatu control pada ASP.NET page kita harus membuka .aspx page kita edit file nya, publish ke server lalu server mengcompile pada first request. dengan Webpart kita dapat meng add/remove maupu mengubah behavior dari ASP.NET Control (Webpart) kita melalui browser
Hal ini "menginspirasikan" Microsoft untuk menyertakan Webpart pada ASP.NET 2.0 yang terdapat pada namespace System.Web.UI.WebControls.Webparts.Webpart.
di kemudian hari, Microsoft membangun WSS v3 diatas ASP.NET 2.0, yang pastinya memiliki semua fitur ASP.NET 2.0 termasuk Webpart. Namun selain memiliki fitur ASP.NET Webpart, WSS v3 memiliki fitur Webpart nya sediri yang mengextend ASP.NET 2.0 Webpart namun backward kompatibel dengan WSS v2 Webpart. berada pada namespace Microsoft.SharePoint.WebPartPages.WebPart (anda harus menginstall WSS terlebih dahulu)
Figure 1 : remove Webpart melaui Browser
Fitur lain dari Webpart adalah dua buah web part dapat saling berkomunikasi lewat sebuah connection point
http://msdn2.microsoft.com/en-us/library/ms178188(VS.85).aspx
Seperti yang sudah saya sebutkan. apabila anda men-develop webpart untuk WSS v3, ada 2 jenis webpart, ASP.NET Webpart dan WSS Webpart.
Microsoft sendiri menyarankan anda untuk menggunkan ASP.NET webpart untuk digunakan sebagai WSSv3 Webpart untuk- kebutuhan-kebutuhan yang generic. namun ada beberapa kasus dimana anda harus menggunakan WSS v3 Webpart class. misalnya :
- Koneksi beberapa Webpart di page yang berbeda
- koneksi Webpart dengan Webpart yang tidak berada di Webpart Zone
- membuat Client Side Connection
- kompatibiltas dengan fitus WSS caching yang dimana cache data disimpan pada WSSv3 Content database
Continue to next Post
S.A
berhubung presentasi kemarin saya ada cukup banya kesalahan teknis tidak terduga (Sorry, pak risman...) .
Janjinya sih kemarin, tapi karena habis pulang dari lantai 18, langsung hajar deadline proporsal Imagine Cup trus langsung Colapse. besoknya ada CGT di fasilkom :)
saya akan mempublish bahan-bahan presentasi saya melalui blogs ini beserta source code nya on the next few post.
--update 02:13
ah, ditarik beberapa teman main CS, jadinya baru bisa mulai sekarang :)
btw, materi presentasi yang saya punya. setelah di coba kembali di Host saya, semua berjalan tanpa masalah. ah sebal.. yesterday is not my lucky day :(