WSS Webpart - Introduction
Kalau kita telusuri sejarahnya, Web part pertama kali diperkenalkan (di dunia ASP.NET) pada WSS v2. Namun ketika itu WSS v2 dibangun diatas ASP.NET 1.1.
Ketika kita masih di dunia ASP.NET 1.1, untuk me-add, remove ataupun edit suatu control pada ASP.NET page kita harus membuka .aspx page kita edit file nya, publish ke server lalu server mengcompile pada first request. dengan Webpart kita dapat meng add/remove maupu mengubah behavior dari ASP.NET Control (Webpart) kita melalui browser
Hal ini "menginspirasikan" Microsoft untuk menyertakan Webpart pada ASP.NET 2.0 yang terdapat pada namespace System.Web.UI.WebControls.Webparts.Webpart.
di kemudian hari, Microsoft membangun WSS v3 diatas ASP.NET 2.0, yang pastinya memiliki semua fitur ASP.NET 2.0 termasuk Webpart. Namun selain memiliki fitur ASP.NET Webpart, WSS v3 memiliki fitur Webpart nya sediri yang mengextend ASP.NET 2.0 Webpart namun backward kompatibel dengan WSS v2 Webpart. berada pada namespace Microsoft.SharePoint.WebPartPages.WebPart (anda harus menginstall WSS terlebih dahulu)
Figure 1 : remove Webpart melaui Browser
Fitur lain dari Webpart adalah dua buah web part dapat saling berkomunikasi lewat sebuah connection point
http://msdn2.microsoft.com/en-us/library/ms178188(VS.85).aspx
Seperti yang sudah saya sebutkan. apabila anda men-develop webpart untuk WSS v3, ada 2 jenis webpart, ASP.NET Webpart dan WSS Webpart.
Microsoft sendiri menyarankan anda untuk menggunkan ASP.NET webpart untuk digunakan sebagai WSSv3 Webpart untuk- kebutuhan-kebutuhan yang generic. namun ada beberapa kasus dimana anda harus menggunakan WSS v3 Webpart class. misalnya :
- Koneksi beberapa Webpart di page yang berbeda
- koneksi Webpart dengan Webpart yang tidak berada di Webpart Zone
- membuat Client Side Connection
- kompatibiltas dengan fitus WSS caching yang dimana cache data disimpan pada WSSv3 Content database
Continue to next Post
S.A