Can A Machine Read Your Handwriting ?

*Ini bukan tentang tulisan tangan di layar PDA atau TabletPC, tapi tulisan tangan di atas  kertas*

Ketika akan bepergian ke luar negeri, salah satu hal yang harus dilakukan setelah check in di bandara adalah mengisi Kartu Keberangkatan dan Kedatangan. Kartu berukuran 13 x 16.5 cm ini berisi informasi mengenai orang yang akan ke luar negeri, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, nomor paspor, no pesawat dll. Di loket pemeriksaan dokumen, petugasi Imigrasi akan merobek kartu tersebut jadi dua. Robekan sebelah kiri yaitu Kartu Keberangkatan akan diambil oleh petugas, dan sisi sebelah kanan yaitu Kartu Kedatangan kita sisipkan di paspor untuk diberikan kepada petugas apabila kita sudah kembali dari luar negeri.

Ribuan orang pergi dan ribuan orang datang ke dan dari luar negeri setiap harinya, baik naik pesawat udara, naik kapal ataupun jalan darat. Dengan demikian jumlah Kartu Keberangkatan dan Kartu Kedatangan akan sebanyak lalu lintas orang yang berpergian tersebut. Sesungguhnya, saya tidak tahu prosedur internal apa yang dilakukan oleh Dirjen Imigrasi terhadap kartu-kartu tersebut. Kemungkinan terbesar adalah adanya proses menginput informasi pada kartu ke data base Imigrasi atau mungkin juga tidak diapa-apakan sama sekali :)

Proses pembacaan dan entry data tulisan tangan pada Kartu Keberangkatan dan Kartu Kedatangan selain seperti biasa dilakukan oleh orang, dapat juga dilakukan oleh mesin, dalam hal ini oleh komputer dan scanner. Singkatnya, setelah kartu-kartu tersebut diisi dan dikumpulkan, petugas akan men-scan kartu tersebut lalu dengan sedikit langkah, tulisan tangan pada kartu dapat dapat dibaca oleh komputer dan datanya bisa di-export ke format Excel ataupun database yang mendukung ODBC.

Adalah Abbyy Software House , sebuah perusahaan dari Rusia, yang memperkenalkan software AbbyyFormReader yang dapat mengenali tulisan tangan lalu merubahnya menjadi data komputer. Software AbbyyFormReader akan memetakan template data yang akan diambil dari Kartu Keberangkatan atau Kartu Kedatangan tersebut kolom per kolom isian.

kartu1.png

Contohnya pada kolom isian NAMA, property di-set seperti pada gambar di bawah. Kolom NAMA diberi block number '1'. Untuk membuat pembacaan lebih akurat, maka data type dapat di-set sesuai dengan kemungkinan karakter huruf atau angka yang akan ditulis. Seperti pada kolom Tempat Lahir kita dapat membuat dictionary 'Kota-kota di seluruh dunia', atau pada kolom Tanggal Lahir, data type dapat diisi dictionary 'tanggal lahir' yaitu angka dari 1 sampai 31. Untuk pengecekan dapat juga dibuat beberapa peraturan atau RULES di template, seperti apakah Tanggal Lahir yang diisi merupakan data yang valid.

kartu2.png

Setelah semua kolom atau blok yang akan dibaca sudah dipetakan, maka Kartu Keberangkatan atau Kartu Kedatangan yang sudah diisi dapat di-scan untuk diambil image-nya satu per satu. Proses scanning dilakukan dengan scanner berkecepatan tinggi yang dilengkapi dengan ADF(Automatic Document Feeder). Kecepatan scanner bervariasi dari 1500 hingga 7200 lembar kertas berukuran A4 perjam. Untuk lebih jelas mengambil image data, biasanya akan lebih mudah jika warna latar belakang formulir di -drop atau dihilangkan secara automatis pada saat proses scanning.

kartu3.png

Hasil scan akan kelihatan seperti gambar di atas. Kecepatan proses scanning tergantung dengan kecepatan proses scanner yang digunakan.

Setelah pengambilan image, software akan melakukan proses pembacaan, yang hasilnya seperti gambar di bawah ini.

kartu4.png

Jika mesin 'ragu' terhadap karakter yang mirip-mirip seperti huruf U dan V dan dia tidak bisa memutuskan apakah itu huruf U atau V, maka mesin akan memberi tanda agar dapat di-verifikasi oleh Operator.

Data-data yang sudah diverifikasi dan divalidasi akan dapat di-export ke bentuk-bentuk *.xls, *.DBF, *CSV, UTF-8, UTF-16, *.TXT dan *.XML.

Kalau proses input manual 1 formulir memakan waktu 3 menit, maka dalam satu hari untuk satu orang operator yang bekerja selama lima jam berturut-turut dapat menginputkan sebanyak = 60menit/3 x 5=100 lembar, apabila ada 900 formulir dibutuhkan 9 hari kerja.

Dengan menggunakan scanner berkecepatan 1000 lembar perjam misalnya, proses scanning membutuhkan waktu kurang dari 1 jam. Sedangkan jika proses verifikasi dan validasi memakan waktu satu menit per formulir, maka pekerjaan yang tadinya dikerjakan secara manual membutuhkan waktu 9 hari, dengan menggunakan software berkemampuan ICR ini hanya dibutuhkan waktu 3 hari. (ICR adalah istilah untuk teknologi yang memungkinkan computer membaca tulisan tangan dengan bantuan scanner)

Anda tahu berapa orang yang keluar masuk Indonesia setiap harinya?

Share this post: | | | |

Comments

# Derry Fauzi said:

Trims, informasi yang menarik.

Saturday, July 28, 2007 2:25 PM
# Nav Online said:

keren .. :D

Friday, August 10, 2007 6:05 PM
# Jacksen said:

ada informasi tentang software nya ga??

lagi perlu ni

kalo tau e-mail ke jacksen_c@yahoo.com

makasih ya

Wednesday, July 2, 2008 4:17 PM