Kresna's Blog

Just trying to learn and learn
See also: Other Geeks@INDC

Making Prototype with Sektchflow (Introduction)

Jika kita lihat postingan bapak ronald disini, salah satu tujuan dari Sketchflow adalah membuat prototype dari aplikasi yang diinginkan oleh user, sehingga user dapat memberikan feedback atas prototype yang kita buat dan demokan. Pada postingan tersebut sudah diajarkan dasar – dasar bagaimana menggunakan sketchflow untuk membuat sebuah aplikasi prototype. Sebelum saya menunjukan lebih dalam mengenai membuat sebuah prototype, kali ini saya akan membahas mengenai kegunaan sketchflow untuk membangun aplikasi web maupun desktop berdasarkan pengalaman saya.

Jika kita buka expression blend 3 kemudian kita buat project baru, maka terdapat 2 buah pilihan untuk membuat sebuah skechflow. Yang pertama adalah silverlight (web based) dan yang ke dua adalah WPF (desktop based).

image

 

Pada dasarnya mungkin yang kita dapat buat hanyalah Silverlight Sketch dan WPF sketch, namun saya melihat bahwa sebenarnya Silverlight skech dapat kita gunakan jika kita ingin membuat protype sebuah website solution. Walaupun nantinya website yang dibangun tidak menggunakan Silverlight, hanya asp.net (misalnya). Tapi jika kita menggunakan Silverlight sketchflow minimal kita akan mendapatkan seperti hal di bawah ini:

  1. user akan tau flow dari jalannya aplikasi nanti (dari link ke link).
  2. user dapat memberikan feedback terhadap prototype kita.
  3. user akan mendapatkan gambaran user interface dari aplikasi yang akan dibangun.

Sehingga aplikasi yang nantinya kita bangun sesuai dengan requirement user. Tentunya juga meminimalisir kesalahan flow atau alur jalannya aplikasi ketika pembuatan aplikasi sebenarnya. Karena mungkin banyak user atau client yang baru keluar maunya seperti apa jika dilihatkan aplikasi yang menyerupai aslinya. Dan jangan sampai ketika kita sudah mendevelop aplikasi yang sebenarnya, ternyata user atau client maunya berbeda lagi dengan requirement yang sudah kita dapatkan sebelumnya (ini berdasarkan pengalaman juga sih.. hehehe).

Secara User Interface skechflow sendiri memiliki style bawaan yaitu “SketchStyles”. Apa itu SketchStyles? yaitu control – control yang biasanya ada pada silverlight / WPF (seperti button, rectangle, tab, dll) namun diberi “style” atau design seperti gambaran tangan. Tujuannya adalah memberi kesan “Aplikasi ini hanya sketch atau dalam perancangan”, sehingga tidak ada user atau client yg mengira prototype itu sudah bisa langsung dipakai di mesin production.

image

Nah.. pada postingan berikutnya kita akan mencoba membuat sebuah prototype sederhana untuk kasus Web application.

Share this post: | | | |

Comments

No Comments