Pada tanggal 21 Feb 2009 yang bertepatan dengan hari sabtu, saya bersama Aris
Lesmana sebagai perwakilan dari MUGI Bandung memberikan kuliah umum pada
mahasiswa tingkat akhir angkatan 2005 jurusan Ilmu Komputer UPI (Universitas
Pendidikan Indonesia) Bandung. Selain itu juga turut serta pak Sony Setiawan.
Kuliah umum ini merupakan tindak lanjut dari event seminar yang telah diadakan
di kampus UPI bersama dengan MUGI Bandung. Hal ini merupakan komitmen kita untuk
menindak lanjuti kegiatan setelah seminar dan hal ini didukung penuh oleh dekan
Ilkom yang bersangkutan yaitu pak Wawan yang mengundang kita untuk memberikan
kuliah umum.
Mahasiswa yang hadir dari angkatan 2005 jurusan Ilkom ini sekitar 100 orang.
Pihak program studi Ilkom menginginkan agar setelah para mahasiswanya lulus
kuliah minimal dapat menyandang sertifikasi MCP. Hal ini dapat memberikan mereka
kesempatan yang lebih lebar dalam mencari pekerjaan, terutama bagi mereka yang
ingin bekerja di luar negeri.
Dalam kuliah umum ini saya menjelaskan tentang apa itu sertifikasi microsoft,
kenapa harus bersertifikasi, perbandingan dengan sertifikasi dari vendor lain,
jenis-jenis track sertifikasi, resource-resource pembelajaran yang dapat
digunakan, selain itu juga disini saya bahas sedikit tentang Microsoft Certified
Trainer (MCT) karena mereka sebenarnya merupakan calon guru dan memiliki peluang
juga untuk berkarir sebagai MCT. Sedikit juga saya bahas tentang MVP untuk
memberikan wawasan kepada mereka.
Rekan saya Aris Lesmana menjelaskan tentang bagaimana caranya secara teknis
untuk mengambil sertifikasi, prosedur pendaftaran, testing center, prosedur
setelah selesai ujian, tata cara dalam pelaksanaan ujian dan contoh-contoh /
demo soal-soal ujian.
Ada satu hal yang perlu kita ketahui bahwa saat ini microsoft mengeluarkan
jenis soal baru yaitu Performance-based exam. Selama ini kita mengenal exam
dengan soal-soal seperti single choice, multiple choice dan drag n drop dengan
jumlah soal sekitar 40-60. Dengan Performance-based exam ini kita diberikan
interface langsung yang menyerupai dengan kasus / soal yang ditanyakan. Misalnya
kita mengambil ujian tentang Vista maka soal yang kita hadapi benar-benar
tampilan atau interface windows vista, jadi si peserta ujian harus menjawab
soalnya dengan berinteraksi langsung dengan interface tersebut layaknya di
komputer kita sendiri sehingga jawabannya tidak lagi single choice, multiple
choice ataupun drag and drop. Mungkin dalam beberapa bulan atau satu tahun ke
depan microsoft sudah mulai banyak menggunakan tipe exam ini. Dengan tipe exam
ini jumlah soal tidak sebanyak seperti yang ditemui selama ini.
Berikut dokumentasi foto-fotonya :
Pak Wawan membuka acara kuliah umum :
Peserta :
Saya dan Aris Lesmana :
Foto bareng peserta :
What's next? Training sertifikasi Microsoft untuk mahasiswa tingkat akhir
jurusan Ilkom UPI Bandung.