Data Counter dari Broadband Provider, Believe it or Not

Dari sebuah email pada sebuah milis yang saya ikuti,  ada kecurigaan tentang adanya markup perhitungan quota data yang telah terpakai yang dilakukan oleh provider. Pengirim mengaku salah satu pelanggan speedy.

Berikut cuplikannya:

"

Hari ini tanggal 18 Feb 2008 saya mencek lagi. Ternyata pemakaian melonjak jauh. Yang membuat saya curiga, adalah pemakaian tanggal 1-10 melonjak dua kali lipat dari yang saya cek pada tanggal 11, dengan pemakaian tanggal 8 Februari menjadi sekitar 600 MB. Dan kalau saya analisa dan telusuri pemakaian saya, kelihatannya semua tanggal memang di-duakali lipatkan pemakaiannya.
Kesimpulan saya meteran otomatis dari Telkom Speedy lebih mendekati  kebenaran, sedangkan meteran akhir dari Telkom Speedy tidak dapat dipercaya, karena ada mark-up (pembengkakan) yang disengaja secara manual. Yang saya sesali adalah saya tidak mengcapture screen pada tanggal 11 untuk bukti.

"

Menurut saya, kesalahan yang terjadi mungkin bukan disengaja, tetapi akibatnya bisa sangat merugikan pelanggan.

Dari pengalaman saya sebagai pengguna layanan internet 3G broadband sejak 2006, dari provider Indosat, apa yang disajikan di web, data penggunaan yang ditampilkan “tidak selalu bisa dipercaya” .

Tidak tertutup kemungkinan, apabila provider speedy menggunakan back-end system yang sama untuk menghitung dan menampilkan data penggunaan, maka data yang ditampilkan bisa jadi juga tidak selalu benar.  

Data penggunaan bisa jadi sangat berbeda antara apa yang ditampilkan di web, apa yang didapat dari sms untuk cek status penggunaan, dan apa yang didapat jika anda menanyakan ke call centre provider ybs, silahkan dicek.

Berikut adalah contoh yang sempat saya capture hari ini, dan masalah ini sudah pernah saya sampaikan ke customer service Indosat beberapa waktu lalu dengan harapan akan ada pembetulan dari system perhitungan dan penampilan data penggunaan quota, supaya kita sebagai pelanggan tidak dirugikan akibat kesalahan dan ketidak benaran data yang ditampilkan tersebut. Tetapi sampai sekarang ternyata tidak dibetulkan. Silahkan anda mengambil kesimpulan anda masing2.

 

isat3g1

 

Coba anda perhatikan Status pemakaian data, yang di atas adalah reply dari SMS, sementara yang di bawah adalah status yang ditampilkan di web. Jika anda percaya dengan data yang di web (bawah), anda jangan kaget jika penggunaan anda yang ditagihkan nanti akan jauh melampaui perhitungan anda. Karena itu jangan terlalu percaya dengan apa yang ditampilkan di web.  Apakah ini jebakan yang disengaja? ....   wallahu alam.

Yang pasti kemungkinan besar konsumen akan selalu dirugikan, baik karena penggunaan di bawah quota apalagi jika penggunaan jauh di atas quota.

Share this post: | | | |
Published Monday, February 18, 2008 6:44 AM by tahir
Filed under: ,

Comments

No Comments
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems