beberapa hal yang menarik perhatian saya adalah penerapan Namespace, Anonymous Function dan Garbage Collection, hmm.. reminds you something ?
btw,
for windows user, download it at : http://windows.php.net/download/
or for the original source code : http://id2.php.net/downloads.php
jangan bingun dengan banyak versi yang ditawarkan
- PHP 5.3 – VC9 Non Thread Safe ---> Untuk IIS 7 PHP running sebagai Fast-CGI
- PHP 5.3 – VC9 Thread Safe ---> Untuk IIS PHP running sebagai Server API (SAPI)
- PHP 5.3 – VC6 Non Thread Safe ---> Untuk Apache PHP running sebagai Fast-CGI
- PHP 5.3 – VC6 Thread Safe ---> Untuk Apache running sebagai Server API (SAPI)
S.A.
rekan-rekan dari malaysia telah berhasil memporting beberapa aplikasi populer LAMP ( Linux-Apache-MySQL-PHP ) ke code WIMP ( Windows-IIS-MSSQL-PHP ).
http://www.lamp2win.com/content/lamp2win-winners
salah satu favorit saya adalah Mediawiki ( wikipedia engine ), walau struktur database nya tidak rumit, namun mediawiki memiliki Data Access Layer yang cukup ribet. tapi nampaknya dengan kompetisi Lamp2Win ini berhasil menaklukan mediawiki supaya “lebih windows”
Everything is Fabulous…. ~gg
try this with Google Chrome or Firefox :
http://gyu.que.jp/jscloth/touch.html
notes : not working in IE
wait, there’s still more at :
http://www.chromeexperiments.com/
see you next Deculture – S.A.
I can’t find any new feature from IE8 RC 1.
but what change from IE8 RC1 to IE8 RTM is about bug fixing
Acid 2 test : Big Success

ACID 3 test : still Fail
Webkit javascript test : 8122ms (Chome 2 get about 3000 ms)
looking forward for IE8 SP1 or IE 9
-- edit --
I found that IE8 having Tabs restore feature :
download it at :
http://www.microsoft.com/windows/internet-explorer/worldwide-sites.aspx
See you next Deculture – S.A.
salah satu mainan yang jadi target oprekan saya kali ini adalah debian 5 yang baru dirilis versi stablenya minggu kemarin.
kalau biasanya saya main debian dengan cara nge-remote pakai Putty, namun karena baru datang mainan baru lainnya juga di MIC UI, saya bisa menikmati debian diatas Hyper-V.
saya sempat beberapa kali gagal install debian karena problem dengan network card sistem di Hyper-V, cuma masalah belum terbiasa saja. namun akhirnya ketemu, dengan cara meng-enable legacy network card di hyper-v.
Debian 5 ini sendiri berjalan stabil di atas Hyper-V, kecuali saya cukup direpotkan dengan konfigurasi default dari desktop GNOME nya, misalnya pada konfigurasi resolusi default yang saya dapat pada instalasi GNOME yaitu 1600px x …., sedangkan resolusi monitor console cuma 1024 x 768, agak repot mengkonfigurasi sambil men-scroll layar Hyper-V connector
bagi yang mau coba debian 5, bisa di download dari lokal mirror UI :
http://kambing.ui.edu/iso/debian/
kalau ada koneksi internet, saya sarankan anda download yang bundel netinst iso yang berisi paket-paket minimal debian. yang selanjutnya anda download aplikasi yang anda butuhkan lewat aptitute nya debian, daripada download 5 DVD / 30 CD paket full debian :P
see you next Deculture – S.A.
<?
$cn = mssql_connect(".\SQLExpress", "sa", "a");
mssql_select_db("lab01", $cn);
$q = "SELECT data FROM mytable WHERE id=1;";
$result = mssql_query($q, $cn);
if($row=mssql_fetch_array ($result)) {
echo $row[0];
}
mssql_close($cn);
?>
code diatas apabila anda menggunakan PHP-FastCGI di IIS dengan php.ini standard akan menghasilkan error "Unable to connect to server” atau “Unfinded function mssql_connect”, dst.
masalah ini bisa disolve dengan
1. Load PHP MSSQL extension
uncomment pada php.ini :
extension=php_mssql.dll
2. Download ntwdblib.dll
download ntwdblib.dll dan copy ke direktori yang sama dengan php-cgi.exe
note: pastikan ntwdblib.dll memiliki versi 2000.80.194.0 atau yang terbaru untuk bisa melakukan koneksi database ke SQL Server 2005
note :
saya menggunakan IIS 7 (Vista SP1), dan PHP 5.2.8 dan SQL Express 2005 SP2
See you next Deculture – S.A.
ready to download at :
http://www.microsoft.com/windows/internet-explorer/beta/
so, what change ?
