Gak terasa sudah dua tahun bekerja dengan SSIS. Memulai semuanya dari scratch karena sama sekali gak ngerti apa-apa, lalu dilanjutkan dengan mempelajari pembuatan SSIS component dan SSIS task, sampai akhirnya membuat tools untuk men-generate SSIS package. Sebuah masa yang indah dan menyenangkan karena mendapati fakta bahwa tools yang satu ini memiliki fitur yang telah lama saya cari dan idam-idamkan, yaitu dapat melakukan pemrosesan sejumlah besar data dengan penggunaan memory yang efisien dalam waktu yang singkat. Dan bagian terbaiknya adalah semua itu dilakukan dengan banyak-banyak drag-and-drop, dan nyaris tanpa code.
Sekarang, dengan berat hati harus kembali ke pekerjaan yang dulu saya tinggalkan. Bertemu dengan ribuan baris code yang sudah berjejer menunggu untuk di-build sembari berharap-harap cemas agar tidak terdapat error. Berhubung banyak hal yang terjadi selama dua tahun terakhir, kembali memulai dari scratch, harus mengamati dengan cermat apa yang kira-kira sedang dan bakal happening supaya gak salah langkah. Takutnya udah susah-susah belajar sesuatu, ternyata gak ada customer yang merasa membutuhkan, kan cape deh. Hiks2 (based on true story).
Pencarian dimulai dengan teknologi yang kalo bisa seperti di SSIS, yang terdapat Control Flow dan Data Flow didalamnya, dan (tetep) banyak-banyak drag-drop. Perhatian pun tertuju pada Workflow yang usut punya usut ternyata banyak digunakan di pelbagai institusi untuk membantu penerapan Standard Operating Procedure (SOP). Hmmmm… selanjutnya kira-kira apa ya?