Haer Talib

Database Application Developer/ MVP Office Access
See also: Other Geeks@INDC

June 2009 - Posts

Fenomena MyStore

Saya ingin melanjutkan sedikit tentang fenomena Access, namun lebih pada kehadiran MyStore.

Program aplikasi MyStore dibuat dengan Microsoft Access 2007. Selain hal kecantikannya (atau ketampanannya) berkat Access 2007, juga ada hal sangat menarik lain, yaitu GRATIS nya Access 2007 Runtime. Dengan runtime ini, pemakai program tidak harus memiliki Microsoft Office 2007 pada komputernya, sehingga pemakaian software pun semua LEGAL.

Di sisi MyStore sendiri, ada banyak keunikan yang tersedia, antara lain:

- MyStore bisa dijalankan secara langsung dari media portable, misalnya Flash Disk (saat ini siapa yang tidak membawa-bawa Flas Disk atau USB memory stick?). MyStore secara smart akan langsung membaca database yang satu folder dengannya. (Mungkin ada yang akan bilang, kalau databasenya satu file dengan program, ya apa susahnya. Kenyataannya, file database nya terpisah dari file program, sehingga file program bisa selalu diupdate / diganti dengan versi baru jika ada pengembangan).

- Walaupun dibuat dengan Access 2007 yang sudah tidak lagi menggunakan ULS (User-Level Security) khas Access, namun lapisan keamanan aplikasi dan database masih cukup mumpuni.

- MyStore "mewakili" Access, yaitu mudah digunakan, user-friendly karena selalu mengikuti "Microsoft Way".

(Oya, ketimbang membaca uraian saya, mungkin ada baiknya anda mendownload programnya saja dan mencoba menjalankannya sebagai pemakai. File dokumentasi program ini cukup lengkap, termasuk file Help yang bisa diakses dengan F1).

 

Share this post: | | | |
Fenomena Access

Mungkin sudah biasa terdengar, terutama di antara rekan developer, bahwa Microsoft Access bukanlah tool untuk pembuatan program, apalagi untuk membuat "software". Pandangan ragu terhadap Access mungkin didasari banyak alasan. Bagi sebagian mereka, tool untuk pembuatan program itu adalah Visual Basic, Delphi, C++, dan yang semacam itu. Tool itu "haruslah angker" dan membuat sebagian orang, walaupun yang terlibat cukup akrab dengan dunia teknologi informasi, cukup memandang kagum tanpa mampu memahami mengapa perlu kagum :)

Microsoft Access sendiri, yang semula memiliki sejarah atau cikal bakal dari kalangan dBase (yang harus diakui dulu sempat meraja), akhirnya masuk dalam paket Microsoft Office, bersama dengan Word dan Excel. Access merupakan tool untuk database, tetap, namun mengedepankan ke-instan-an. Karena itu, salah satunya, Access dianggap "mudah", atau"gampang". "Semua orang juga bisa pakai, seperti halnya Word dan Excel", begitu kira-kira pendapatnya. Jadi, karena "mudah" atau "gampang", tidak perlu dipandang "serius".

Kenyataannya mungkin memang benar bahwa Access sangat mudah digunakan, dan penggunanya menggunakan Access untuk keperluan yang mudah dan kecil-kecil saja. Untuk database yang besar, tentu pakai database server, dan aplikasinya, tentulah pakai (beli) yang dijual vendor kelas dunia.

Tetapi, tidak ada salahnya lah dengan kenyataan itu. Kalau bisa mudah, mengapa harus sulit? Kalau ada urusan-urusan database kecil yang bisa ditangani sendiri, mengapa harus menunggunya menjadi besar supaya bisa di-vendor-in?

Saat ini, Access juga ber-revolusi sejalan dengan "revolusi" pada aplikasi Microsoft Office yang lain. Kalau mau bangga-bangga-an, Access sekarang bisa menyimpan multiple-value, bisa menyimpan attachment, dan juga bisa menyimpan XML. Tampilan Visualnya luar biasa keren dan trendy, kaya feature. Urusan sort dan filter langsung di kolom, sekarang Access bisa menyamai Excel. Alhasil, pakai Access sekarang rasanya kayak naik cruise (hehehe... sumprit, saya belum pernah naik begituan :).

Tentang pemakaian Access sebagai tool pemrograman, lagi-lagi Access membuktikan bahwa bukan hanya BISA, tetapi luar biasa. Salah satu contoh hasilnya adalah MyStore, sebuah program aplikasi POS (atau biasa disebut Program Kasir) yang lengkap dengan inventory control. Program MyStore didistribusikan secara luas dalam konsep shareware, dan dipakai di banyak toko di seluruh Indonesia. Keunggulannya, lagi-lagi karena Access, adalah kemudahan dan kekayaan feature, familiaritas dengan pemakai Microsoft Office, dan kecantikan (atau ketampanan?) penampilan visualnya. Kira-kira, program aplikasi serupa yang dibuat dengan tool lain mana ya yang bisa diperbandingkan? hehehe... tentu tidak seperti MyStore :)

==> MyStore <==

 

Share this post: | | | |