Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Kali ini sedikit tentang pemanfaatan Penerapan Teknologi Baru untuk memberi manfaat di bidang Pendidikan.

Apa itu Lembar Jawab Komputer atau biasa disingkat LJK? Lembar jawab komputer yang umumnya kita kenal adalah lembar jawaban yang biasanya harus diisi dengan menggunakan pinsil 2B dan harus diisi bulat penuh. Lembar jawab ini biasa kita temui ketika ujian akhir sekolah, ujian masuk perguruan tinggi, ujian masuk pegawai negeri dan ujian perekrutan perusahan2 besar.  

Cara pengisian yang mengharuskan bulatan penuh dan menuntut kehati2an, kadang menjadi momok yang menakutkan sehingga menyita waktu yang tidak sedikit yang sebenarnya lebih baik jika digunakan peserta untuk lebih memusatkan diri dalam menjawab soal dengan benar.  Bobot yang terukur bukan hanya kemampuan menjawab dengan benar, tetapi juga sedikit dicemari oleh kemampuan mengisi bulatan2 penuh dengan sabar dan hati2. Kemampuan mengisi bulatan2 penuh tersebut secara tidak langsung menjadi salah satu faktor penentu kelulusan.  

Kenapa harus demikian? Bukankan ini merugikan dan tidak berguna?  Selama ini kita harus menerima seperti itu apa adanya karena itulah batasan teknologi yang digunakan. Akibatnya, peserta yang sebenarnya bisa menjawab dengan benar, tapi tidak bisa mengisi bulatan2 jawaban dengan benar sehingga kurang penuh misalnya, akhirnya tidak lulus dan dirugikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah dikembangkan teknologi pemeriksa ujian yang mengukur kemampuan peserta secara lebih akurat sehingga dapat meningkatkan tingkat kelulusan. Dengan teknologi ini, waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk menjawab soal dengan benar. Untuk mengisi lembar jawab, peserta tidak perlu lagi mengisi penuh bulatan2 dari jawaban yang dipilih, tetapi cukup dengan memberi tanda silang pada kotak jawaban yang dipilih dengan pinsil 2B yang dapat dihapus kembali jika jawaban ingin diganti. Proses pengisian maupun penggantian jawaban dapat dilakukan sekian kali lebih cepat jika dibandingkan dengan cara lama yaitu mengisi bulatan2 penuh.  

Inilah keuntungan cara baru pengisian lembar jawaban. Cukup dengan tanda silang (X).

1. Waktu pengisian lebih cepat

2. Waktu untuk menjawab lebih banyak

3. Waktu untuk menghapus dan mengganti jawaban lebih cepat

4. Mengurangi beban psikologis karena takut cara mengisinya kurang penuh

5. Lembar jawab lebih bersih, karena tidak terlalu banyak bulatan pinsil ataupun residu pinsil bekas hapusan

 

Apakah teknologi dengan cara baru pengisian LJK ini sudah teruji dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan? 

Digital Mark Reader atau disingkat DMR adalah Teknologi yang memungkinkan cara baru pengisian LJK. DMR adalah buatan Indonesia yang dikembangkan sejak 2002. DMR telah digunakan memeriksa jutaan lembar LJK. Pada awalnya DMR hanya digunakan untuk memeriksa LJK yang diisi dengan bulatan2 penuh.  Dengan proses pengembangan yang berkesinambungan, semakin banyak pengguna yang lebih merasakan manfaat teknologi ini setelah menerapkan cara baru pengisian LJK. Akurasi hasil pemeriksaan tidak terpengaruh oleh cara pengisian, baik bulatan penuh maupun cukup dengan tanda silang.

Lembaga-lembaga perekrutan pengguna DMR telah menerapkan cara baru pengisian LJK untuk berbagai macam ujian psikologi yang mereka adakan, petunjuknya.. isilah dengan tanda silang.

Toyota Astra Motor sebagai salah satu pengguna teknologi DMR untuk pengolahan ratusan ribu lembar marketing survey mereka, sejak awal telah menerapkan cara baru pengisian LJK, petunjuknya... isilah dengan tanda silang.

Pada tanggal 21 Januari 2007 di Jakarta, TransCorp yang mengadakan perekrutan massal yang tercatat oleh MURI dengan lebih kurang 100.000 pelamar dengan lokasi ujian di beberapa kota besar. Untuk Jakarta, ujian dilakukan di ruang terbuka yaitu Gelora Bung Karno dengan panitia lebih kurang 1000 orang dan tenaga pengamanan yang tidak kalah banyaknya. LJK yang terkumpul pun sebagian tidak lagi mulus karena terlipat, kusut dan semacamnya. Kondisi LJK yang tidak lagi mulus bukan lah halangan berarti karena semuanya bisa diproses dengan baik tanpa merugikan peserta. Pada kegiatan ini TransCorp telah menerapkan cara baru pengisian LJK, petunjuknya.. isilah dengan tanda silang.

DMR juga telah dimanfaatkan oleh beberapa lembaga LPMP di berbagai propinsi di Indonesia dalam rangka menjamin mutu pendidikan.

