
Sesuai dengan materi blogs yang publish di http://geeks/netindonesia.net/blogs/tutang/, mulai Januari 2007 pindah alamat ke http://wss-id.org/blogs/tutang.
Terima kasih,
Salam saya tutangPublish
Transmission Control
Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah serangkaian protocol berstandar
industri yang dirancang untuk wide area network (WAN). Microsoft Windows 2003
memiliki dukungan yang sangat luas untuk TCP/IP baik sebagai suatu rangkaian
protocol maupun seperangkat layanan untuk konektivitas dan manajemen
jaringan-jaringan IP. Di sini akan
diuraikan tinjauan tentang konsep-konsep TCP/IP, terminologi, dan bagaimana
standar-standar Internet dibuat. Anda juga akan belajar bagaimana Microsoft
Windows 2003 berintegrasi dengan TCP/IP.
Keuntungan
TCP/IP
Semua sistem
operasi yang modern menawarkan dukungan TCP/IP dan kebanyakan jaringan yang
besar mengandalkan pada TCP/IP untuk sebagian besar lalu lintas jaringannya.
TCP/IP juga merupakan standar protocol untuk Internet. Selain itu, banyak
utiliti konektivitas standar yang tersedia untuk mengakses dan mentransfer data
di antara sistem-sistem yang tidak serupa. Beberapa utiliti standar tersebut,
misalnya File Transfer Protocol (FTP) dan Telnet, disertakan di dalam Windows
Server 2003. Jaringan-jaringan TCP/IP dapat dipadukan secara mudah dengan
Internet. Karena popularitasnya, TCP/IP dikembangkan secara sempurna dan
menawarkan banyak utiliti yang mampu meningkatkan penggunaan, unjuk kerja (performance), dan keamanan.
Jaringan-jaringan yang didasarkan pada protocol transport lainnya, seperti ATM
atau AppleTalk, dapat ber-interface dengan jaringan TCP/IP melalui suatu device
yang dikenal sebagai gateway. Penambahan TCP/IP ke konfigurasi Windows
Server 2003 memberikan sejumlah keuntungan:
- Menawarkan suatu teknologi untuk menghubungkan sistem-sistem
yang tidak serupa. TCP/IP termasuk routable dan dapat dihubungkan ke
jaringan-jaringan berbeda melalui gateway.
- Memungkinkan untuk melakukan server framework atau client
yang termasuk cross-platform, scalable, dan robust. Microsoft TCP/IP menawarkan
WinSock interface, yang sangat ideal untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi
client/server yang dapat beroperasi pada WinSock-compliant stack dari vendor-vendor
lain.
- Memberikan suatu metode untuk memperoleh akses ke Internet.
Dengan berhubungan ke Internet, sebuah VPN (virtual private network) atau
extranet dapat ditentukan, yang bisa menghasilkan akses jarak jauh yang tidak
mahal.
- Selain itu, client-client Macintosh sekarang dapat memakai
protocol TCP/IP untuk mengakses bersama-sama pada sebuah server Windows Server
2003 yang sedang mengoperasikan File Services for Macintosh (AFP [AppleShare
File Server] pada IP), yang mengakibatkannya lebih mudah menuju jaringan dengan
komputer-komputer Macintosh.
TCP/IP Communication
Protocol
Fasilitas Windows 2003 yang signifikan adalah kemampuan
untuk berhubungan ke Internet dan sistem-sistem yang tidak serupa. Windows 2003
menyediakan *** fasilitas-fasilitas keamanan tingkat tinggi yang dapat
diimplementasikan ketika berhubungan ke suatu sistem pada sebuah jaringan.
Untuk mendukung semua fasilitas tersebut, Windows 2003 TCP/IP memiliki
kapabilitas yang baru dan canggih. Kapabilitas yang dimaksud adalah:
- IP Security. IP
Security (IPSec) adalah suatu teknologi yang dipakai untuk meng-encrypt lalu
lintas jaringan TCP/IP. IPSec memungkinkan transfer data yang aman di antara
client-client yang jauh dan server perusahaan secara pribadi melalui virtual
private network (VPN).
- Point-to-Point Tunneling Protocol. Point-to-Point Tunneling
Protocol (PPTP) menyajikan fungsionalitas VPN yang mirip dengan apa yang
disediakan IPSec. PPTP juga mendukung banyak protocol jaringan seperti IP,
Internetwork Packet Exchange (IPX), dan NetBIOS Enhanced User Interface
(NetBEUI).
- Layer Two Tunneling Protocol. Layer Two Tunneling Protocol
(L2TP) merupakan suatu kombinasi PPTP dan Layer Two Forwarding (L2F). L2F
adalah suatu protocol transmisi yang memungkinkan server akses dial-up
membingkai lalu lintas dial-up di dalam Point to Point Protocol (PPP) dan
mentransmisikannya pada hubungan WAN ke server L2F (router).
Akhirnya, Microsoft terus-menerus mendukung protocol dan
sistem peninggalan untuk memelihara investasi para pelanggan di masa lampau dan
memperkecil beban biaya, tekanan, dan resiko dalam mengelola lingkungan yang
heterogen. Karena alasan inilah Windows 2003 mendukung:
- AppleTalk
- Internetwork Packet Exchanged/Sequenced Packet Exchange
(IPX/SPX).
- NetBEUI
Protocol tersebut membantu dalam pemeliharaan
lingkungan-lingkungan yang heterogen dan memudahkan migrasi ke suatu platform
protocol transportasi TCP/IP yang berbasis Windows 2003 yang lebih fleksibel
dan lebih kaya.
Peningkatan Tumpukan
(Stack) TCP/IP
Windows 2003 menyediakan sejumlah peningkatan stack TCP/IP,
yang meliputi:
- Dukungan jendela besar yang meningkatkan unjuk kerja ketika
banyak paket sedang melakukan transit dalam jangka waktu yang lama.
- Pengakuan selektif yang memungkinkan suatu sistem melakukan
pemulihan dari kemacetan secara cepat. Pengirim perlu mentransmisikan ulang
hanya paket-paket yang tidak diterima.
- Kemampuan yang lebih baik untuk memperkirakan waktu
perjalanan bolak-balik.
- Kemampuan untuk memprioritaskan lalu lintas yang lebih baik
dalam menuntut aplikasi.
Utiliti-utiliti
TCP/IP
Utiliti-utiliti di dalam Windows 2003 mencakup:
- Utiliti transfer data. Windows 2003 menyediakan dukungan
untuk beberapa protocol transfer data berbasis IP yang berbeda. Utiliti ini
meliputi File Transfer Protocol (FTP), HyperText Transfer Protocol (HTTP), dan
Common Internet File System (CIFS).
- Telnet. UNIX host secara tradisional sudah dikelola dengan
memakai Telnet – sebuah interface teks yang mirip dengan command prompt yang
dapat diakses pada suatu jaringan IP. Windows 2003 menyediakan baik server
maupun client Telnet.
- Utiliti pencetakan. Windows 2003 dapat mencetak secara
langsung ke printer-printer berbasis IP. Selain itu, dua utiliti TCP/IP
memberikan kemampuan untuk mencetak dan memperoleh status cetak pada suatu
printer TCP/IP. Line Printer Remote (LPR) mencetak sebuah file ke host yang
sedang mengoperasikan layanan Line Printing Daemon (LPD). Line Printer Queue
(LPQ) memperoleh status urutan cetak pada host yang sedang mengoperasikan
layanan LPD.
- Utiliti diagnostik. Windows 2003 menghadirkan
beberapa utiliti untuk mendiagnosa problem-problem yang berkaitan dengan TCP/IP
yang meliputi PING,
Ipconfig, Nslookup, dan Tracert

Bagian
ini akan memberikan penjelasan untuk membuat slide presentasi yang
mencakup penempatan tanggal pada setiap slide presentasi yang dibuat,
catatan-catatan seperti footer, header, dan komentar.
Dengan dilengkapinya slide presentasi yang dibuat akan
memberikan catatan tertentu apabila suatu saat Anda diminta untuk
membuka kembali dan kapan slide tersebut dipresentasikan. Oleh karena
itu penempatan tanggal, catatan-catatan merupakan hal yang perlu
diperhatikan.
1. Menempatkan Tanggal dan Waktu pada Slide
Untuk menambahkan tampilan tanggal dan waktu pada slide yang dibuat prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Jalankan Microsoft PowerPoint 2003
-
Buka atau tampilkan file presentasi Anda, misalnya LATIHAN2
-
Tampilkan Menu View
-
Pilih dan klik Header and Footer. Setelah itu kotak dialog Header and Footer akan ditampilkan program
-
Pada kotak dialog seperti diatas klik tab Slide
-
Pada kotak Include on slide klik kotak cek Date and Time untuk menampilkan tanggal dan waktu pada slide Anda.
-
Beri tanda cek atau cukup klik tombol Update
Automatically, apabila tanggal dan waktu yang ditampilkan secara
otomatis menyesuaikan dengan tanggal dan waktu sistem komputer Anda.
-
Anda dapat menampilkan tanggal dan waktu dengan tampilan tanggal dan waktu yang sesuai dengan mengklik tombol pilihan Fixed.
-
Klik tombol Apply jika tanggal dan waktu hanya
ditampilkan pada halaman pertama saja. Namun apabila tanggal dan waktu
akan ditampilkan di seluruh slide presentasi, klik tombol Apply to All.

2. Menampilkan Nomor Halaman pada Setiap Slide
Untuk menampilkan nomor halaman pada setiap slide presentasi, prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Tampilkan Menu View
-
Pilih dan klik Header and Footer. Setelah itu kotak dialog Header and Footer akan ditampilkan program
-
Pada kotak dialog Header and Footer klik tab Slide.
-
Pada kotak Include on slide, klik kotak cek Slide Number
-
Klik tombol Apply. Namun apabila nomor halaman akan ditampilkan di seluruh slide presentasi Anda, klik tombol Apply to All.
3. Menempatkan Footer
Anda dapat menempatkan keterangan berbentuk footer pada
slide presentasi yang sedang ditangani. Prosedur yang harus Anda
lakukan adalah sebagai berikut:
-
Tampilkan Menu View
-
Pilih dan klik Header and Footer. Setelah itu kotak dialog Header and Footer segera ditampilkan program.
-
Pada kotak dialog Header dan Footer klik tab Slide.
-
Pada kotak Include on Slide klik kotak cek Footer .
-
Ketikkan keterangan untuk footer tersebut, misalnya Datakom Lintas Buana
-
Klik tombol Apply atau Apply to All apabila akan menempatkan footer di seluruh Slide Presentasi Anda.
- 4. Membuat Catatan pada Slide
-
Untuk menempatkan catatan atau komentar pada slide presentasi yang Anda buat, prosedurnya adalah sebagai berikut:
-
Tampilkan slide yang akan Anda tangani.
-
Tampilkan Menu Insert
-
Pilih dan klik Comment, kotak isian untuk komentar atau catatan akan ditampilkan
-
Pada kotak tersebut, ketikkan catatan yang sesuai dengan slide presentasi tersebut, misalnya Ditampilkan pada presentasi akhir tahun buku
-
Untuk mengakhiri penulisan catatan, klik di luar kotak isian tersebut.
- Menampilkan dan Menyembunyikan Catatan pada Slide
-
Untuk menampilkan dan menyembunyikan catatan yang sudah dibuat prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Tampilkan Menu View
-
Pilih dan klik Comments
4.1.Menghapus Catatan pada Slide
Untuk menghapus komentar atau catatan pada slide prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Jika catatan atau komentar tidak terlihat, tampilkan terlebih dahulu catatan tersebut dengan memilih Menu View
-
Pilih dan klik Comment
-
Klik objek catatan atau komentar yang akan dihapus
-
Tampilkan Menu Edit
-
Pilih atau klik Clear (Del)

Seperti
telah dijelaskan di bagian sebelumnya database adalah kumpulan
informasi yang disusun berdasarkan cara tertentu dan merupakan suatu
kesatuan yang utuh. Dengan sistem tersebut data yang terhimpun dalam
suatu database dapat menghasilkan informasi yang berguna.
Untuk membuat dan memproses sebuah database secara elektronik, data
harus sudah tersimpan dalam sebuah file yang di dalamnya terdiri dari
beberapa record dan field. Record dan field dalam sebuah database
Microsoft Access tersimpan dalam tabel-tabel yang sebelumnya sudah
didefinisikan.
1. Membuat Database Baru
Dalam Microsoft Access, tiap database tersimpan dalam
sebuah file dengan ekstensi .mdb. Tiap objek baik itu tabel, form,
report, query, data access page, atau lainnya yang Anda ciptakan dalam
database itu juga disimpan dalam file ini. Jadi, satu file berisi semua
objek dalam database Anda. Ikutilah langkah-langkah berikut ini untuk
membuat database baru.
Untuk menjalankan Microsoft Access langkahnya sebagai berikut:
-
Klik Start
-
Klik All Programs
-
Klik Microsoft Access. Setelah itu segera tampil jendela Microsoft Access
-
Klik Blank Database, karena kita akan membuat
database baru. Setelah Anda mengklik Blank Database, maka akan tampil
kotak dialog Create databae
-
Tentukan lokasi atau folder untuk menyimpan file Database baru Anda, misalnya di My Document
-
Ketikkan sebuah nama file untuk Database baru Anda, misalnya LATIHAN.
-
Klik Create. Access secara otomatis akan menambahkan ekstensi .mdb ke nama file itu.
-
Teks di bagian atas di batang judul jendela database
berisi nama dalam contoh ini bernama LATIHAN. Dalam Microsoft Access
2002 (XP) jendela database mempunyai dua bagian, bagian sebelah kiri
menampilkan tipe objek dan group, sedangkan bagian kanan berisi objek
database dan shortcut untuk menciptakan objek baru
-
Di bawah heading objects, ada beberapa tipe objek
yang bisa dipilih dan digunakan untuk berbagai keperluan, jika Anda
mengklik Tables, maka Microsoft Access akan menampilkan semua tabel
dalam database yang letaknya di bagian kanan jendela Database.
1.1. Merancang Tabel Baru
Anda bisa menyimpan bermacam-macam data dalam tabel
yang sudah dibuat tergantung kebutuhan. Sebagai contoh seperti
ditampilkan pada tabel 2.1. adalah tabel yang berisi informasi dari
buku alamat penulis.
|
Nama
|
Alamat
|
Kota
|
Telepon
|
|
Tutang
|
Jalan Raya Bogor KM 46
|
Cibinong
|
0218761985
|
|
Idam Cubriadi
|
Jalan Babakan
|
Bogor
|
025165656
|
|
Yuniar Supriadi
|
Jalan Ciawi
|
Bogor
|
025132318
|

Sebuah tabel terdiri atas field dan record. Field
mengkategorikan data dan record adalah data itu sendiri. Seperti Anda
lihat yang ditampilkan pada tabel di atas terdiri atas empat field dan
mempunyai tiga record. Sebelum Anda menggunakan tabel dalam Microsoft
Access sebelumnya Anda harus merancang tabel tersebut. Langkah pertama
yang harus Anda lakukan adalah menentukan field-field yang diperlukan
dan jenis data untuk setiap field.
1.2. Tipe Data Field
Field-field dalam sebuah tabel haruslah ditentukan tipe
datanya agar Access mengetahui bagaimana agar data tersebut dapat
diolah dan memperlakukan data dalam field itu. Oleh karena itu sangat
penting bagi kita untuk memahami berbagai tipe data field yang ada.
Bahkan pengetahuan mengenai hal ini akan bermanfaat ketika Anda
merancang berbagai macam tabel dalam sebuah database.
Text
Ini adalah tipe data yang paling umum digunakan. Tipe
data ini bisa digunakan untuk field alfanumeric, seperti nama, alamat,
kode pos, nomor telepon dan sebagainya. Microsoft Access memberi
keleluasaan bagi Anda untuk memasukkan data sampai 255 karakter ke
field dengan tipe data ini.
Memo
Tipe data ini mirip dengan teks, tetapi bisa menampung
sampai dengan 64.000 karakter. Tipe data text lebih sering dugunakan
karena memo tidak bisa diurutkan atau diindeks.
Number
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data numeric
yang akan digunakan untuk perhitungan matematis. Anda tidak menggunakan
tipe data ini untuk nomor telepon, misalnya, karena nomor telepon tidak
perlu diproses secara matematis.
Date/Time
Tipe data ini digunakan untuk nilai tanggal dan waktu.
Misalnya, Anda bisa menggunakan tipe data ini untuk tanggal lahir atau
tanggal pembelian.
Currency
Tipe data ini terutama digunakan untuk nilai mata uang.
Tetapi, Anda juga bisa menyertakan data numeric dalam perhitungan yang
memerlukan satu sampai empat angka desimal. Tipe data ini, misalnya,
bisa digunakan untuk nilai pembelian atau ongkos pengantaran.
Auto Number
Ini adalah angka yang secara otomatis akan terurut atau
angka acak yang ditetapkan Microsoft Access untuk record baru yang
ditambahkan ke sebuah tabel. Field AutoNumber tidak bisa diedit. Oleh
karena itu jenis data ini digunakan untuk field yang harus unik,
artinya tidak boleh ada nilai yang sama untuk field ini. Sebagai contoh
Anda bisa menggunakan tipe data ini untuk NIM, NIP, KARPEG atau Nomor
Induk Siswa.
Yes/No
Tipe data ini hanya bisa mempunyai dua nilai yaitu Yes
atau No. Data ini digunakan untuk field yang hanya mempunyai dua nilai.
Misalnya, sebuah tabel yang berisi informasi mengenai karyawan bisa
menggunakan tipe data ini untuk field status perkawinan di mana hanya
memiliki dua nilai yaitu Ya atau Tidak.
OLE Object
Tipe data ini digunakan untuk eksternal objek, seperti
bitmap atau file suara. Misalnya, Anda bisa menggunakan tipe data ini
untuk menyimpan gambar bitmap (foto) karyawan dalam tabel Karyawan.
Meskipun file bitmap yang digunakan disimpan dalam tabel, tetapi file
bitmap ini hanya bisa ditampilkan dalam form atau report.
Hyperlink
Ini merupakan gabungan dari teks dan bilangan yang
disimpan sebagai teks dan digunakan sebagai alamat hyperlink. Hyperlink
digunakan untuk menyimpan pointer ke sebuah situs web atau path ke
sebuah file di harddisk. Bila Anda mengklik sebuah hyperlink, Microsoft
Access akan mencoba membuka file tersebut dalam aplikasi asli file yang
bersangkutan.
Lookup Wizard
Bila Anda menggunakan tipe data ini untuk sebuah field,
Anda bisa memilih sebuah nilai dari tabel lain atau dari sebuah daftar
nilai yang ditampilkan dalam sebuah kotak daftar atau kotak combo.
2. Membuat Tabel Baru
Sebagai gambaran dan latihan Anda berikut ini akan
dijelaskan cara untuk membuat sebuah tabel baru dalam sebuah database.
Sebagai contoh Anda akan membuat tabel buku alamat ke dalam sebuah
database di Microsoft Access.
-
Dalam jendela Database bernama LATIHAN di bawah Objects pilih Tables.
-
Klik dua kali Create Table and Design View. Setelah
itu segera tampil jendela untuk mendefinisikan tabel Anda. Pada frame
sebelah atas di jendela terdapat tiga kolom, yaitu Field Name, Data
Type dan Description. Anda bisa mulai dengan memasukkan data dalam
kolom Field dan Data Type.
-
Ketikkan NAMA di bawah FieldName, lalu klik Data Type
dan pilih Text. Secara default nilai Field Size untuk tipe Data Text
adalah 50. Ini artinya Anda hanya bisa memasukkan sampai dengan 50
karakter untuk tiap nilai dalam field ini.
-
Ketikkan ALAMAT, lalu klik Data Type dan pilih Text
-
Ketikkan KOTA, lalu klik Data Type dan pilih Text
-
Ketikkan NOMOR TELEPON, lalu klik Data Type dan pilih Text
-
Ketikkan TANGGAL LAHIR, lalu klik Data Type dan pilih Date/Time
Catatan:
Kolom Description digunakan untuk keterangan singkat
tiap field, meskipun isi dari kolom ini bukan merupakan bagian dari
data Anda dan tidak ditampilkan dalam tabel. Untuk memasukkan deskripsi
sebuah field, klik sel dalam kolom Description dan ketikkan deskripsi
yang akan Anda masukkan.
-
Tutup tampilan Design dengan mengklik tombol Close Window di sebelah kanan atas tampilan Design.
-
Microsoft Access akan bertanya apakah Anda ingin
menyimpan desain tabel tersebut? Klik Yes untuk menyimpannya. Karena
ini adalah tabel baru yang belum ada namanya, maka Microsoft Access
akan meminta Anda mengetikkan sebuah nama. Ketikkan sebuah nama yang
sesuai, misalnya Daftar Alamat.
-
Klik OK.
-
Microsoft Access akan mengingatkan bahwa tabel Anda belum mempunyai kunci primer (primary key).
Pada bagian ini Anda tidak harus mengetahui terlebih dahulu mengenai
kunci primer tersebut. Karena akan dibahas di bagian selanjutnya.
-
Klik No. Pada jendela Database yang sudah Anda buat
klik Tables di bawah Objects dan perhatikan sekarang sudah terdapat
satu ikon tambahan bernama DAFTAR ALAMAT
3. Mengubah Desain Tabel
Jika Anda sedang membangun sebuah database, maka kadang
tabel yang dibuat perlu diubah, umpamanya Anda perlu menambahkan field
baru atau menghapus sebuah field dari tabel tersebut.
Untuk mengubah desain sebuah tabel, yang harus Anda
lakukan adalah dengan membukanya dalam tampilan Design. Caranya klik
nama tabel dalam tab Tables, kemudian klik tombol Design. Tiap kali
Anda mengubah desain sebuah tabel, tekan tombol Ctrl+S untuk menyimpan
desain tabel tersebut.
4. Menambahkan Field
Kadang-kadang kita perlu menambahkan field baru ke
bagian akhir dari suatu tabel atau menyisipkannya ke tengah-tengah
field-field yang ada. Hal ini sering terjadi bagi seorang developer
database.
4.1. Menambahkan Field Baru ke Akhir Tabel
Untuk menambahkan field baru ke bagian akhir dari suatu tabel langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Dalam tampilan Design, klik sel kosong dalam kolom Field name sesudah entri Field Name yang terakhir
-
Ketikkan nama field yang baru, misalnya KODE POS, pilih Data Type dan klik Text
-
Ketikkan deskripsi untuk field yang baru dalam kolom Description jika diperlukan.
-
Tekan tombol Ctrl+S untuk menyimpan desain tabel tersebut.
-
Tutup tampilan Design tabel dengan mengklik tombol Close Window.
4.2. Menyisipkan Field ke Sebuah Tabel
Jika Anda perlu menambahkan field baru ke dalam sebuah
tabel, maka tidak heran jika suatu saat Anda juga perlu menyisipkan
sebuah field di tengah-tengah tabel. Adapun langkah yang harus Anda
lakukan adalah sebagai berikut:
-
Field baru akan disisipkan di atas baris yang Anda
klik. Dalam tampilan Design, tempatkan kursor Anda di baris dimana Anda
akan menyisipkan sebuah field baru.
-
Pilih Rows dari menu Insert, atau klik tombol Insert Rows pada toolbar.
-
Access akan menyisipkan sebuah baris kosong. Isi field-field kosong tersebut.
-
Tekan tombol Ctrl+S untuk menyimpan desain tabel baru.
-
Tutup tampilan Design dengan mengklik tombol Close Window.
4.3. Menghapus Field dari Tabel
Untuk menghapus sebuah field dari desain sebuah tabel, langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Dalam tampilan Design, tempatkan kursor di field yang ingin Anda hapus
-
Pilih Delete Rows dari menu Edit, atau klik tombol Delete Rows di toolbar.
-
Jika field ini berisi data, Access akan meminta Anda
mengkonfirmasi bahwa Anda benar-benar ingin meng-hapus field ini. Klik
Yes di kotak dialog yang muncul.
-
Tekan tombol Ctrl+S untuk menyimpan desain tabel yang baru
-
Tutup tampilan Design tabel dengan mengklik tombol Close Window.
5. Mengubah Nama Tabel
Untuk mengubah nama sebuah tabel langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
-
Dalam tab Tables, klik kanan mouse Anda. Setelah itu segera tampil Menu Popup
-
Klik Rename, lalu ketikkan nama tabel baru
-
Tekan tombol Enter.
6. Menghapus Tabel
Jika sebuah tabel tidak diperlukan lagi Anda bisa
menghapus atau membuangnya. Cara yang harus Anda lakukan adalah sebagai
berikut:
-
Dalam tab Tables, klik nama tabel
-
Tekan tombol Delete pada keyboard
-
Microsoft Access akan meminta konfirmasi. Klik Yes untuk menghapus tabel atau No bila Anda tidak jadi menghapus tabel.
7. Memasukkan Data
Untuk memasukkan data ke dalam sebuah tabel caranya adalah sebagai berikut:
-
Dalam tab Tables, klik nama tabel, dalam contoh ini adalah DAFTAR ALAMAT
-
Klik tombol Open. Microsoft Access akan menampilkan sebuah tabel
-
Untuk memasukkan data, tempatkan kursor ke sebuah sel
lalu ketikkan data Anda. Perhatikan bahwa ikon bergambar seperti pensil
di sebelah kiri akan muncul di baris itu.
-
Untuk berpindah ke sel lain, gunakan tombol panah
atau mouse untuk memindahkan kursor. Untuk berpindah ke field
berikutnya, gunakan tombol Tab atau Enter.
8. Menghapus Record
Untuk menghapus sebuah record, langkah yang harus Anda lakukan adalah:
-
Buka tabel dalam tampilan Datasheet
-
Tempatkan kursor di record yang ingin Anda hapus
-
Pilih Delete Record dari menu Edit
-
Klik Yes di kotak konfirmasi yang muncul.
Anda
mungkin sangat terpesona ketika pertama kali membuka dan menjalankan
komputer Anda. Karena Windows XP yang terpasang di komputer Anda
menampilkan banyak perubahan dibandingkan Windows versi sebelumnya. Di
versi yang paling baru ini Microsoft memperlihatkan berbagai kelebihan
dengan fitur-fitur baru yang tidak pernah ditemui di Windows versi
sebelumnya. Salah satu yang akan dibahas di sini adalah fungsi Explorer
dan menu-menunya.
1. Fungsi Explorer
Fungsi
Explorer sama seperti fungsi Explorer di Microsoft Windows 9.x dan
Windows 2000. Hanya Explorer yang disediakan Microsoft Windows XP jauh
lebih sempurna. Explorer yang disediakan Windows XP dapat diartikan
sebagai sarana untuk menuju suatu tempat, misalnya folder, direktori,
file atau aplikasi dengan cepat, singkat dan tepat. Selain itu Explorer
ini dapat digunakan sebagai fasilitas untuk mengatur folder, file dan
sebagainya.
Sebagai
bahan latihan, Anda bisa mulai aktifkan Explorer yang disediakan
Microsoft Windows XP. Prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai
berikut:
- Klik Start
- Klik My Computer
- Klik View
- Klik Explorer
-
Klik
misalnya Folder. Setelah itu komputer Anda akan menampilkan Explorer
bar. Explorer kedudukannya menggantikan Task Pane Windows XP
Explorer
terbagi menjadi dua bagian, yaitu Panel Folder yang letaknya berada di
sebelah kiri dan Panel File yang letaknya berada di sebelah kanan layar
komputer. Panel yang berada di sebelah kiri ini tampilannya dapat
diubah sesuai keinginan melalui Menu View.
Dalam
Panel Folder terdapat nama-nama file berikut drive atau direktori yang
ada dalam harddisk suatu komputer. Selain itu Anda juga dapat melihat
alamat situs Web yang pernah dikunjungi di Panel Folder ini. Tentu saja
jika sebelumnya komputer yang Anda gunakan sudah terkoneksi ke internet.
Di
Panel File terdapat folder-folder yang dapat Anda pilih. Untuk melihat
isi dari suatu folder Anda dapat mengklik ikon folder tersebut.
Sedangkan apabila Anda ingin atau menampilkan folder-folder yang lain
klik tombol panah ke kanan di bagian bawah layar.
Kedua
jendela ini dibagi oleh balok pembagi layar. Balok, pembagi berfungsi
untuk memperbesar atau memperkecil Panel Folder dan Panel File. Untuk
mengubah Panel tersebut tempatkan pointer mouse di balok tersebut
sampai pointer mouse berubah menjadi dua tanda panah. Setelah itu tekan
dan tahan tombol mouse ke kiri atau ke kanan, sesuai dengan ukuran
jendela yang dikehendaki.
Pada
saat Anda menggeser pointer akan diikuti dengan munculnya garis
vertikal yang dapat Anda gunakan sebagai patokan perubahan ukuran
jendela tersebut. Jika ukuran yang diinginkan tercapai lepas penekanan
mouse.
Untuk jelasnya ikuti prosedur berikut ini:
- Tempatkan pointer mouse di balok pembatas sampai pointer mouse berubah menjadi dua tanda panah.
- Tekan, tahan dan geser tombol mouse sesuai dengan ukuran jendela yang dikehendaki.
- Pada saat
Anda menggerakan atau menggeser pointer mouse tersebut akan diikuti
dengan munculnya garis vertikal yang dapat Anda gunakan sebagai patokan
perubahan ukuran jendela tersebut.
- Jika ukuran yang diinginkan tercapai lepas penekanan mouse.
Pada
bagian atas jendela Explorer terdapat balok judul yang berisi Menu
Pulldown, ikon Control Menu dan tombol pengatur jendela. Tombol
pengatur jendela ini berisi Minimize, Maximize, dan Close. Jika Anda
mengklik ikon Control Menu, maka Microsoft Windows XP segera
menampilkan menu yang terdiri dari:
Pilihan ini digunakan untuk mengembalikan jendela ke ukuran normal.
Pilihan ini digunakan untuk memindahkan jendela dari satu lokasi ke lokasi lain.
Pilihan ini digunakan untuk mengubah ukuran jendela dari besar menjadi kecil atau sebaliknya.
Digunakan meminimalkan ukuran jendela menjadi sebuah ikon yang dapat Anda lihat pada taskbar.
Digunakan untuk memperlebar ukuran jendela sampai menyerupai atau berbentuk desktop
Digunakan untuk menutup jendela
2. Menu Explorer
Di
bawah balok judul Explorer terdapat balok menu yang disebut Menu bar.
Menu bar ini berisi beberapa pilihan menu yang dapat Anda gunakan untuk
berbagai keperluan. Menu-menu tersebut adalah:
2.1. File
Dalam keadaan normal (sebelum ada folder atau file yang ditandai dengan menempatkan pointer mouse) berisi pilihan-pilihan
Dalam
pilihan ini terdapat perintah-perintah yang berhubungan dengan perintah
pembuatan item baru. Jika Anda memilih New, maka Windows akan
menampilkan sub menu lain di bawah pilihan tersebut, diantaranya adalah:
Digunakan untuk membuat folder kosong atau folder baru.
Digunakan untuk membuat ikon shorcut
Digunakan untuk membuat ikon dokumen, dan lain-lain
Digunakan membuat shorcut baru pada item yang telah dipilih.
Digunakan
untuk menghapus item sesuai dengan pilihan Anda. Atau dengan kata lain
pilihan ini digunakan untuk menghapus folder atau item sesuai dengan
penempatan pointer mouse.
Digunakan untuk mengganti nama item sesuai dengan pilihan Anda
Digunakan untuk menampilkan properties dan item yang Anda pilih
Digunakan untuk menutup jendela.
Sedangkan
jika Anda menempatkan pointer mouse di sebelah kanan dan bukan pada
nama file maka di bawah pilihan File terdapat beberapa pilihan menu,
antara lain adalah:
Digunakan untuk membuka atau memulai item yang dipilih
Digunakan
untuk membuka kotak dialog file All files. Jadi pilihan ini sama dengan
pilihan find dari Start Microsoft Windows XP. Begitu juga kegunaannya
sama yaitu untuk mencari file yang dikehendaki.
Digunakan
untuk mengirim folder yang dipilih ke floppy disk, printer, Recycle bin
atau media lainnya yang dikehendaki. Sedangkan selebihnya sama seperti
yang dijelaskan di muka. Pilihan ini akan berubah dan bertambah jika
Anda menempatkan pointer mouse pada nama file tertentu.
2.2. Edit
Pada pilihan ini berisi perintah pemindahan item yang dipilih. Dalam menu Edit ini terdapat beberapa pilihan:
Digunakan untuk mengaktifkan kembali file yang terakhir kali dihapus.
Digunakan untuk memindahkan item yang dipilih dan menyalin ke Clipboard.
Digunakan untuk menyalin item yang dipilih dan memindahkannya ke clipboard
Digunakan untuk menampilkan item yang telah disalin dan meletakannya pada daerah kerja yang dipilih.
Digunakan
untuk menampilkan shorcut untuk item yang telah disalin dan
memindahkannya ke daerah kerja yang telah dipilih sebelumnya.
Digunakan untuk memilih semua item yang ada di jendela sebelah kanan.
Digunakan untuk memilih semua item, kecuali yang aktif pada jendela kanan
2.3. View
Pilihan
ini digunakan untuk mengkostumisasikan jendela. Jika Anda belum
menambah fasilitas lain, pilihan View mempunyai beberapa pilihan yang
dapat Anda gunakan, antara lain:
Digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan suatu toolbar
Digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan baris status
Pilihan ini digunakan untuk menampilkan jenis tayangan lain seperti Channel Guide, Favorites, dan lain-lain.
Pilihan ini digunakan untuk mengubah bentuk tampilan classic menjadi bergaya situs Web
Digunakan untuk menampilkan folder, program atau dokumen dalam bentuk ikon besar.
Digunakan untuk menampilkan folder, program atau dokumen dalam bentuk ikon kecil.
Pilihan ini sama dengan small ikon hanya semua item ditampilkan dalam bentuk kolom.
Digunakan untuk menampilkan informasi item yang dipilih dalam benuk ukuran, tipe, dan kapan suatu folder dimodifikasi.
Digunakan
untuk menyortir atau menyusun tampilan ikon file atau folder pada
jendela kiri berdasarkan nama, type file, kapasitas dan tanggal.
Lines Up Ikons
Digunakan
untuk mengatur ikon pada invisible grid. Invisible adalah kolom yang
digambarkan dalam bentuk garis yang tak tampak pada layar.
Digunakan
untuk membuka kotak dialog Customize Wizard. Pada kotak dialog ini Anda
bisa mengatur folder dan type atau jenis folder dan file sesuai dengan
data yang ada di komputer Anda. Setelah jendela Customize this folder
tampil untuk selanjutnya Anda tinggal menekan tombol Next untuk
melanjutkan pekerjaan tersebut.
Pilihan
ini digunakan apabila Anda akan berpindah dari satu tayangan ke
tayangan lainnya. Selain itu Anda juga bisa menuju suatu situs Web,
Home page, Mail, News dan lain-lain.
Pilihan ini digunakan untuk merevisi isi jendela dengan tampilan terakhir yang ditayangkan.
Di
bawah pilihan ini banyak pilihan lagi yang dapat Anda gunakan untuk
berbagai keperluan, diantaranya Add to Favorites, Organize Favorits,
Manage Subscriptions, Update All Subscriptions, dan lain-lain.
Pilihan
ini digunakan apabila Anda akan berpindah dari satu jendela ke jendela
lainnya. Atau bisa juga Anda menuju jendela favorit Anda dengan mudah
dan cepat
2.4. Tools
Di
bawah pilihan ini terdapat beberapa menu, antara lain: Map Network
Drive, Disconnect Network Drive, Synchronize dan Folder Options.
2.5. Help
Di
bawah pilihan ini ada dua menu, yaitu Help Topics dan About Microsoft
Windows XP. Sebagaimana umumnya suatu aplikasi, pilihan ini digunakan
jika pada saat bekerja memerlukan bantuan.
Sedangkan
About Microsoft Windows XP akan menampilkan konfigurasi sistem
Microsoft Windows XP, lisensi bagi pemakai Windows dan lain-lain
Microsoft
Office 2007 merupakan pengembangan dari Microsoft Office 2003 yang
sudah teruji kemampuan dan kehandalannya sebagai aplikasi perkantoran
yang tidak ada duanya. Penampilan Office 2007 sungguh diluar dugaan,
pada versi terbarunya ini Microsoft merobak total dan tidak sedikitpun
menyisakan penampilan Office yang ada pada versi sebelumnya. Semua
tampilannya hampir tidak mencerminkan Microsoft Office yang penuh
dengan menu dan sub menu yang merepotkan.

Memang
perintah-perintah yang ada di di Office 2002 maupun di Office 2003
masih bisa digunakan. Namun kali ini Microsoft merobak total dan kalau
kita ingat hampir sama ketika Microsoft merobak total Windows 3.1 dan
Windows 3.11 ke Windows 95 dan Windows NT.
Menurut
Junita Leeman, Marketing Manager Microsoft Office Indonesia "Microsoft
Office 2007 hadir dengan fasiltas yang disebut dengan Ribbon. Ribbon
ini dimaksudkan untuk memudahkan pengguna menggunakan semua features
yang ada di Office 2007 dengan one klik hingga waktu pengerjaan bisa
dihemat dengan sangat berarti, demikian Junita menjelasakan salah satu
kelebihan Microsoft Office 2007 yang akan diluncurkan tanggal 7
Desember 2006, yang secara general akan lounching tanggal 14 Februari
2007". Sedangkan di US sendiri rencananya awal tahun 2007", katanya.
Perubahan
yang cukup signifikan dari Office 2007 ini antara lain User Interface.
Coba perhatikan perubahan ini terlihat pada Word, Excel, dan
PowerPoint. Pada aplikasi ini nyaris tidak terlihat menu-menu seperti
versi sebelumnya. Di sini semua menu diganti dengan penampilan ikon
yang inopatif dan informatif.
Dengan
sedikit menu dan nyaris tidak terlihat sub menu ini akan memudahkan
bagi pemakai. Beberapa Interface yang ada di Office 2007 yang dirombak
secara total antara lain tombol-tombol menu, sehingga menu yang
terdapat pada Office 2007 lebih transparan dan teratur sehingga mudah
penggunaannya.
Menu
dropdown yang ada pada versi sebelumnya kini hampir tidak ada, pada
menu home misalnya, terdapat pilihan Clipboard, Font, Paragraph,
Styles, dan Editing. Sedangkan untuk pilihan-pilihan yang tersedia
berbentuk horizontal dan menggabungkan teks dan icon sehingga sangat
mudah dan tidak perlu masuk dari menu ke sub menu.
Pada versi
lama Menu File merupakan menu awal yang sangat berguna untuk melakukan
setting awal, seperti untuk menentukan ukuran kertas, menyimpan file,
mencetak file dan sebagainya. Pada Office 2007 menu tersebut berubah
total. Menu File pada sebelumnya kini hadir dengan sebuah ikon
lingkaran dengan logo Office yang terletak di pojok kiri atas. Ketika
pemakai mengkliki ikon tersebut akan tampak pilihan-pilihan New, Open,
Convert, Save, Save As, dan lain-lain.
Perubahan
menu ini berlaku untuk semua keluarga Microsoft Office 2007. Jadi kalau
Anda sudah membuka Microsoft Word 2007, maka ketika masuk ke aplikasi
lainnya menu yang ditampilkan relatif hampir sama. Dengan demikian
pemakai tidak akan kerepotan karena semua pilihan sudah bisa digunakan
tanpa harus tersesat.
SmartArt
Pada Office
2007 terdapat sebuah tools yang cukup menarik bernama SmartArt. Tools
ini terletak di menu insert dan grup pilihan Illustration. Kenapa
diberinama SmartArt, karena tools bisa digunakan untuk memperindah
pekerjaan dengan menampilkan berbagai macam diagram yang berbentuk
graphic, baik dengan tipe 2D ataupun 3D. Sedikitnya terdapat 80
template yang bisa digunakan untuk memperindah pekerjaan Anda.
Penampilan
PowerPoint juga berubah, dalam hal ini terdapat tools baru bernama
Photo Album yang bisa ditemukan pada menu Insert dan grup pilihan
Illustration. Dengan pilihan Photo Album ini pemakai bisa leluasa
membuat slide presentasi dengan menampilkan foto-foto yang sudah
masukkan ke komputer Anda.
Format File
Sudah
diketahui keluarga Microsoft menyediakan berbagai format file. Namun
pada versi sebelumnya belum terlihat format file PDF yang dibuat oleh
Microsoft Office. Bisa namun harus menggunakan tambahan aplikasi dari
keluarga Adobe Acrobat.
Pada
Microsoft Office 2007, Microsoft sudah menyertakan fitur baru untuk
menyimpan file dalam berbagai format termasuk format PDF dan XPS. Untuk
bisa menggunakannya cukup pilih ikon lingkaran kemudian pilih Save As
PDF or XPS. Jadi tidak perlu lagi menambahkan aplikasi lain untuk
menyimpan file dalam format PDF tersebut.
Format file
lainnya juga mengalami perubahan, sebagai contoh file berformat Word
yang tadinya berakhiran DOC, Microroft Excel berakhir XLS, PowerPoint
berakhir.PPT kini berganti dengan DOCX untuk Word, XLSX untuk Excel dan
PPTX untuk PowerPoint.
Perubahan
yang cukup berarti juga terdapat pada Microsoft Outlook 2007. Di mana
Microsoft telah menambahkan sebuah kolom pada main window-nya. Kolom
yang tadinya hanya tiga bagian sekarang menjadi empat bagian.
Tiga kolom
yang sudah ada adalah kolom e-mail, alamat dari e-mail dan isi e-mail
yang sedang dibuka. Kolom tambahan yang keempat adalah kolom To Do Bar,
di mana kolom ini akan menampilkan kalender pada saat Outlook tersebut
Anda buka yang di dalamnya akan terdapat appointment dan tasks yang
sudah Anda tentukan sebelumnya.
Microsoft
Access 2007 hampir berobah secara total, dimana berbagai penambahan
baik interface maupun fitur dan fungsi pendukung lainnya. Ketika Anda
mulai membuka aplikasi Access, pertama yang akan terlihat adalah
interface yang sama sekali baru, berbeda dengan versi Office sebelumnya.
Pada window
pertama Anda akan berhadapan dengan pilihan berbagai kategori template
yang sudah tersedia, baik itu kategori template yang sudah terinstal di
dalam komputer Anda maupun kategori template yang harus di-download
terlebih dahulu. Jika Anda ingin membuat database sendiri pilih ka
tegori template "Featuring" yang di dalamnya terdapat satu buah
pilihan, yaitu Blank Database. Setelah itu Anda tinggal meneruskan
untuk membuat database Acces untuk data-data Anda. Selain itu Microsoft
Access 2007 juga mempunyai kemampuan untuk proses impor dan export data.
Selain
aplikasi standar tersebut pada Microsoft Office 2007 ini juga dibundel
Microsoft Publisher 2007 yang digunakan untuk keperluan desain majalah,
buku, dan lain-lain. Hadir juga InfoPath 2007, OneNote 2007, Groove
2007 dan Coomunicator 2007. Aplikasi-aplikasi yang disebutkan terakhir
ini merupakan tambahan yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan
perkantoran modern saat ini.
Sebenarnya
masih banyak fitur-fitur baru dari Microsoft Office 2007 ini. Namun
demikian penilaian sesungguhnya terserah kepada Anda yang akan
menggunakan aplikasi keluarag terbaru dari Microsoft Corporation ini.

Sejarah
panjang perjalanan Microsoft Office hingga saat ini, banyak perubahan
dan penambahan fasilitas sejak pertama kali diluncurkan tanggal 30
Agustus 1992. Waktu itu aplikasi perkantoran ini diberi nama Microsoft
Office versi 3.0. Pada versi tersebut Microsoft Office menyertakan
Microsoft Word sebagai pengolah kata, Microsoft Excel sebagai pengolah
angka, Microsoft PowerPoint digunakan sebagai aplikasi presentasi yang
handal dan Microsoft Mail digunakan untuk menerima dan mengirim email.
Setelah
populer dengan Microsoft Office 3.0, pada tahun 1995-an Microsoft
kembali meluncurkan Microsoft Office 95 bersamaan waktu itu Microsoft
meluncurkan sistem operasi Microsoft Windows 95. Pada sistem operasi
ini Microsoft merombak total Windows versi 3.1 dan Windows 3.11 for
Workgroup, perubahan yang cukup signifikan dalam sejarah sistem operais
PC saat itu. Sejalan dengan pekembangan sistem operasi Microsoft
Windows, Microsoft Office sendiri terus berkembang dan semakin mapan
dan terus digandrungi serta digunakan oleh sebagian besar masyarakat
komputer di dunia, termasuk di Indonesia.
Sampai pada
tahun 2000-an Microsoft sudah meluncurkan beberapa versi Microsoft
Office dan sampai saat ini masih tetap digunakan sebagai andalan
aplikasi perkantoran modern. Beberapa versi dari Microsoft Office yang
masih banyak digunakan saat ini antara lain Microsoft Office 2000,
Microsoft Office XP (2002) dan Microsoft Office 2003.
Pada
kenyataannya sampai saat ini masih banyak kemampuan Microsoft Office
2003 masih belum tersentuh oleh pemakainya. Namun sejalan dengan
perkembangan teknologi dan sistem operasi yang juga terus berkembang,
maka diluar dugaan Microsoft kembali akan meluncurkan Microsoft Office
2007 bersamaan dengan Windows Vista yang sebentar lagi akan hadir di
tengah-tengah masyarakat komputer dunia.

Saat
ini ada beberapa sistem operasi yang digunakan di Indonesia, salah
satunya adalah sistem operasi keluaran Microsoft. Sistem operasi
keluarga Microsoft Windows yang digunakan untuk komputer rumahan atau
desktop dan sangat populer sejak diperkenalkan tahun 80-an silam
anytara Microsoft Windows 3.0, Windows 3.1, Windows 95, Windows 98,
Windows 98 SE dan Windows Me. Sedangkan sistem operasi yang digunakan
untuk jaringan antara lain Windows 3.11 for Workgroup, Windows NT,
Windows 2000 Professional dan Windows XP.

Microsoft
Windows Vista yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini mempuyai
banyak fitur dan kemampuan kalau diibaratkan lompatannya hampir sama
seperti Microsoft Windows 3.1 ke Microsoft Windows 95 atau Windows 3.11
for Workgroup ke Windows NT Client. Sementara perkembangan dari
Windows 2000 Professional ke Windows XP mungkin tidak terlalu
signifikan, tetapi cukup membuat pemakainya terkagum-kagum dengan
berbagai fitur dan kemampuan Microsoft Windows XP yang sampai saat ini
masih banyak digunakan oleh sebagian besar pengguna komputer di dunia
ini termasuk di Indonesia.
Pada
Windows Vista, kemungkinan besar Microsoft akan banyak merombak
berbagai tampilan deskto, fasilitas, dan tombol start yang semakin
interaktif dan hidup. Selain itu tentu saja Microsoft telah menambah
dan mengubah dengan berbagai fitur mulai dari ikon sampai dengan
tampilan disetiap jendela. Dengan demikian Microsoft Windows Vista
meruapakan suatu revoluasi sistem operasi modern yang siap mengguncang
sistem operasi dunia dimasa yang akan datang.
Sistem
operasi ini memiliki beberapa fitur spesifik terkait design grafis dan
animasi, pengaturan dokumen bisnis dan kemudahan berinteraksi dengan
para pelaku bisnis lainnya. Interface baru yang disebut dengan Windows
Aero akan memberikan pengalaman desktop berkinerja tinggi. Dalam hal
ini Microsoft menghadirkan tampilan profesional, desain transparan
dengan efek-efek halus seperti refleksi dinamis, animasi yang halus
dengan fitur-fitur navigasi 3D desktop Windows Flip and Flip.
Untuk
mendukung kinerjanya, system ini memiliki beberapa fitur khusus seperti
Windows Bitlocker Drive Encryption. Fitur ini berfungsi untuk
melindungi data dan properti intelektual dari pihak lain apabila
komputer tersebut hilang.
Implementasi
Virtual PC Express yang dimasukkan dalam peranti ini memungkinkan
aplikasi turunan untuk dapat berjalan pada sistem operasi Windows
turunan tanpa mengalami perubahan dalam lingkungan virtual Windows
Vista. Sementara subsistem untuk aplikasi berbasis Unix membuat
pengguna untuk menjalankan aplikasi Unix tanpa harus melakukan
perubahan apapun pada PC berbasis Windows Vista.
Tidak
jauh berbeda seperti halnya Windows XP, ada yang 32 bit dan 64 bit.
Begitu juga dengan Microsoft Windows Vista juga tersedia untuk sistem
32-bit dan 64-bit. Sistem 32-bit dirancang secara spesifik untuk
komputer-komputer standar, sementra versi 64-bit disiapkan untuk
segmentasi menengah ke atas.
Tidak
jauh berbeda seperti halnya Windows XP, ada yang 32 bit dan 64 bit.
Begitu juga dengan Microsoft Windows Vista juga tersedia untuk sistem
32-bit dan 64-bit. Sistem 32-bit dirancang secara spesifik untuk
komputer-komputer standar, sementra versi 64-bit disiapkan untuk
segmentasi menengah ke atas.
Untuk
menjalankan Windows Vista diperlukan hardware minimal dengan memori
minimal 512MB, kartu grafis yang mendukung DirectX 9.0, dan prosesor
Intel Pentium IV, Intel Pentium Centrino, atau AMD generasi terbaru.
Namun demikian kalau Anda memiliki komputer Laptop dengan spesifikasi
Pentium Cntrono 1.6 Gbyte dengan RAM 512 sudah pasti bisa menjalankan
Windows XP.
Kebutuhan
harddisk juga cukup lumayan besar, dalam hal ini Windows Vista
memerlukan minimal 10 Gbyte. Sebenarnya untuk Windows sendiri cuup
dengan space 6-7 Gbyte, tetapi apabila ada penambahan spftware jelas
memerlukan space tambahan sampai dengan 10 Gbyte.

Seperti
halnya Windows XP aau Windows versi lainnya, proses instalasinya sangat
mudah. Begitu juga dengan Windows Vista. Proses instalasi Windows Vista
jauh lebih mudah. Pada proses instalasi ini Anda bisa langsung
melakukan boot dari DVD dan langsung memformat harddisk Anda, kemudian
proses instalasi terus dilaksanakan. Anda juga bisa dengan cara
mengupgrade apabila sebelumnya sudah menggunakan Windows versi
sebelumnya, misalnya Windows XP Professional.

Kalau proses
instalasi dengan cara mengupgrade maka setelah Anda memasukkan master
Windows Vista ke dalam drive DVD atau CD, maka segera tampil pilihan
untuk melakukan instalasi. Dalam hal ini Anda tinggal menekan tombol
Instal Now.
Selanjutnya
dari tayangan tersebut Anda tinggal menunggu sehingga proses instalasi
langsung dilaksanakan. Pada saat instalasi ini Anda hanya sesekali
menekan tombol Next dan memasukkan CD-Key yang Anda miliki. Setelah
proses instalasi selesai Anda diminta untuk melakukan activasi melalui
Internet. Setelah melakukan activasi Windows Vista sudah siap digunakan.Publish
Menjalankan WIndows Vista
Untuk
memulai Microsoft Windows Vista tekan tombol power di komputer dan di
monitor. Setelah itu biarkan program bekerja. Tampilan awal sebelum
Anda melakukan perubahan, Windows Vista akan menampilkan Welcome
Center. Tampilan ini menjelaskan dan menampilkan hardware dan system
yang Anda gunakan. Selain itu pada tampilan ini menampilkan fasilitas
apabila Anda akan menambah hardware baru berupa Setup Device, fasilitas
untuk menambah Account baru dan fasilitas untuk Transfer file dan
setting.
- Untuk
mengetahui beberapa fasilitas yang disediakan Microsoft Windows Vista
terutama yang berhubungan dengan multimedia Anda bisa menjalankan Media
Center. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
- Klik Start
- Klik Media Center
- Klik Next untuk melanjutkan setup Media Center
- Klik lagi Next
- Kalau computer Anda memiliki koneksi Wireles Anda piloih Yes, tetapi kalau tidak pilih No lalu klik Next untuk melanjutkan
- Pada
tampilan Internet Connection dan "Always on" Internet Connection" Anda
pilih Yes atau No tergantung koneksi Internet yang Anda gunakan
- Klik Next untuk melanjutkan
- Pilih salah satu koneksi yang tampil, misalnya Internet, Internet Media Center atau lainnya
- Klik Next untuk melanjutkan
- Pada tampilan Enter Your DialUp Password, maskkan password Anda di kolom password, misalnya admin001
- Ketikkan sekali lagi password Anda, mialnya admin001
- Klik Next untuk melanjutkan
- Klik Test untuk mencoba sambungan koneksi. Jika tidak ada koneksi maka komputer akan
Catatan:
Untuk memanfaatkan fasilitas ini sebaiknya computer Anda terkoneksi ke
jaringan Internet. Namun demikian Anda juga tetap bisa memanfaatkan
fasilitas ini walaupun tidak terkoneksi hanya sangat terbatas.
- Jika komputer Anda tidak terkoneksi ke jaringan Internet,maka akan tampil pernyataan DialUp failed.
- Klik saja Next untuk melanjutkan
- Klik lagi Next
- Kemudian pada tampilan Help Improve Media Center Anda pilih No Thank You, lalu klik Next lagi
- Klik Yes
- Klik Next, dan klik Next lagi
- Klik I'm finished dan klik Next
- Lalu klik Finish untuk mengakhirinya
Mengakhiri Windows Vista
Untuk mengakhiri Microsoft Windows Vista prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
- Klik Start.
- Klik salah satu pilihan yang tersedia
- Dalam keadaan ini ada tiga pilihan yang akan ditampilkan program, Switch User, Log Off, Lock, Shut Down dan Restart
Microsoft Windows sejak awal sudah menyertakan Control
Panel, begitu juga Windows Vista juga menyertakan Conrol Panel yang lebih
lengkap dan interaktif. Dalam Windows Vista, setiap jendela selalu bisa diatur
dari menu standar menjadi menu Clasic. Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan
Windows Vista, perpindahan dari standard ke clasic tidak ada masalah, karena di
Windows Vista sendiri sudah tersedia fasilitas ini.
Dengan Control Panel pemakai bisa
mengubah setting, menambah program baru, menghapus program yang tidak
diperlukan, setting hardware dan sebagainya. Dengan kata lain Control Panel
merupakan kumpulan fasilitas yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan,
mulai dari yang sederhana, misalnya menambah dan menghapus Account hingga ke
yang rumit, misalnya menambah hardware dan security.
1. Home Control
Panel
Control Panel Windows Vista
pada prinsipnya sama seperti Windows XP, hanya ada beberapa yang berubah dan
penambahan beberapa komponen. Selain itu tampilannya juga sudah mengalami
banyak perubahan, baik tampilan Clasic Menu maupun tampilan standar.
Melalui Control Panel ini
Anda bisa menambah dan setting hardware baru, menambah dan menghapus Account,
menambah dan menghapus program, menambah dan meghapus komponen Windows, dan
sebagainya.
Seperti halnya pada Windows
XP, Control Panel Windows Vista juga bisa dalam dua tampilan, yaitu tampilan
Control Panel Home dan Clasic View.
2. Clasic View
Untuk melakukan berbagai
perubahan, baik yang berhubungan dengan penambahan hardware, setting, menambah
user, menambah dan menghapus komponen dan sebagainya akan lebih mudah dalam
tampilan Clasic View. Tampilan ini digunakan bagi mereka yang belum
mengenal dengan Microsoft Windows Vista.
Namun demikian baik
tampilan Control Panel Home maupun Clasic View pada dasarnya sama saja. Jadi
tidak ada perbedaan yang signifikan kecuali dalam hal tampilan saja.
Untuk pindah dari tampilan
Control Panel Home ke Clasic View Anda cukup mengklik pilihan yang dimaksud,
misalnya untuk menampilkan Control Panel dalam Clasic View, Anda cukup klik
pilihan Clasic View, dan apabila Anda akan kembali ke tampilan standar, Anda
cukup klik Control Panel Home.
Seperti halnya sistem operasi sebelumnya yang dikeluarkan
Microsoft yang berhubungan berbagi file, dokumen, printer dan periferal sudah
biasa dilakukan. Begitu juga dengan Windows Vista masalah berbagi ini adalah
salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh penggunanya. Karena dengan
berbagai sumberdaya ini akan menghemat berbagai device dan sumberdaya yang ada.
Dengan Windows vista untuk keperluan
mencetak data, mau mengkopi data, memanfaatkan CD-ROM atau CD-RW dan sebagainya
bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Namun demikian untuk memanfaatkan
fasilitas tersebut komputer yang kita gunakan harus sudah terkoneksi ke dalam
suatu jaringan, Local Area Network, Intranet atau pun Interet.
Mungkin
di kantor atau di rumah Anda memiliki beberapa unit komputer dan satu
diantaranya dilengkapi dengan Printer. Kemudian setelah Anda memasang jaringan,
printer tersebut Anda pasang di komputer yang menggunakan Microsoft Windows
Vista.
Sebenarnya
secara default pada saat instalasi printer Windows Vista secara otomatis sudah
bisa digunakan secara bersama atau sharing. Namun untuk menyimpan ketentuan
tersebut langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
- Klik
tombol Start
- Klik
Control Panel
- Klik
Network and Internet
- Klik
File and Printer Sharing. Setelah itu Windows Vista akan menampilkan
jendela File and Printer sharing.
- Beri
tanda centang di depan pilihan Share my printer
- Beri
tanda centang di depan pilihan Share files and folders in C:UsersPublic
atau sesuai keinginan Anda.
- Klik
tombol Save untuk menyimpan ketentuan tersebut
Windows firewall dengan keamanan tambahan menjawab tantangan teknologi jaringan modern yang ada seperti IPsec and Network Access Protection. Windows firewall dengan keamanan tambahan, menawarkan keuntungan
- Mengurangi resiko ancaman keamanan jaringan. Windows firewall dengan keamanan tambahan melindungi computer dari serangan. Hal ini juga memastikan komputer lainnya dapat terlindungi.
- Perlindungan data dan hak cipta. Dengan integrasi IPSec, windows firewall akan mengecek keaslian dari pengguna, komunikasi, cakupan, akses bertingkat dan perlindugan data yang rahasia.
- Menigkatkan nilai tambah dan investasi.Windows vista telah menyertakan windows firewall dalam system operasinya seperti windows longhorn server dengan Active directory dan group policy. Windows firewall juga didisain dalam mendukung pihak ketiga dalam solusi keamanan dengan menggunakan scriptable application programming interface (API).
Lapisan keamanan ini dapat dikontrol melalui group policy atau programming skrip untuk menyaring pemakai, computer atau aplikasi yang ada. IP sec dapat mengetahui keaslian pemakai, computer sebagai bagian dari kebijakan pengamanan. Semua ini menjadikan windows vista sangat cocok di implementasikan dalam organisasi.
Seiring bertumbunya organisasi, kebutuhan memperluas jaringan komputr menjadi perhatian penting. Sebagai conto, mereka mulai menggunakan IP (Internet Protocol) Address yang telah ada. Banyak organisasi menggunakan NAT untuk menambah jumlah IP address tertutup. Namun penggunaanya membutuhkan control yang lebih baik, disamping kemampuannya memndukung aplikasi yang masih baru. Sementara organisasi ingin membeikan layanan tambahan pada jaringan, seperti IPSec, mereka pun harus tetap memperhatikan kualitas dan kemampuan pemrosesan itu sendiri. Windows vista memndukung pengembangan jaringan ini dengan menghadirkan IPV6 dan hardware yang bisa diandalkan.
Sebagai jawaban atas terbatasnya aloksai IP (Internet Protocol) Address pada versi IPv4, banyak lembaga pemerintah, ISP (Internet Service Provider) dan berbagai perusahaan yang sudah memanfaatkan teknologi untuk mendukung bisnisnya mulai beralih menggunakan IPv6. Microsoft Windows Vista mendukung kedua versi tersebut. Namun demikian IPv6 merupakan standar utama yang dimiliki Windows Vista, tanpa harus melalui konfigurasi administrator. Selain itu Microsoft Windows Vista juga mendukung PPPv6, yang memungkinkan dilakukan akses jarak jauh oleh pengguna. Ini merupakan salah satu keuntungan dari teknologi Ipv6. Internet Protocol versi 6 ini memberikan keuntungan bagi pengguna, antara lain:
- Alokasi alamat yang lebih luas. Pengalamatan 128 bit yang dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai dukungan dan antisipasi bertambahnya jumalah pemakai internet dimasa depan.
- Pengalamatan yang lebih efisien. Degnan header yang lebih sederhana, dan mendukung pengalamatan secara hirarki. Ipv6 dapat membuat lalu lintas data lebih cepat dibanding pendahulunya
- Kemudahan konfigurasi. Ipv6 dapat mengkonfigurasi dirinya sendiri deang bantuan DHCPv6 server atau melalui lokal server untuk mendapatkan alamat statis.
- Keamanan yang canggih. IPV6 lebih menjamin keamanan dari penyusupan terhadap alamat dan port serta melakukan penyandian terhadap lalu lintas jaringan.
IPV4 dan IPv6 tetap didukung TCP/IP stac. Aplikasi yang berjalan pada IPv4 tetap dapat berfungsi seperti yang diharapkan.windows vista menerapkan fungsi soket yang bisa bekerja pada keduanya. Walaupun lebih diutamakan untuk IPv6. semua ini bisa diatur oleh administrator. Untuk memudahkan migrasi ke IPv6, Microsoft Windows Vista menggunakan Teredo IPv6 transition technology yang terletak dibelakan NAT.
Anda dapat dengan mudah membuat, menghapus dan mengedit Account di komputer Anda. Account baru digunakan untuk membuat login ke Windows Vista sesuai dengan Account yang akan dibuat. Dalam hal ini biasanya disesuaikan dengan banyaknya pemakai komputer. Sedangkan untuk mengganti password, tampilan dan lain-lain dalam Account yang sudah dibuat Anda harus mengubahnya dengan cara mengeditnya.
Sedangkan apabila Anda sudah tidak memerlukan salah satu account Anda dapat menghapusnya dengan mudah. Pilihan ini diambil apabila Anda sudah tidak memerlukan Account tersebut.
Membuat Account Baru
Account dalam sebuah komputer baik terhubung ke dalam suatu domain atau tidak tetap merupakan hal yang sangat penting. Sebagai contoh apabila Anda memiliki satu komputer dengan sistem operasi Windows Vista, kemudian di rumah Anda ada bebeapa orang yang menggunakan komputer tersebut, maka otomatis masing-masing orang harus dibuatkan user atau Account sendiri-sendiri. Tujuannya adalah agar file dan dokumen diantara saudara atau teman dalam satu rumah tidak berantakan dan asal masuk saja. Selain itu tentu saja masing-masing orang harus dibuat otoritas sendiri sendiri.
Untuk membuat Account baru ada beberapa langkah atau prosedur yang harus dilakukan, untuk jelasnya langkah yang Anda lakukan adalah sebagai berikut:
- Klik Start
- Klik Control Panel. Setelah itu jendela Control Panel segera tampil dilayar komputer Anda.
- Klik User Accounts and Family Safety. Setelah Anda menekan tombol mouse jendela berikutnya segera tampil
- Klik User Accounts. Setelah itu jendela Account aktif segera tampil
- Klik Manage another aoounts. Setelah itu Windows Vista akan menampilkan Windows Security
- Klik Allow untuk menampilkan kendela Manage Accounts
- Klik Create a new account
- Setelah Anda mengklik Create a new account Windows Vista akan menampilkan jendela untuk menuliskan Account baru. Ketikkan Account aru Anda di kolom New Account Name, misalnya Putik
- Klik Standard user atau apabila Anda menginginkan tingkat otoritas Administrator, Anda pilih Administrator
- Klik Create Account atau Cancel untuk membatalkan. Untuk pilihan ini Anda kik Create Account untuk membuat Account baru bernama "Putik".
Membuat Password
Account yang sudah Anda buat sekarang sudah bisa diunakan, hanya saja masih belum dibuat keamanannya terutama password. Untuk itu buatlah password, caranya sebagai berikut:
- Klik Account yang baru Anda buat. Tujuannya adalah untuk menentukan tingkat keamanan dari user tersebut, isalnya untuk menentkan Account. Setelah itu akan tampil jendela Make changes to Putik's Account. Putik's adalah Account yang baru Anda dibuat.
- Klik Cange your password. Setelah itu akan tampil jendela Create a password for Putik's account.
- Ketikkan password Anda di kolom Type a new password, ketikkan misalnya "admin001"
- Ketikkan sekali lagi password Anda di kolom Type a new password again to conform, misalnya "admin001"
- Ketikkan kata sebagai pengingat password Anda di kolom Type a word or phrase tu use as a password hint, misalnya admin
- Klik Change Password.
- Dengan mengikuti langkah tersebut Anda sudah bisa membuat password. Sekarang user tersebut sudah bisa digunakan.
Mungkin ketika pertama kali membuka Windows Vista akan terasa berbeda dibandingkan Windows Versi sebelumnya. Memang dalam beberapa hal Windows Vista beda, termasuk kotak dialog Audio Devices dan Sound Themes. Kotak dialog yang disediakan Windows Vista ini dapat digunakan untuk mengatur