Kuliah dimulai seharusnya tepat jam 8.00 pagi. Tepat jam 8.00 MC mengumumkan bahwa BG dan RI1 masih sedang meeting (dalam hati.... apa mungkin lagi main catur ya..). Hadirin pun berhamburan ke luar, entah karena kecewa dengan jadwal ngaret atau karena ingin ke belakang, supaya nanti kuliahnya tidak perlu diinterupsi oleh panggilan alam. Pukul 8.05 acara baru dimulai.
Berikut sedikit rangkuman tidak berurut yang masih teringat:
Hmm….
1. Kalau presentasinya sih… lebih bagus presentasi anak2 imaginecup :D gak ada satupun fitur terbaru powerpoint yang dipakai, apalagi wpf hehe. Satu slide satu gambar, no words. mirip slide2nya Gede Prama. Oh ya.. untuk demo dan presentasi, BG stand alone, tidak perlu dibantu code monkey :D
2. Karena BG orang amrik… seperti biasa di film2 amrik, pasti ada flashback… ceritanya balik ke usia dia 18 thn, ceritanya di nomor berikut,trus di ujung acara flashbacknya dilanjutkan lebih awal lagi ama ibu Mari Elka Pangestu yang bertindak sebagai moderator, beliau mengungkit exposure pertama BG terhadap computer ketika masih berusia 13 thn.
3. Awalnya komputer hanya dimiliki oleh pemerintah dan perusahaan2 besar. BG saat itu telah memikirkan bagaimana supaya komputer bisa dimiliki setiap orang. Lanjutannya... untuk masa sekarang dan yang akan datang, komputer yang merupakan kombinasi hardware dan software akan digunakan untuk segala hal. Komputer semakin powerful dan semakin murah.
4. Seperti biasa, presentasi MS tidak cukup hanya dengan .ppt, harus ada sesi Demo. Kali ini BG medemokan WorldWide Telescope. Salah satu aplikasi gratis hasil dari MS Research, lengkap dengan dua buah tour, yang pertama dari seorang ahli dibidang astronomi dan satu tour dari seorang anak berusia 6 tahun. Demo yang cukup menarik.
5. RI 1 yang membuka acara, mengungkapkan banyak orang Indonesia di Microsoft Campus di Redmond, dan beliau ingin ‘suatu saat’ mereka2 bisa balik dan membangun Indonesia.
6. BG melalui yayasannya ingin mendorong percepatan di berbagai bidang dengan bantuan TI. Misalnya supaya obat2an baru bisa lebih cepat ditemukan, bibit2 tanaman baru yang lebih unggul bisa ditemukan untuk ketersediaan bahan makanan, exposure teknologi yang lebih awal terhadap anak2, dsb…
7. Terhadap pertanyaan RLP(Renee dari Kompas) yang menanyakan apakah trend opensource akan menjadi pilihan ke depan, BG menjawab bahwa banyak orang melihat keuntungan ekonomis dari sebuah system hanya jangka pendek, kadangkala mereka baru menyadari cost dari pilihan yang gratis tersebut ketika mereka harus menggunakan sebuah aplikasi tertentu yang berjalan di atasnya dan system tersebut ujung2nya ternyata lebih mahal.