1. More accurate “Suggested Sites” feature
in previous beta version, “Suggested Sites” is shown base on browsing history. but now we get website suggestion based on active tab. which mean each tab has it own “Suggested Sites”
2. Webslice
so this what they call “webslice”. very interesting, trim all non-important page content, and integrate it into your browser.
3. Colorfull tabs
not just colorfull, but also grouping website you browse with the same color
4. Resource Usage
I’m not really understand what the numbers mean, but I think IE 8 use about 15 MB for single tab browser
5. Smartscreen Filter
hey, what is this ?
Webkit Test Result :
IE8 RC 1 : 10839ms
Google Crome : 2383.6ms
for more detail :
http://blogs.msdn.com/ie/archive/2009/01/26/internet-explorer-8-release-candidate-now-available.aspx
See you next Deculture – S.A.

in one word : it works.
melihat demo pak kunto yang memperlihatkan Hyper-V membuat saya ingin mencobanya. namun, apa daya, laptop saya tidak Hyper-V compatible
teringatlah saya pada postingan saya beberapa bulan lalu tentang Xen. terpancing untuk mencoba hal yang baru, jadinya ingin install Windows diatas Xen. dan ternyata tidak terlalu sulit.
Spec Server :
- Ubuntu 8.04.1 (hardy) Linux 2.6.24-23-xen x86_64
- Quad Xeon X3220 @ 2.40GHz
- 2 GB RAM
saya belum coba di OS yang 32 bit untuk Xen running XP, bisa gak ya?
See you next Deculture – S.A.
beberapa minggu bermain PHP akhirnya berurusan dengan yang namanya bikin chart, karena saya gak punya bakat di desain chart, terpikirlah untuk pakai 3rd party component yang gratis, akhirnya ketemu juga Open Flash Chart (OFC)
cara menggunakannya juga gak sulit, cukup mengerti komposisi JSON, karena data yang digunakan oleh Flash dari OFC ini adalah JSON.
di SDK dari OFC ini sendiri sudah terdapat API untuk PHP, .NET dan beberapa bahasa lain.
See you next Deculture – S.A.

satu kata : “Fabulous”
See you next Deculture – S.A.
salah satu langkah yang simple untuk gettting started with XNA adalah dengan membuat character sprite pada screen.
untuk tutorial ini kita gunakan sebuah png sprite yang dapat didownload di sini (Credit to my friend Abe MistuTeru for drawing the sprite)
1. Create Project
buat project baru pada visual studio
Visual C# -> XNA Game Studio -> Windows Game -> OK
2. Load Image
pada langkah ini kita me-load image yang akan kita gunakan sebagai sprite
pada Solution Exploerer -> Content -> klik kanan -> add Existing Item ... -> Pilih file sprite
setelah file berhasil diload, sprite file (etna.png) akan menjadi bagian dari Content dan memiliki properies "Asset Name" sesuai dengan file name
3. Load Sprite
pada Game1.cs, gunakan code berikut :
using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using Microsoft.Xna.Framework;
using Microsoft.Xna.Framework.Audio;
using Microsoft.Xna.Framework.Content;
using Microsoft.Xna.Framework.GamerServices;
using Microsoft.Xna.Framework.Graphics;
using Microsoft.Xna.Framework.Input;
using Microsoft.Xna.Framework.Media;
using Microsoft.Xna.Framework.Net;
using Microsoft.Xna.Framework.Storage;
namespace MyXNA
{
public class Game1 : Microsoft.Xna.Framework.Game
{
GraphicsDeviceManager graphics;
SpriteBatch spriteBatch;
Texture2D spriteTexture;
Vector2 pos = new Vector2(0, 0);
public Game1()
{
graphics = new GraphicsDeviceManager(this);
Content.RootDirectory = "Content";
}
protected override void Initialize()
{
base.Initialize();
}
protected override void LoadContent()
{
// Create a new SpriteBatch, which can be used to draw textures.
