Rangga's Journals

Jurnal dan Catatan Perjalanan
See also: Other Geeks@INDC

February 2010 - Posts

Troubleshooting Error 32003 Saat Menginstall VS2008SP1

Pagi ini saya mencoba untuk menginstall Visual Studio 2008 Service Pack 1 di laptop saya. Ditengah-tengah proses instalasi, tiba-tiba proses instalasi terhenti dan muncul notifikasi yang mengatakan bahwa terjadi fatal error.

Hal ini tentu saja membuat saya sedikit bingung, karena hampir semua komponen yang dibutuhkan telah terinstall dan saya pun belum mengupdate VS dengan Service Pack sebelumnya.

Iseng-iseng, saya mencoba membuka log dan mencoba menginstall update tersebut secara manual tanpa menggunakan wizard (karena saya menggunakan installer, bukan versi iso, maka lokasi file installer yang telah didownload berada di C:\Users\Praduwiratna\AppData\Local\Temp\Microsoft Visual Studio 2008 SP1)

Selidik punya selidik, ternyata proses instalasi mengalami error 32003, dimana file vsvars32.bat tidak bisa di'write' ketika proses instalasi VS90sp1 maupun VC90sp1 berjalan.

Uniknya, saya sudah menjalankan proses instalasi dengan mode 'Run as Administrator'.

Akhirnya saya mencoba mengakali masalah ini dengan mencari file vsvars32.bat tersebut (berada di C:\Program Files\Microsoft Visual Studio 9.0\Common7\Tools) dan memberikan permission untuk melakukan write.

image

Setelah itu, proses pun berjalan dengan normal dan VS 2008 Service Pack 1 pun terinstall dengan sukses di laptop. :)

image

image

image

Semoga postingan singkat ini bisa membantu Anda yang mengalami permasalahan yang sama. :P

Share this post: | | | |
SQL Authentication di SQL Express

Ketika kita menginstall SQL Express, secara default SQL Server akan menggunakan konfigurasi Windows Authentication mode bagi para penggunanya.

Untuk mengubah mode autentifikasi SQL Server menjadi mixed-mode, SQL Server and Windows Authentication mode pada dasarnya tidaklah terlalu sulit. (SQL Server tidak memiliki mode autentifikasi hanya SQL Authentication)

Dengan menggunakan SSMS:

  1. Masuk ke SSMS dengan mode Windows Authentication
  2. Pada Server yang terdapat di Object Explorer pilih opsi Properties > masuk ke tab Security > centang opsi SQL Server and Windows Authentication mode

image

Dengan menggunakan T-SQL:

USE [master]
GO
EXEC xp_instance_ regwrite N'HKEY_LOCAL_MACHINE', N'Software\Microsoft\ MSSQLServer\ MSSQLServer', N'LoginMode', REG_DWORD, 2
GO

atau bisa juga dengan masuk ke Registry Windows, cari parameter:

"HKEY_LOCAL_ MACHINE\Software \M­icrosoft\ MSSqlserver\ MSSqlServer\ LoginMode"

ubah nilai yang ada menjadi 2 (nilai 2 berarti mixed-mode, dan nilai 1 untuk integrated/windows authentication)

Untuk meng-enable sa-account, kita bisa menggunakan 2 cara pula:

Dengan menggunakan SSMS:

  1. Pada server node, masuk ke tab Security > Logins
  2. Klik kanan pada login name (sa) dan pilih opsi Properties
  3. Masukkan sebuah password dan konfirmasi password untuk akun sa
  4. Masuk ke tab Status dan ubah sedikit propertinya:

image

Dengan menggunakan T-SQL:

USE [master]
GO
ALTER LOGIN [sa] ENABLE
GO
ALTER LOGIN [sa] WITH PASSWORD=N'xxx123'
GO

Setelah hal tersebut dilakukan, biasanya kita masih harus me-restart SQL services untuk menerapkan konfigurasi ini:

Start > Run > ketik services.msc, cari service MSSQL Server (SQLEXPRESS) dan restart services tersebut.

Share this post: | | | |
Memproyeksi Kebutuhan Hardware Database Server

Hari ini iseng-iseng belajar mengenai bagaimana cara menghitung kebutuhan perangkat keras server database di masa mendatang.

Dengan menggunakan OS Windows Server dan SQL Server, saya pun mencoba pengetahuan baru dari salah satu buku yang sedang saya baca.

Bagi Anda yang menggunakan Windows Server 2003 (maupun 2008) tentu sudah mengenal salah satu Administrative Tools yang bernama Performance (System Monitor). Dari tool ini, kita bisa melihat beberapa measurement yang dapat digunakan untuk memproyeksi kebutuhan perangkat keras server kita di masa mendatang. Berikut beberapa parameter yang bisa dijadikan acuan dalam pengukuran tersebut:

image

Disini kita bisa menetapkan beberapa baseline yang bisa dijadikan acuan pengukuran, misalnya setiap 10 menit kita mengambil data % CPU Time dan Memory-Pages/sec di waktu-waktu terpadat pengaksessan database oleh user.

Kita juga bisa menyimpan statistik tersebut ke dalam format excel untuk kemudian melakukan proyeksi growth trend, bahkan kita bisa membuat line chart yang ditambahkan perintah Add Trendline untuk melihat proyeksi data tersebut di waktu-waktu tertentu di masa mendatang.

Selain itu, kita juga bisa melakukan penghitungan sederhana untuk menghitung pertumbuhan penggunaan resource server komputer dalam periode waktu tertentu. Dalam hal ini, ada 2 jenis penghitungan yang bisa digunakan: Linear Growth dan Geometric Growth.

Linear Growth:

Penggunaan masa depan = penggunaan saat ini + (jumlah penambahan * periode waktu)

Misalnya, saat ini SQL Server menghandle x transaksi per menitnya dan mengalami peningkatan sebesar y transaksi per menit setiap tahunnya, maka kita bisa memproyeksikan kebutuhan untuk z tahun ke depan seperti berikut:

Penggunaan masa depan (z tahun kemudian) = x + (y x z)

Geometric Growth:

Nah, kalau metode penghitungan ini bisa digunakan kalau kita memiliki rasio maupun persentase penggunaan database yang konstan.

Misalnya saat ini database kita berukuran 100 GB dan mengalami pertumbuhan sebesar 3% setiap bulannya, kita bisa mengukur berapa besar database kita 2 tahun kemudian (24 bulan) seperti berikut:

Penggunaan masa mendatang = penggunaan masa sekarang * (1 + rate pertumbuhan) ^ periode waktu

Penggunaan masa mendatang = 100 x (1 + .03) ^ 24

Penggunaan masa mendatang = 100 x (2.033) = 203 GB

 

Yah, semoga pengetahuan yang baru saya dapat ini juga bisa bermanfaat bagi rekan-rekan. :)

 

salam,

Rangga Praduwiratna

Share this post: | | | |
E-book gratis: Bermain Data dengan SQL Server

Sesuai dengan janji saya kepada pak Julius Fenata, ADE Microsoft (dan bos saya juga), akhirnya buku ‘Bermain Data dengan SQL Server’ selesai juga.

cover visualization copy

Buku ini merupakan pengenalan ringan terhadap beberapa fitur SQL Server 2005 Express Edition. Tidak begitu tebal dan semoga tidak terlalu rumit untuk dipahami, yang pasti semoga buku ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian.

| Unduh buku ‘Bermain Data dengan SQL Server’ |

Selain itu, karena sempat ditanyakan juga di milis MUGI, saya mencoba meng-upload kembali tulisan saya mengenai clustered dan nonclustered index pada SQL Server yang sempat saya publish di situs ilmukomputer.com, dikarenakan link yang lama sudah tidak aktif lagi. Anyway, CMIIW jika ada substansi yang kurang tepat. :)

| Unduh artikel mengenai Index pada SQL |

 

salam,

Rangga Praduwiratna

Microsoft Student Partner Univ. Kristen Maranatha

Share this post: | | | |