Setelah mendapatkan dvd vista 5308 x32 dan x64 yang dibagikan pada dIM 24 maret 2006 lalu, saya baru sempat mencobanya pada libur maulid nabi hari senin 10 april. Ini adalah versi kedua Vista yang saya coba. Sebelumnya saya pernah menginstall build 5048 CTP keluaran tahun lalu yang hanya sempat bertahan kurang dari seminggu karena terlalu lambat untuk bisa dipakai sehari2 apalagi untuk dijadikan development workstation. Akhirnya saya ganti dengan windows server 2003 dengan terminal server untuk dijadikan internet workstation yang aman terkontrol dan bisa dimanfaatkan beberapa user secara bersamaan.
Untuk instalasi vista build 5308 kali ini, saya menggunakan pc yg cukup baru dengan intel 3.2Ghz HT, 1Gb memory dan 80GB hd. Dilengkapi dengan pci-express GeForce 6200 dengan 128mb memory yang terhubung dengan CRT monitor dan TV secara bersamaan. Instalasi dengan booting dari dvd terasa sangat lama, kalau diintip, file instalasi vista berisi sebuah file image yang sangat besar, jadi agak beda dengan file instalasi xp ataupun server yang biasanya terdiri dari ratusan file yang didecompress dan dicopy satu persatu dari directory i386 pada media instalasi.
Lamanya proses instalasi ini mungkin karena proses baca, copy dan decompress dari satu file raksasa tersebut dari dvd ke harddisk tanpa adanya perubahan user interface selain progress bar yang bergerak teramat sangat lambat. Lamanya proses instalasi ini mengingatkan saya pada proses instalasi IBM OS/2 pada at286 ketika diluncurkan. Setelah setengah jam, hampir saja saya cancel untuk tidak mencobanya lagi. progress barnya ternyata tidak proporsional dengan waktu instalasi sebenarnya.
Setelah lebih kurang sejam, akhirnya proses instalasi selesai. Pada saat start lebih dahulu harus dibuat user name yang akan dipakai untuk login sebagai administrator. Pada saat login, tidak ada pilihan username Administrator melainkan hanya username yang dibuat pada saat install. Meskipun username yang pertama kali dibuat memberikan hak akses administrator, ternyata masih banyak batasan sehingga trick untuk menampilkan login administrator perlu diterapkan. Caranya bisa kita temui pada bagian akhir artikel ini.
Kesan pertama yang ditemui setelah login adalah sangat banyak dialog box yang meminta permission untuk menjalankan proses2 tertentu termasuk untuk instalasi drivers dari hardware2 yang ditemukan. Ini adalah sangat annoying apalagi muncul pada saat login pertama. Kemudian dari hardware yang terpasang pada pc tsb, ada
cukup banyak device yang tidak tersedia driversnya termasuk modem, network card, sound card, sementara untuk video cardnya sudah tersedia. Sebenarnya ini sangat mengecewakan karena device2 tersebut adalah built-in di motherboard asus dan termasuk baru, keluaran 2005.
Hal pertama yang sebaiknya dilakukan setelah berhasil login dan sebelum melakukan instalasi program lainnya, adalah mengaktifkan system restore dan membuat 'snapshot' dari clean install. Ini akan sangat berguna kalau pada waktu install drivers atau program ada yang mengakibatkan blue screen, dengan booting dari installation
dvd kita masih selalu bisa revert balik ke kondisi pada saat kita membuat 'snapshot'. Ini terjadi ketika saya mencoba menginstall daemon tools 347 yang setelah instalasi menyebabkan blue screen. Setelah mendownload versi 403 dari daemon tools, instalasi tidak dapat dilakukan sama sekali karena installernya selalu menuntut restart. Setelah restore vista ke clean install, cuma ada satu Versi daemon tools berhasil diinstall dan dijalankan dengan sukses yaitu versi 333 keluaran thn 2003. Tetapi syaratnya adalah login administrator. Bukan login sebagai user yang punya akses administrator. Keterbatasan ini tentu sangat menyebalkan apalagi kalau kita masih tergantung dengan backup image dari cd atau dvd, baik itu untuk games, sdk, dsb.
Program yang pertama saya install adalah game favorit anak saya, NFS most wanted yang sebelumnya berjalan dengan baik di pc yang sama dengan XP sebagai OS. Instalasi berhasil dan intro serta game menu pun tampil dengan baik pada primary display, di monitor ataupun di layar TV. Sayangnya setelah memilih menu dan ingin mulai beraksi, layar jadi blank dan harus dikill dengan task manager atau log off. Kesimpulan sementara, game ini belum bisa berjalan di Vista dan karena itu XP tetap perlu.
Belum banyak yang saya explore pada instalasi ini kecuali beberapa hal yang menarik dan perlu untuk diketahui, misalnya flip-3d dengan win-tab sebagai alternatif alt-tab, juga bagaimana mendisable activation kalau kita ingin menginstall beberapa kali dengan product key yang sama tanpa harus ditolak karena key tersebut sudah pernah diaktifasi.
Untuk mengaktifkan login administrator, setelah login, jalankan regedit sebagai administrator (start, programs, accessories, pada command prompt klik kanan run as administrator. setelah ini baru ketik regedit dan enter). Di dalam regedit, cari key winlogin di local machine, software, microsoft, windows nt, currentversion, kemudian tambahkan key SpecialUsers dan dibawahnya tambahkan subkey UserList dan tambahkan dword Administrator value 1.
Untuk mendisable activation, matikan service "Software Licensing Service" dan juga "SL UI Notification Service" melalui command msconfig
Kalau anda masih sangat tergantung dengan aplikasi2 dan hardware yang anda pakai sekarang, sebaiknya jangan coba2 ganti dengan vista, apalagi kalau anda tidak siap dengan kejutan2 :). Lebih baik beli hardisk baru dan install Vista pada hardisk baru tsb setelah harddisk lama didisconnect. Kalau anda tidak puas anda bisa kembali memasang harddisk XP anda dan tidak perlu repot2 meng-undo apa yang telah berubah setelah instalasi Vista. Kalau semua aplikasi dan device yang anda perlukan sudah didukung dengan baik oleh vista, baru data2 anda anda pindahkan ke system baru tsb.