Dengan menggunakan XNA Framework, kita dapat menulis games untuk Windows dan Xbox 360. Mari kita lihat apa aja sih di dalam XNA Framework.
Gambar 1 (klik untuk gambar lebih besar)
Framework Inti-nya sendiri terdiri dari 5: Graphics, Audio, Input, Math, dan Storage. Di versi XNA 2.0, ditambah 2 library baru, yaitu Networking dan Gamer Services. Perhatikan tanda bintang di kedua library ini, itu artinya kita butuh Xbox Live Gold Subscription dan XNA Creators Club Subscription. Networking buat multiplayer support dan Gamer Services buat di Xbox 360 (dimana kita bisa set "Achievements Unlocked", mencari lawan main berdasarkan score kita, dsb...)
Di atas framework inti ini ada dua hal: Application Model adalah kumpulan library untuk memudahkan membuat game, sedangkan Content Pipeline adalah kumpulan library untuk memudahkan proses penambahan model 3D, audio, dan texture ke game kita.
Nah yang paling atas dan high-level adalah kode kita, content kita (3D model, texture, audio), GameComponent dan Starter Kits (RPG Starter Kit, Network Starter Kib, Racing Car Starter Kit, dll).
Nah yang paling bawah dan low-level adalah bagaimana XNA mentarget Windows dan Xbox 360. Untuk Windows, di bawah XNA Framework menggunakan .NET Framework 2.0 dan DirectX 9.0c. Untuk Xbox 360, di bawah XNA Framework menggunakan .NET Compact Framework yang sudah di-customize dan Xbox Development Kit (XDK).
Di artikel berikutnya, akan dibahas contoh-contoh dari masing-masing layer di XNA Framework diatas.
Happy Gaming!