spriteBatch = new SpriteBatch(GraphicsDevice);
// TODO: use this.Content to load your game content here
spriteTexture = this.Content.Load("etna");
}
protected override void UnloadContent() { }
protected override void Update(GameTime gameTime)
{
if (GamePad.GetState(PlayerIndex.One).Buttons.Back == ButtonState.Pressed)
this.Exit();
base.Update(gameTime);
}
protected override void Draw(GameTime gameTime)
{
GraphicsDevice.Clear(Color.CornflowerBlue);
//Add your drawing code here
spriteBatch.Begin();
spriteBatch.Draw(spriteTexture, pos, Color.White);
spriteBatch.End();
base.Draw(gameTime);
}
}
}
build, lalu run project. hasilnya sprite berhasil diload pada area game


berawal dari bubarnya team imagine cup 2009 saya, saya bergabung dengan game developer community (GameDev) di Fasilkom UI
sebelum saya bergabung, team GameDev telah membuat sebuah framework dan prototype Game menggunakan C++ dan running di Linux yang dinamakan project Oroborus. Lalu, beberapa minggu yang lalu, kami terinspirasi untuk memporting project Oroborus menggunakan XNA framework. diluar dugaan, membuat game menggunakan XNA cukup mudah.
sejauh ini kami (Team XD) sudah berhasil membuat sprite yang berjalan pada sebuah game map "3D". namun masalah besar yang kami hadapi justru bukan masalah pada code, tetapi lebih berhubungan dengan matematika.
salah satunya adalah konsistensi posisi 2D sprite ketika 3D map berganti point of view, di butuhkan skill matematika Aljabar Numerik yangmana tidak satupun anggota team kami telah mengambil mata kuliah Aljabar Numerik (It's the scariest subject in Fasilkom)
untuk mahasiswa Fasilkom UI yang ingin ikut team XD, silahkan hubungi saya atau Abe MitsuTeru.
see you next Deculture - S.A.
melanjutkan seri oprex saya, yang sebelum nya mulai dari centos, openvz, lalu xen. ingin mencoba tantangan baru, saya tergoda untuk compile kernel linux.
compile kernel menurut saya menurut saya merupakan operasi yang cukup scary, bukan karena ini "kernel" yang merupakan salah satu bagian terpenting dari OS, tapi karena saya belu pernah melakukannya :)
tentu saja saya tidak mau ambil resiko dengan pakai production server untuk compile kernel. untuk compile kernel ini saya gunakan Xen Virtualization dengan debian 4.0 sebagai host OS dan (juga) debian 4.0 sebagai guest OS pada Xen untuk kompilasi kernel
source code kernel linux terbaru (2.6.27.2) dapat anda download dari local mirror UI :
http://kambing.ui.edu/kernel-linux/v2.6/
untuk instruksi Compile kernet pada debian dapat dibaca :
http://www.howtoforge.com/kernel_compilation_debian_etch_p2
update:
Gagal -- hiks....
compile nya sih sukses, tapi gagal di load oleh guest OS nya Xen.
jangan compile kernel di atas Xen, karena Xen tidak me-load kernel dari filesystem-nya guest OS, namun kernel dari filesystemnya Host OS
See you next Deculture - S.A.
# wget http://bits.xensource.com/oss-xen/release/3.3.0/xen-3.3.0.tar.gz
# tar xzf xen-3.3.0.tar.gz
ah gagal compile kernel Xen..
kalau kemarin saya sempat membicarakan untuk mengoprex OpenVZ, sekarang saya bicarakan tentang Xen
seperti halnya openvz, Xen merupakan salah satu teknologi Virtualization di Linux yang free.
mengapa kok dari openVZ ke Xen ?
karena masalah Socket !
- server A yang saya manage di berada Di Texas ,
- server B berada di Texas namun berbeda datacenter dengan server A,
- server C berada di Utah.
masing-masing server ber-OS Linux , namun berbeda distro, dan semuanya terhubung dengan backbone internet US dengan speed 100Mbps (12 MBps)
pada Server A merupakan subject eksperimen Virtualiztion dengan lighttpd sebagai webserver untuk transfer file
cara eksperimennya saya, upload file sekitar 100MB ke server A yang nantinya didownload oleh server B dan server C
hasil percobaan
Server A dengan OpenVZ --> ke server B dan C max 6 MB/s
Server A dengan Xen --> ke server B dan C max 11 MB/s
saya tidak membenchmark hal lainnya selain socket writing dari masing-masing kernel virtualization diatas, sehingga tidak bisa dijadikan patokan mana dari mereka yang paling bagus
saya pernah menemukan artikel dimana ada Windows XP dapat diinstal diatas Xen kernel (tapi belum sempat coba), nampaknya akan jadi target selanjutnya
See you next Deculture - S.A.
More Posts
Next page »