Penerapan cara baru pengisian LJK telah banyak dilakukan dan hasil pemeriksaan DMR telah teruji pada banyak kesempatan, di tingkat lokal maupun nasional. Bagaimana agar manfaat dari teknologi ini juga bisa dirasakan oleh jutaan siswa dan anak didik kita? Bagaimana supaya kemampuan siswa dalam menjawab soal dengan benar bisa terukur lebih baik? Bukankah yang perlu diukur adalah kemampuan siswa menjawab dengan benar, dan bukan pada kesabaran ataupun kehati2an mereka dalam mengisi bulatan2 LJK. Mengapa kita harus bebani mereka dengan beban tambahan yang seharusnya tidak perlu?

Penerapan cara baru pengisian LJK sudah waktunya. Juga untuk kegiatan2 besar seperti Ujian Akhir Nasional, maupun untuk Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru. Teknologinya telah tersedia, buatan Indonesia, telah teruji, dan siap untuk dirasakan manfaatnya oleh kita semua, juga oleh siswa2 kita, mari kita bantu mereka mencapai cita2. Berikan mereka LJK yang petunjuknya... isilah dengan tanda silang (X).

Info DMR: http://digitalmarkreader.com/

Share this post: | | | |
Published Tuesday, February 13, 2007 5:43 AM by tahir

Comments

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Wednesday, February 14, 2007 8:23 AM by smkki theresiana
Kami setuju sekali, masalahnya apakah pihak yang menyelenggarakan Ujian Nasional sudah tahu produk ini agar bisa digunakan dan segera disosialisasikan?

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Wednesday, February 14, 2007 9:26 AM by idos
wah bagus ini, jadi lebih cepat ngisi ljknya, tapi perlu lebih disosialisasikan supaya peserta ujian bisa tahu

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Wednesday, February 14, 2007 12:10 PM by Radot Manalu
Sangat setuju, memang cara pengisian LKJ yang dulu sangat membebani peserta, tapi apakah hal ini sudah diketahui oleh Para pengambil Kebijakan?. Saya kira harapan masyarakat ide ini segera dilaksanakan, yang sebentar lagi para siswa SD, SLTP, SLTA maupun PT akan memasuki ujian.

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Wednesday, February 14, 2007 12:42 PM by NK. Simbolon, SMK. PAB 2 Helvetia, Kec. Labuhan Deli, Kab. Deli Serdang
Apa yang bapak sampaikan saya sangat mendukung.Sebab dengan cara hanya memberi tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang benar itu jauh lebih praktis dibanding membulati lingkaran yang penuh kehati-hatian dan memerlukan waktu yang cukup lama. Semoga kita bisa beralih kecara baru seperti DMR yang bisa dengan memberi tanda silang pada jawaban yang benar. mudah-mudahan ini bisa diterapkan pada UN untuk masa yang akan datang. terima kasih

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Wednesday, February 14, 2007 12:44 PM by matondang mtd
Jika Dinas Pendidikan Masih menggunkan scanner berbasis OMR (Optical Mark Reader), menurut saya itu tidak mungkin. Hanya dimungkinkan bila scanner yang dipakai berbasis citra biasa. Prosesnya kira-kira sbg berikut : LJK -> Scanner -> FileCitra ->Proses FileCitra --> DataJawaban -->ProsesDatajawaban-->Hasil, Salah satu software yang bisa digunakan adalah DMR, (digital mark reader) asli buatan dalam negeri.

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Wednesday, April 11, 2007 1:18 PM by arulcommunity
Memang betul sudah waktunya kita hijrah dari cara lama ke cara baru, ini untuk meminimalisir kesalahan yang selama ini terus terjadi, seperti kasus tahun lalu ada satu sekolah seluruh siswanya tidak lulus dalam ujian nasional, karena apa? banyak sekali kemungkinannya, pertama; mungkin karena siswanya memang benar-benar tidak tahu jawabannya, kedua;mungkin karena pinsil yang bukan asli sehingga seluruh jawaban tidak terbaca oleh alat scan yang secara otomatis dianggap tidak ada jawaban alias nihil (nol jawaban), ketiga; cara pengisian yang masih kaku dan membingungkan siswa. Saya harap untuk tahun ini, penerapan mengisi dengan tanda silang (X) sudah diberlakukan, dan kalau ini bernar-benar berlaku maka dilihat dari efesiensi waktu sangat tinggi karena perbandingannya : 1 siswa yang mengisi LJK dengan cara lama membutuhkan waktu 15 menit, maka dengan cara baru ini siswa bisa menghemat waktu sampai 10 menit. Jadi mengapa tidak, ayo kita hijrah "SILANG (X) JAWABAN YANG BENAR"

# Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang benar

Sunday, March 2, 2008 4:55 PM by Tahir's blog

Tulisan setahun lalu di blog ini tentang ide penggunaan cara baru pengisian LJK yaitu dengan tanda silang

# re: Isilah dengan Tanda Silang (X), Cara Baru Pengisian LJK : Sudah waktunya?

Saturday, March 22, 2008 7:29 AM by Willy Ediyanto

Pembuat kebijakan tentu sudah tahu, hanya sudah terlanjur teken kontrak pakai skener yang harus pakai bulatan hitam.

Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems