Hari ini saya dan rekan-rekan MSP (Microsoft Student Partners) Indonesia dari Maranatha mulai melakukan kampanye Imagine Cup 2010 di Fakultas IT Maranatha. Momen yang kami gunakan untuk melakukan kampanye tersebut adalah momen Forum Komunikasi IT, dimana di kesempatan ini sebagian besar mahasiswa dari angkatan 2003-2009 dapat hadir semua. (Acara dibagi 4 sesi, sesi untuk angkatan 2009, 2008, 2007, dan 2003-2006).
Dalam kesempatan ini, saya bersama rekan-rekan MSP lainnya juga sempat memperkenalkan MSP baru Maranatha, memberikan overview singkat mengenai SQL Server 2008 & Silverlight Deep Zoom, serta memperkenalkan komunitas-komunitas IT (terutama Microsoft) Indonesia, seperti Indonesia .NET Developer Community, Windows Server System Indonesia, SQL Server User Group Indonesia, dan Microsoft User Group Indonesia.

Sesi berikutnya, acara kampanye imagine cup pun dimulai. Untuk itu, kami mengundang Wirawan Winarto -MSP Advisor dari IT Telkom- untuk berbagi pengalamannya saat mengikuti Imagine Cup di tahun-tahun sebelumnya. Acara pun berubah menjadi lebih menarik, saat Wirawan menceritakan pengalaman-pengalamannya yang berkesan selama ia mengikuti Imagine Cup dan prospek yang bisa didapatkan dari mengikuti kompetisi ini. Beberapa kali pula, ia sempat melontarkan jokes ringan yang membuat peserta dan dosen tertawa terpingkal-pingkal.

Di akhir acara, kami pun sempat berfoto bersama ketua jurusan S1 IT serta para dosen
untuk diupload ke facebook terlebih dahulu.

Sekitar 2 minggu sebelumnya, kami pun sempat mempublikasikan mengenai kompetisi IT Challenge Imagine Cup 2010 melalui pamflet. Ada sekitar 13 peserta dari Maranatha yang mengikuti kompetisi tersebut, namun sayangnya hanya 3 orang yang berhasil lolos (termasuk saya,
). Itupun dengan skor yang pas-pasan (15/30). Sepertinya, kami harus mempelajari lebih banyak mengenai teknologi Sharepoint & Exchange Server di ronde berikutnya.

Dengan waktu persiapan acara yang cukup minim (hanya 1 minggu), acara
kampanye Imagine Cup 2010 kali ini pun berjalan dengan cukup lancar. Antusiasme mahasiswa baru Maranatha
untuk mengikuti kompetisi ini pun rasa-rasanya cukup besar.
Hal ini
sedikit-banyak terlihat ketika acara selesai, dimana mereka masih
bersemangat untuk melontarkan beberapa pertanyaan mengenai kompetisi Software Design Imagine Cup. Semoga saja di tahun ini, Maranatha bisa
lebih berpartisipasi dalam kompetisi ini serta mampu meraih hasil yang
optimal.
Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan email yang menanyakan
pada saya cara untuk mengimpor data dari excel ke SQL Server 2005. Kali
ini, saya akan membahas hal tersebut disini.
------------------------------------------
Pada prinsipnya, pada SQL Server 2005, kita bisa menggunakan fitur
SSIS (SQL Server Integration Services) untuk memudahkan proses import
data tersebut. Fitur ini menggantikan fitur DTS pada SQL Server 2000.
Jika kita menginstall SQL Server 2005 Management Studio, tentu kita
menyadari bahwa terdapat beberapa tools yang dapat digunakan untuk
membantu kita dalam mengolah data. Salah satu yang dapat kita gunakan
adalah SQL Server Business Intelligence (BI) Development Studio.
Front-end tools ini dapat kita gunakan untuk mengimpor data .xls ke
tabel di SQL Server 2005.

Ketika kita membuka tools tersebut, maka tampilannya akan seperti di atas. Lumayan mirip dengan tampilan di Visual Studio .NET.
Berikutnya, kita perlu memasukkan sebuah task item ke dalam form
yang tersedia. Task item yang digunakan adalah DataFlow Task. Untuk
itu, kita cukup mendrag item tersebut ke tab Control Flow. Setelah
DataFlow Task dimasukkan, maka kita double-click item tersebut, dan
kita akan melihat environment baru untuk memasukkan item-item yang
diperlukan dalam proses importing data kali ini.
Untuk mengimpor data dari .xls ke SQL Server 2005, maka kita
membutuhkan setidaknya 2 item, yaitu Excel Source item dan SQL Server
Destination Item. Excel Source item merepresentasikan data .xls yang
akan kita impor, sedangkan SQL Server Destination item
merepresentasikan kemana kita akan mengimpor data tersebut.
Pertama-tama, kita drag kedua item tersebut ke tab Data Flow.
Setelah itu, kita perlu mendefinisikan data .xls mana yang akan kita
masukkan. Double-Click item Excel Source, dan centang pilihan First Row
has column names (ya, kita perlu menyesuaikan hal ini di file excel
kita).
Setelah item tersebut di-double click dan di-OK, maka kita perlu
mendefinisikan lebih jauh kolom-kolom mana saja yang akan kita
masukkan. Pada Excel Source editor, ada 3 options/pilihan yang bisa
kita atur:
- Connection Manager. Disini, kita bisa memilih file excel yang mau kita masukkan serta worksheet mana yang akan dimasukkan.
- Columns. Disini, kita bisa memilih kolom-kolom mana saja yang mau dimasukkan dan diexport ke tabel SQL Server.
- Error Output. Disini, kita bisa mengatur jika terjadi error saat proses import berlangsung.
Sebelum kita mengatur destinasi dari proses import file .xls kita ke
SQL Server, kita perlu mendefinisikan flow data dari item-item yang
kita masukkan sebelumnya. Untuk itu, cukup kita drag saja arrow dari
Excel Source item ke SQL Server Destination item.

Setelah proses pendefinisian selesai, maka langkah berikutnya adalah
mengatur database yang akan menerima data dari file .xls tersebut.
Double-click SQL Server Destination item, dan Connection Manager window
akan muncul. Disini, kita atur terlebih dahulu, server database yang
akan digunakan serta database yang akan digunakan. Setelah itu, jangan
klik OK dulu, tapi test dulu connection antara item-item di Data Flow.
Jika sudah tidak ada masalah, maka langkah berikutnya mengatur
konfigurasi SQL Server Destination Item. Pada dasarnya, disini pun
terdapat 3 options/pilihan layaknya pada Excel Source Item, yaitu:
Connection Manager, Mappings, dan Advanced. Atur options yang tersedia
sesuai kebutuhan kita.
Setelah proses-proses tersebut selesai, maka kita execute data flow tersebut. Jika berhasil, maka tampilannya akan seperti ini:

Dan, data pun selesai diimpor.
Selain cara ini, tentu saja kita bisa mengimpor data dengan
menggunakan SQL Query, namun untuk itu kita perlu mengaktifkan salah
satu stored procedure, yaitu: Ad Hoc Distributed Queries. Untuk
informasi lebih lanjut mengenai hal ini, bisa melihat artikel Microsoft
yang membahas hal ini: Link.
Yang perlu diingat, dalam mengimpor data dari .xls ke SQL Server,
terkadang terdapat beberapa batasan-batasan yang terjadi akibat tipe
data dari tabel yang kita miliki. Beberapa kali saya pun menemui hal
tersebut ketika mencoba mengimpor data dari .xls ke SQL Server. Tapi,
pembahasan untuk itu akan saya lakukan lain kali saja ya.
. Selamat
Mencoba.
Salam,
Rangga Praduwiratna