October 2008 - Posts
melanjutkan seri oprex saya, yang sebelum nya mulai dari centos, openvz, lalu xen. ingin mencoba tantangan baru, saya tergoda untuk compile kernel linux.
compile kernel menurut saya menurut saya merupakan operasi yang cukup scary, bukan karena ini "kernel" yang merupakan salah satu bagian terpenting dari OS, tapi karena saya belu pernah melakukannya :)
tentu saja saya tidak mau ambil resiko dengan pakai production server untuk compile kernel. untuk compile kernel ini saya gunakan Xen Virtualization dengan debian 4.0 sebagai host OS dan (juga) debian 4.0 sebagai guest OS pada Xen untuk kompilasi kernel
source code kernel linux terbaru (2.6.27.2) dapat anda download dari local mirror UI :
http://kambing.ui.edu/kernel-linux/v2.6/
untuk instruksi Compile kernet pada debian dapat dibaca :
http://www.howtoforge.com/kernel_compilation_debian_etch_p2
update:
Gagal -- hiks....
compile nya sih sukses, tapi gagal di load oleh guest OS nya Xen.
jangan compile kernel di atas Xen, karena Xen tidak me-load kernel dari filesystem-nya guest OS, namun kernel dari filesystemnya Host OS
See you next Deculture - S.A.
# wget http://bits.xensource.com/oss-xen/release/3.3.0/xen-3.3.0.tar.gz
# tar xzf xen-3.3.0.tar.gz
ah gagal compile kernel Xen..
kalau kemarin saya sempat membicarakan untuk mengoprex OpenVZ, sekarang saya bicarakan tentang Xen
seperti halnya openvz, Xen merupakan salah satu teknologi Virtualization di Linux yang free.
mengapa kok dari openVZ ke Xen ?
karena masalah Socket !
- server A yang saya manage di berada Di Texas ,
- server B berada di Texas namun berbeda datacenter dengan server A,
- server C berada di Utah.
masing-masing server ber-OS Linux , namun berbeda distro, dan semuanya terhubung dengan backbone internet US dengan speed 100Mbps (12 MBps)
pada Server A merupakan subject eksperimen Virtualiztion dengan lighttpd sebagai webserver untuk transfer file
cara eksperimennya saya, upload file sekitar 100MB ke server A yang nantinya didownload oleh server B dan server C
hasil percobaan
Server A dengan OpenVZ --> ke server B dan C max 6 MB/s
Server A dengan Xen --> ke server B dan C max 11 MB/s
saya tidak membenchmark hal lainnya selain socket writing dari masing-masing kernel virtualization diatas, sehingga tidak bisa dijadikan patokan mana dari mereka yang paling bagus
saya pernah menemukan artikel dimana ada Windows XP dapat diinstal diatas Xen kernel (tapi belum sempat coba), nampaknya akan jadi target selanjutnya
See you next Deculture - S.A.
karena baru dipinjamkan fresh dedicated server debian lagi, salah satu subjek yang sudah lama saya greget mau mainkan adalah OpenVZ
Sekedar info, OpenVZ merupakan salah satu teknologi virtualisasi yang terkenal di Linux selain Xen dan Virtuzzo (propertary)
"kabar buruk" yang saya dapatkan bahwa OpenVZ tidak secara resmi di-support oleh debian, sehingga saya harus meng-compile sendiri Kernel Debian yang di-patch supaya kompatibel dengan Debian (crossing my finger, hoping it will works)
mau coba juga ? follow these instruction :
http://wiki.openvz.org/Compiling_the_OpenVZ_kernel_%28the_Debian_way%29
http://wiki.openvz.org/Installation_on_Debian
well.. Goodluck for me :)
-- update
- Berhasil compile kernel OpenVZ
# uname -r
2.6.18-1-openvz
See you next Deculture - S.A.